JAKARTA, Mevin.ID – Tim SAR tengah berfokus mencari titik koordinat terakhir Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang hilang kontak di wilayah Maros, Sulawesi Selatan.
Data manifes resmi penerbangan tersebut telah dirilis, mencantumkan delapan awak kabin dan tiga penumpang dari pihak penyewa, yaitu Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Pesawat dengan registrasi PK-THT tersebut mengangkut dua kapten pilot, seorang first officer, petugas operasi penerbangan, dua teknisi (engineer on board), serta dua pramugari.
Komposisi kru yang lengkap ini mengindikasikan standar operasional yang tinggi untuk misi dinas jarak jauh di wilayah geografis yang menantang.
Berikut daftar lengkap personel dan penumpang yang berada di dalam pesawat:
Kru Pesawat:
1. Capt. Andy Dahananto (Pilot in Command)
2. FO Yudha Mahardika (Second in Command)
3. Capt. Sukardi (Additional Captain)
4. Hariadi (Flight Operation Officer)
5. Franky D. Tanamal (Engineer on Board)
6. Junaidi (Engineer on Board)
7. Florencia Lolita (Flight Attendant)
8. Esther Aprilita (Flight Attendant)
Penumpang (dari pihak penyewa KKP):
1. Deden
2. Ferry
3. Yoga
Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Soerjanto Tjahjono, menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah menemukan titik lokasi pasti untuk memulai proses evakuasi.
“Seluruh orang di dalam pesawat adalah kru dan penumpang dari pihak penyewa (KKP),” ujarnya di Jakarta, Sabtu (17/1/2026).
Operasi pencarian yang melibatkan tim gabungan Basarnas, TNI, dan Polri kini terpusat di kawasan karst Leang-leang, Maros, setelah serpihan pesawat dilaporkan ditemukan di sekitar Puncak Bukit Bulusaraung.***
Editor : Atep K
Sumber Berita: Beritasatu

























