Indahnya Akulturasi di Kota Patriot, Kirab Cap Go Meh Bekasi Berbaur dalam Nuansa Ramadhan

- Redaksi

Selasa, 3 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI, Mevin.ID – Pemandangan unik dan sarat makna toleransi tersaji dalam pergelaran Kirab Budaya Cap Go Meh 2026 di Kota Bekasi, Selasa (3/3/2026).

Berlangsung di tengah suasana bulan suci Ramadhan, festival budaya tahunan ini justru beralih menjadi magnet bagi warga sebagai ajang ngabuburit sambil menunggu waktu berbuka puasa.

Puluhan atraksi memukau mewarnai jalanan di sekitar Klenteng Hok Lay Kiong. Ribuan pasang mata tampak antusias memadati area pawai, membuktikan bahwa perbedaan keyakinan tidak menyurutkan semangat kebersamaan warga di Kota Patriot tersebut.

Kehadiran Tokoh Nasional dan Daerah

Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya:

  • Anggota DPR RI: Herman Khaeron dan Anton Sukartono Suratto.
  • Kementerian: Sigit Raditya selaku Staf Ahli Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.
  • Wali Kota Bekasi: Tri Adhianto, yang hadir langsung untuk melepas rombongan pawai.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyoroti fenomena harmoni ini sebagai capaian luar biasa dalam merawat keberagaman di wilayahnya. “Semoga rasa toleransi dalam beragama kita semakin kental, semakin solid.

Karena ini bukti nyata, perayaan Cap Go Meh di bulan suci Ramadhan, tapi tetap meriah, bahkan jadi ajang ngabuburit warga,” tegas Tri di lokasi acara.

Istimewanya Akulturasi di Tengah Ramadhan

Nuansa kebersamaan ini juga diamini oleh Ketua Yayasan Pancaran Tridharma Bekasi sekaligus Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Ronny Hermawan.

Menurutnya, akulturasi dan toleransi pada perayaan tahun ini terasa jauh lebih istimewa karena bertepatan dengan umat Muslim yang tengah menjalani ibadah puasa.

“Tapi tidak mengurangi kemeriahan dan antusias warga untuk turut serta menghadiri kirab budaya tahun ini,” ujar Ronny.

Rute dan Pengamanan

Iring-iringan pawai budaya tersebut menyusuri sejumlah rute utama jantung kota, yang meliputi:

  • Titik Start: Jalan Juanda.
  • Kawasan Inti: Jalan Proyek.
  • Titik Akhir: Jalan Kartini.

Meski menyedot perhatian massa yang luar biasa besar, jalannya acara dilaporkan tetap tertib dan kondusif.

Hal ini berkat kesadaran warga yang tinggi serta pengamanan ketat yang dikerahkan oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bekasi.***

Facebook Comments Box

Penulis : Fathur Rachman

Editor : Pratigto

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Percetakan Al-Qur’an Braille Bandung: Ketekunan Luar Biasa Para Pekerja, Menghindari Kitab Suci Salah Arti
Mengenaskan! Dua Pekerja Tertimpa Marmer Besar di Tasikmalaya, Satu Meninggal
Kasus Maut Labu Siam Cianjur: Ini Hukuman yang Pantas Bagi Pelaku
Banjir Rendam Lampung Selatan, Kendaraan Terseret Arus dan Akses Kota Baru Terputus
Angin Puting Beliung Terjang Cimahi, Pohon Tumbang Timpa Bangunan dan Kendaraan
Aliansi BEM Se-Majalengka Soroti Polemik KDMP, Desak Evaluasi Pembangunan di Ruang Publik
Aksi Heroik di Bekasi: Suami Tabrak Begal demi Selamatkan Istri saat Sahur
232 Halte BRT Bandung Raya Mulai Dibangun, Target Rampung Akhir 2026

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 15:32 WIB

Percetakan Al-Qur’an Braille Bandung: Ketekunan Luar Biasa Para Pekerja, Menghindari Kitab Suci Salah Arti

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:06 WIB

Kasus Maut Labu Siam Cianjur: Ini Hukuman yang Pantas Bagi Pelaku

Sabtu, 7 Maret 2026 - 05:38 WIB

Banjir Rendam Lampung Selatan, Kendaraan Terseret Arus dan Akses Kota Baru Terputus

Sabtu, 7 Maret 2026 - 04:55 WIB

Angin Puting Beliung Terjang Cimahi, Pohon Tumbang Timpa Bangunan dan Kendaraan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 04:19 WIB

Aliansi BEM Se-Majalengka Soroti Polemik KDMP, Desak Evaluasi Pembangunan di Ruang Publik

Berita Terbaru