BOGOR, Mevin.ID – Kawasan wisata Puncak kembali dilanda bencana alam. Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bogor mengakibatkan tanah longsor di Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, pada Sabtu sore (14/2).
Akibat kejadian ini, sebanyak 12 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 40 jiwa terpaksa meninggalkan kediaman mereka.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor melaporkan bahwa longsor terjadi sekitar pukul 16.30 WIB di Kampung Bina Taruna RT 001/005.
Penyebab: Drainase Meluap dan TPT Jebol
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, menjelaskan bahwa musibah ini dipicu oleh durasi hujan yang cukup lama sehingga sistem pembuangan air tidak mampu menampung debit air.
“Aliran drainase meluap sehingga tembok penahan tanah (TPT) jebol dan memicu longsor. Material tanah beserta luapan air langsung merangsek masuk ke rumah-rumah warga,” ungkap Adam dalam keterangannya, Minggu (15/2/2026).
Kerusakan Bangunan dan Dampak Warga
Berdasarkan kaji cepat tim TRC BPBD di lapangan, berikut adalah rincian dampak kerusakan:
- 3 Unit Rumah Rusak Sedang: Milik keluarga Agung (8 jiwa), Asep (6 jiwa), dan Adit (4 jiwa).
- 1 Unit Rumah Terancam: Milik keluarga Ridwan (4 jiwa).
- 6 Rumah Terdampak: Mengalami luapan air lintasan namun tidak mengalami kerusakan struktur bangunan.
Meskipun material longsor sempat memutus akses dan merusak bangunan, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini.
Evakuasi dan Penanganan Darurat
Untuk mengantisipasi adanya longsor susulan mengingat cuaca yang masih tidak menentu, ke-40 warga terdampak kini mengungsi ke rumah kontrakan di sekitar lokasi yang dinilai lebih aman.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Damkar, Tagana, TNI/Polri, hingga relawan setempat telah berada di lokasi untuk melakukan penanganan awal.
“Saat ini aliran air sudah dialihkan sementara agar proses pembersihan material longsor lebih mudah. Evakuasi material rencananya akan dilanjutkan kembali pada hari Senin,” tambah Adam.
Kebutuhan Logistik
Dinas Sosial Kabupaten Bogor telah menyalurkan bantuan logistik dasar.
Namun, warga masih membutuhkan sejumlah perlengkapan darurat seperti terpal untuk menutupi bidang longsor dan logistik tanggap darurat tambahan.
BPBD juga telah mendistribusikan air bersih guna memenuhi kebutuhan harian para pengungsi.**”
Editor : Bar Bernad
Sumber Berita: Antara


























