Indonesia Terjebak Impor Bawang Putih, Petani Kian Terpuruk

- Redaksi

Minggu, 10 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mevin.ID – Indonesia masih bergantung pada impor bawang putih. Produksi dalam negeri belum mampu mencukupi kebutuhan nasional akibat daya saing yang lemah, harga jual di tingkat petani yang rendah, serta minimnya integrasi antara sektor hulu dan hilir.

Kepala Pusat Riset Ekonomi Perilaku dan Sirkuler BRIN, Umi Karomah Yaumidin, mengingatkan bahwa Indonesia pernah mencapai swasembada bawang putih pada 1982. Saat itu, sentra utama seperti Temanggung (Jawa Tengah), Lombok Timur (NTB), dan Enrekang (Sulawesi Selatan) mampu memasok kebutuhan berkat agroklimat yang ideal, teknologi budidaya sederhana namun efektif, kebijakan pembatasan impor, serta harga jual yang stabil.

Namun, sejak pertengahan 1990-an, terutama pasca 1994, pintu impor mulai terbuka lebar, didominasi bawang putih murah dari China. Krisis moneter 1998 dan deregulasi perdagangan memperparah kondisi, membuat petani lokal kehilangan daya saing.

Akibatnya, luas panen dan produksi nasional terus anjlok. Pada 2000, impor tercatat 174 ribu ton, dan melonjak menjadi hampir 588 ribu ton pada 2018. Tahun ini, Kementerian Perdagangan menetapkan alokasi impor sebesar 550 ribu ton, mayoritas dari China, India, Taiwan, dan Amerika Serikat.

Data 2020 menunjukkan defisit pasokan bawang putih mencapai 393 ribu ton, dengan konsumsi nasional sekitar 499 ribu ton. Proyeksi kebutuhan terus naik, mencapai 526 ribu ton pada 2024, dengan lebih dari 90% pasokan berasal dari impor.

Meski pemerintah telah meluncurkan program wajib tanam bagi importir dan memberi insentif budidaya di dataran tinggi, Umi menilai tantangan besar masih ada. “Minat petani rendah karena harga jual tidak kompetitif, ditambah lemahnya keterhubungan antara produksi dan pasar,” ujarnya.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rupiah Dekati Rp17.000, Menkeu Purbaya: Fondasi Ekonomi Kita Masih Bagus
Gas Pol Transisi Energi, Menteri Bahlil Siapkan ‘Sweetener’ untuk Konversi Motor Listrik
Harga Minyak Dunia Melonjak, Menkeu Purbaya Buka Opsi Pangkas Anggaran Operasional MBG
bank bjb syariah Santuni Anak Yatim: Tebar Kebahagiaan dan Perkuat Kebersamaan di Ramadan 1447 H
Proyeksi Ekonomi RI Jadi Negatif, Airlangga Balas Kekhawatiran Fitch Soal Makan Bergizi Gratis
Perangi Scam! OJK Blokir 436 Ribu Rekening Penipu, Rp566 Miliar Dana Korban Diselamatkan
Selat Hormuz Ditutup, Pemerintah Percepat Impor Minyak dari AS; Projo Apresiasi Langkah Cepat
Kelas Menengah Indonesia Menyusut, Ekonomi RI Dibayangi ‘Tepi Ketidakpastian’

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:06 WIB

Rupiah Dekati Rp17.000, Menkeu Purbaya: Fondasi Ekonomi Kita Masih Bagus

Senin, 9 Maret 2026 - 20:18 WIB

Gas Pol Transisi Energi, Menteri Bahlil Siapkan ‘Sweetener’ untuk Konversi Motor Listrik

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:18 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak, Menkeu Purbaya Buka Opsi Pangkas Anggaran Operasional MBG

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:40 WIB

bank bjb syariah Santuni Anak Yatim: Tebar Kebahagiaan dan Perkuat Kebersamaan di Ramadan 1447 H

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:04 WIB

Proyeksi Ekonomi RI Jadi Negatif, Airlangga Balas Kekhawatiran Fitch Soal Makan Bergizi Gratis

Berita Terbaru

Daerah

Wagub Jabar Resmi Berangkatkan Peserta Mudik Gratis 2026

Jumat, 13 Mar 2026 - 11:54 WIB