Instruksi Ketum PDIP Soal Retret, Dedi Mulyadi : Sejabar Semuanya Ikut Sampai Hari Ini

- Redaksi

Jumat, 21 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serah Terima Jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Periode 2025-2030

Serah Terima Jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Periode 2025-2030

Bandung, Mevin.ID – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, turut mengomentari keputusan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yang melarang kepala daerah dari partainya menunda kegiatan pembekalan atau retret di Magelang, Jawa Tengah.

Kang Dedi Mulyadi menegaskan bahwa kepala daerah yang telah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto harus patuh pada arahan pemerintah pusat maupun daerah, mengingat kepala daerah dari PDI Perjuangan telah diangkat sumpahnya untuk mengabdikan diri bagi kepentingan masyarakat dan taat pada aturan pemerintah pusat.

“Kalau saya sih kan kita ini sudah menjadi kepala daerah, karena menjadi kepala daerah maka ketaatan utama kita adalah pada sistem dalam pemerintahan,” ujar Kang Dedi sebelum acara serah terima jabatan di Gedung DPRD Jabar, Jumat (21/2/2025).

Meski begitu, Kang Dedi menyebut bahwa keputusan tersebut merupakan hak dari Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum partai politik terhadap seluruh kadernya. Namun, setelah dilantik menjadi kepala daerah, seorang politisi atau kader partai harus mengutamakan kepentingan rakyat dan pemerintah.

“Tapi Bu Mega melarang itu hak Bu Mega. Tapi yang jelas orang sudah menjadi kepala daerah harus tunduk patuh apa yang menjadi keputusan pemerintah pusat,” jelasnya.

Dia memastikan bahwa bupati maupun wali kota di Jawa Barat yang berasal dari PDI Perjuangan hadir dalam Sertijab Pj Gubernur kepada dirinya di DPRD Jabar, dan akan mengikuti kegiatan retret di Magelang.

“Sejabar semuanya ikut sampai hari ini dan kemudian juga di alokasinya sudah teralokasikan sudah terserap tidak mungkin dibatalin,” pungkas Kang Dedi.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tangan Diborgol, Wali Kota Madiun Maidi Resmi Ditahan KPK Terkait Kasus Pemerasan & Gratifikasi
Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Pati Sudewo Bantah Peras Calon Perangkat Desa Rp2,6 Miliar
GUN Ketua LSM Sniper Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bupati Bekasi Ade Kunang
Terjaring OTT Jual Beli Jabatan, Bupati Pati Sudewo Tiba di Gedung Merah Putih KPK
Cinta di Balik Air Bah, Kisah Induk Gajah Melawan Arus Dahsyat Demi Sang Anak
TKW Korban Penganiayaan di Oman Diselamatkan Pekerja Indonesia, Eka Diduga Jadi Korban TPPO
Kabar Baik untuk Pegawai Inti SPPG: Status PPPK Resmi Per 1 Februari 2026, Bagaimana Nasib Relawan dan Staf Lain?
Wapres Gibran di Tasikmalaya: Perkuat Ekonomi Rakyat hingga Pantau Inovasi AI di Pesantren

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:48 WIB

Tangan Diborgol, Wali Kota Madiun Maidi Resmi Ditahan KPK Terkait Kasus Pemerasan & Gratifikasi

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:02 WIB

Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Pati Sudewo Bantah Peras Calon Perangkat Desa Rp2,6 Miliar

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:00 WIB

GUN Ketua LSM Sniper Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bupati Bekasi Ade Kunang

Selasa, 20 Januari 2026 - 15:06 WIB

Terjaring OTT Jual Beli Jabatan, Bupati Pati Sudewo Tiba di Gedung Merah Putih KPK

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:32 WIB

Cinta di Balik Air Bah, Kisah Induk Gajah Melawan Arus Dahsyat Demi Sang Anak

Berita Terbaru