Impor 105 Ribu Pikap Jadi Sorotan, Dirut Agrinas Siap Hadapi Risiko Bisnis

- Redaksi

Sabtu, 28 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama Agrinas Pangan Joao Angelo (tengah) bersama jajaran saat konferensi pers pada Selasa (24/2/2026)

i

Direktur Utama Agrinas Pangan Joao Angelo (tengah) bersama jajaran saat konferensi pers pada Selasa (24/2/2026)

JAKARTA, Mevin.ID – Polemik rencana impor mobil pikap asal India untuk kebutuhan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menemui babak baru. Sebagian dari total 105.000 unit kendaraan impor yang dipesan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara dikabarkan telah tiba di Pelabuhan Tanjung Priok.

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, menegaskan bahwa pihaknya siap mematuhi keputusan akhir pemerintah dan DPR RI terkait kelanjutan impor tersebut.

Siap Ambil Risiko

Dalam jumpa pers di Jakarta pada Selasa (24/2/2026), Joao menyatakan komitmennya untuk loyal terhadap keputusan negara, meskipun berpotensi menimbulkan konsekuensi bisnis bagi perusahaannya.

“Apapun keputusan negara, keputusan DPR, itu adalah suara rakyat dan mewakili rakyat. Saya sebagai Direktur [Utama Agrinas] saya akan taat, saya akan loyal dan saya akan manut apapun keputusan negara apabila itu memang untuk kepentingan rakyat,” tegas Joao.

Lebih lanjut, Joao memastikan bahwa meskipun unit kendaraan sudah ada yang tiba, distribusi dan penggunaannya tetap menunggu arahan resmi pemerintah.

“Jadi kalau memang disuruh bahwa tidak boleh dipakai, kami tidak akan pakai. Jadi apapun risikonya, itu konsekuensi yang harus saya ambil. Dan saya harus berdiri di depan bertanggung jawab terhadap langkah saya ini,” tambahnya.

Permintaan Penundaan dari DPR

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, telah meminta pemerintah untuk menunda rencana impor tersebut.

Hal ini bertujuan untuk mempertimbangkan kesiapan industri dalam negeri dan akan dibahas lebih lanjut saat Presiden Prabowo Subianto kembali dari kunjungan kerja luar negeri.

Agrinas diketahui berencana mendatangkan 105.000 unit pikap yang terdiri dari produk Tata Motors dan Mahindra and Mahindra Ltd. (M&M) untuk mendukung program operasional koperasi desa.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mudik Lebaran 2026: Catat Jadwal Pembatasan Angkutan Barang Mulai 13 hingga 29 Maret
Kejati Jabar Periksa 5 Pegawai Baznas Terkait Dugaan Korupsi Rp13 Miliar, Whistleblower Minta KDM Turun Tangan
Sebut Tragedi Bantargebang Kegagalan Sistemik, Menteri LH Hanif Faisol Siapkan Langkah Hukum Tegas
Longsor Berulang di Bantargebang, Warga Bekasi: Jangan Jadikan Kami Tempat Sampah Selamanya!
Balas Dendam, Drone Iran Hantam Kilang Minyak Israel di Haifa
Iran Tutup Pintu Diplomasi, Siap Hadapi Perang Berkepanjangan Melawan AS
Preseden Berbahaya: Penjajah Israel Tutup Masjid Al-Aqsa 11 Hari Berturut-turut, Ibadah Tarawih Dilarang
Longsor TPST Bantargebang: Tim SAR Temukan Dua Jasad Tambahan, Total Korban Meninggal Jadi 6 Orang

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:15 WIB

Mudik Lebaran 2026: Catat Jadwal Pembatasan Angkutan Barang Mulai 13 hingga 29 Maret

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:14 WIB

Kejati Jabar Periksa 5 Pegawai Baznas Terkait Dugaan Korupsi Rp13 Miliar, Whistleblower Minta KDM Turun Tangan

Selasa, 10 Maret 2026 - 22:49 WIB

Sebut Tragedi Bantargebang Kegagalan Sistemik, Menteri LH Hanif Faisol Siapkan Langkah Hukum Tegas

Selasa, 10 Maret 2026 - 22:44 WIB

Longsor Berulang di Bantargebang, Warga Bekasi: Jangan Jadikan Kami Tempat Sampah Selamanya!

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:00 WIB

Balas Dendam, Drone Iran Hantam Kilang Minyak Israel di Haifa

Berita Terbaru