Horor di Babelan! Buaya Muara 3 Meter Masuk Kebun, Nyaris Terkam Pasutri di Bekasi

- Redaksi

Selasa, 10 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI, Mevin.ID – Warga Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, digegerkan dengan kemunculan seekor buaya muara (Crocodylus porosus) berukuran raksasa di lahan pertanian warga.

Predator dengan panjang mencapai 3 meter dan berat sekitar 150 kilogram tersebut berhasil dievakuasi pada Sabtu (7/2/2026).

Insiden ini sempat mencekam setelah buaya tersebut dilaporkan menyerang pasangan suami istri (pasutri) yang hendak berkebun pada pagi hari.

Beruntung, kedua warga tersebut berhasil menyelamatkan diri sebelum sang predator berhasil menerkam.

Proses Evakuasi yang Dramatis

Buaya yang diperkirakan berusia 7 tahun ini sempat menunjukkan perlawanan. Saat upaya penangkapan pertama, hewan buas ini berhasil melarikan diri ke aliran Sungai Cikarang Bekasi Laut (CBL).

Namun, naluri predator tersebut membawanya kembali naik ke daratan pada siang harinya. Komunitas pecinta reptil bersama warga sekitar akhirnya berhasil melumpuhkan buaya tersebut menggunakan alat jerat khusus.

Diduga Agresif Karena Hendak Bertelur

Relawan Polisi Satwa yang turun ke lokasi memberikan penjelasan ilmiah terkait perilaku agresif buaya tersebut.

Berdasarkan temuan di lapangan, terdapat sarang di sekitar lokasi penemuan yang mengindikasikan bahwa buaya betina ini sedang dalam fase reproduksi.

“Buaya cenderung menjadi sangat protektif dan agresif terhadap teritorinya saat hendak bertelur. Ia akan menyerang siapa saja yang dianggap sebagai ancaman bagi sarangnya,” jelas perwakilan relawan.

Dievakuasi ke Markas Polisi Satwa

Untuk menjamin keamanan warga dan keselamatan satwa itu sendiri, buaya tersebut kini telah dibawa ke Markas Polisi Satwa di Depok, Jawa Barat.

Pihak berwenang merencanakan untuk melepasliarkan kembali hewan dilindungi ini ke habitat alami yang jauh dari jangkauan permukiman manusia.

Warga Babelan kini diimbau untuk tetap waspada, terutama saat beraktivitas di sekitar aliran sungai atau lahan yang berbatasan langsung dengan perairan, guna mengantisipasi kemungkinan adanya buaya lain di wilayah tersebut.***

Facebook Comments Box

Penulis : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perselisihan Antar Pelajar Pecah di Cihampelas, Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Mengenaskan
Sisi Lain Ramadhan: Ketika Ampunan Warga Malangbong Mengalahkan Amarah pada Sang Pencuri
Kritik Tata Kelola Sampah di Pasar Gedebage, FK3I dan Jaringan Aktivis Gelar Aksi Bagi Sembako untuk Kuli Panggul
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca dan Gelombang Tinggi Jelang Mudik Lebaran 2026 di Jabar
Semarak Ramadhan: SAE Riders Community Majalengka Tebar 500 Paket Takjil untuk Pedagang Kaki Lima
Tingkatkan Imtaq Siswa, SMK Binatama Gelar Bukber Ramadhan 1447H dan Berikan Beasiswa SPP Gratis
Kompensasi untuk Sopir Angkot, Becak, dan Andong Mulai Dicairkan, Pemprov Jabar Siapkan Rp6,9 Miliar
Cerita Pemudik yang Kembali Tersenyum Bersama Program Mudik Gratis Jabar 2026

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:15 WIB

Perselisihan Antar Pelajar Pecah di Cihampelas, Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Mengenaskan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:38 WIB

Sisi Lain Ramadhan: Ketika Ampunan Warga Malangbong Mengalahkan Amarah pada Sang Pencuri

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:32 WIB

Kritik Tata Kelola Sampah di Pasar Gedebage, FK3I dan Jaringan Aktivis Gelar Aksi Bagi Sembako untuk Kuli Panggul

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:51 WIB

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca dan Gelombang Tinggi Jelang Mudik Lebaran 2026 di Jabar

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:31 WIB

Semarak Ramadhan: SAE Riders Community Majalengka Tebar 500 Paket Takjil untuk Pedagang Kaki Lima

Berita Terbaru