Iming-iming Rp800 Ribu untuk Iris Matamu: Wali Kota Bekasi Buka Suara soal Kehebohan Worldcoin

- Redaksi

Senin, 5 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tri Adhianto Walikota  Bekasi

i

Tri Adhianto Walikota Bekasi

Bekasi, Mevin.ID – Sebuah bola metalik futuristik, uang tunai ratusan ribu rupiah, dan pemindaian retina mata. Kombinasi yang terdengar seperti adegan film fiksi ilmiah ini ternyata benar-benar terjadi di Kota Bekasi — dan membuat publik geger.

Adalah Worldcoin, proyek global yang menjanjikan identitas digital berbasis pemindaian iris, yang sempat beroperasi di sejumlah titik Kota Bekasi. Warga mengantre, menyerahkan bola matanya ke dalam alat berbentuk bulat seperti bola kristal, lalu pulang membawa uang tunai hingga Rp800 ribu.

Namun kehebohan ini segera disambut dengan langkah tegas. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyatakan dukungan penuh terhadap pembekuan aktivitas Worldcoin oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

“Saya mendukung penuh langkah Komdigi. Jangan sampai warga Bekasi jadi korban uji coba teknologi yang belum jelas keamanannya,” ujar Tri dalam keterangan resminya.

Tri menilai, iming-iming uang tunai membuat warga tergiur, tanpa menyadari bahwa data biometrik mereka—khususnya retina mata—berisiko disalahgunakan.

“Kalau data ini jatuh ke pihak yang salah, akibatnya bisa fatal. Mulai dari peretasan komunikasi sampai kehilangan akses ke layanan penting seperti perbankan,” tegasnya.

Worldcoin, yang sebelumnya juga menuai kontroversi di Kenya, Prancis, Jerman, dan India, mengklaim diri sebagai “sistem identitas digital masa depan”. Namun belum ada jaminan hukum yang kuat soal keamanan dan penggunaan data warga.

Tri menegaskan bahwa tugas pemerintah daerah adalah melindungi masyarakat, apalagi terhadap praktik-praktik teknologi yang belum transparan manfaatnya.

“Kami akan terus pantau dan berkoordinasi dengan pusat. Warga harus lebih waspada dan tidak sembarangan menyerahkan data pribadi, apalagi biometrik,” imbuhnya.

Kini, keberadaan Orb scanner Worldcoin di Bekasi telah dihentikan, namun kasus ini menjadi pengingat bahwa literasi digital belum sepenuhnya merata — dan bahwa setiap iris mata punya harga yang jauh lebih mahal daripada sekadar uang tunai cepat.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perselisihan Antar Pelajar Pecah di Cihampelas, Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Mengenaskan
Sisi Lain Ramadhan: Ketika Ampunan Warga Malangbong Mengalahkan Amarah pada Sang Pencuri
Kritik Tata Kelola Sampah di Pasar Gedebage, FK3I dan Jaringan Aktivis Gelar Aksi Bagi Sembako untuk Kuli Panggul
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca dan Gelombang Tinggi Jelang Mudik Lebaran 2026 di Jabar
Semarak Ramadhan: SAE Riders Community Majalengka Tebar 500 Paket Takjil untuk Pedagang Kaki Lima
Tingkatkan Imtaq Siswa, SMK Binatama Gelar Bukber Ramadhan 1447H dan Berikan Beasiswa SPP Gratis
Kompensasi untuk Sopir Angkot, Becak, dan Andong Mulai Dicairkan, Pemprov Jabar Siapkan Rp6,9 Miliar
Cerita Pemudik yang Kembali Tersenyum Bersama Program Mudik Gratis Jabar 2026

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:15 WIB

Perselisihan Antar Pelajar Pecah di Cihampelas, Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Mengenaskan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:38 WIB

Sisi Lain Ramadhan: Ketika Ampunan Warga Malangbong Mengalahkan Amarah pada Sang Pencuri

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:51 WIB

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca dan Gelombang Tinggi Jelang Mudik Lebaran 2026 di Jabar

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:31 WIB

Semarak Ramadhan: SAE Riders Community Majalengka Tebar 500 Paket Takjil untuk Pedagang Kaki Lima

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:23 WIB

Tingkatkan Imtaq Siswa, SMK Binatama Gelar Bukber Ramadhan 1447H dan Berikan Beasiswa SPP Gratis

Berita Terbaru