Bekasi, Mevin.ID — Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tingkat Kota Bekasi tak hanya menjadi ajang seremonial tahunan, tetapi dimaknai sebagai momentum evaluasi kebijakan dan penguatan komitmen lintas sektor dalam menghadapi tantangan kesehatan masyarakat.
Hal itu ditegaskan Ketua DPRD Kota Bekasi, Dr. Sardi Efendi, S.Pd., M.M., saat menghadiri Gebyar HKN ke-61 di Plaza Patriot Chandrabhaga, Minggu (30/11/2025), bersama Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Adelia, S.H., M.M.
Menurut Sardi, capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Bekasi yang menempati peringkat kedua se-Jawa Barat harus dibarengi dengan upaya serius menekan persoalan kesehatan mendasar, salah satunya stunting.
“Peringatan HKN ke-61 ini menjadi alarm penting bagi kita semua. Bukan hanya merayakan capaian, tetapi juga mengevaluasi tantangan nyata di lapangan. Sosialisasi dan intervensi stunting harus terus diperkuat agar kualitas generasi mendatang benar-benar terjamin,” kata Sardi.
Ia menegaskan, DPRD Kota Bekasi akan terus mengawal kebijakan dan penganggaran sektor kesehatan agar tidak berhenti pada angka statistik, melainkan dirasakan langsung oleh masyarakat di semua lapisan.
Acara Gebyar HKN ke-61 dibuka secara resmi oleh Wali Kota Bekasi, Dr. Tri Adhianto, didampingi Wakil Wali Kota Bekasi, Dr. Harris Bobihoe. Dalam sambutannya, Wali Kota menekankan arah kebijakan kesehatan daerah yang berorientasi pada pelayanan preventif, promotif, dan pemerataan akses layanan kesehatan.
Senada dengan itu, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Adelia, menyatakan komitmen legislatif dalam memastikan kebijakan kesehatan berjalan seiring dengan kebutuhan masyarakat.
“Komisi IV sebagai mitra strategis Dinas Kesehatan akan memastikan regulasi dan alokasi anggaran benar-benar mendukung layanan kesehatan yang merata, berkualitas, dan berkeadilan,” ujarnya.
Gebyar HKN ke-61 turut diisi dengan penyerahan penghargaan kepada individu dan institusi yang berkontribusi dalam bidang kesehatan, serta berbagai kegiatan interaktif yang melibatkan masyarakat. Kehadiran unsur Forkopimda dan para pemangku kepentingan menunjukkan kuatnya soliditas Pemerintah Kota Bekasi dalam menempatkan kesehatan sebagai fondasi utama pembangunan manusia.
Bagi DPRD Kota Bekasi, peringatan HKN ke-61 bukan garis akhir, melainkan titik awal untuk memastikan pembangunan kesehatan terus berkelanjutan dan menjawab persoalan nyata yang dihadapi warga.(Adv)***
Penulis : Fathur Rachman
Editor : Pratigto


























