Investor Asing Keluhkan Hambatan Investasi di RI, Menkeu Purbaya Janji Lakukan ‘Debottlenecking’

- Redaksi

Rabu, 31 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan banyak investor asing yang mengeluh karena kesulitan membangun modal di Indonesia. (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S).

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan banyak investor asing yang mengeluh karena kesulitan membangun modal di Indonesia. (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S).

JAKARTA, Mevin.ID  – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan adanya gelombang keluhan dari investor asing terkait sulitnya membangun modal dan menjalankan bisnis di Indonesia.

Keluhan tersebut datang baik dari calon investor maupun pengusaha yang sudah memiliki aset investasi di tanah air.

Dalam media briefing di Kantor Kemenkeu, Rabu (31/12), Purbaya menyebutkan bahwa para pelaku usaha dari Singapura dan beberapa negara lain telah mengadukan hambatan-hambatan konkret yang mereka temui di lapangan.

“Sudah banyak yang akan mengadukan dari luar negeri, Singapura dan negara-negara lain. Yang pengusahanya punya investasi di sini, beberapa sudah masuk,” ujar Purbaya.

Strategi ‘Debottlenecking’ dan Target Ekonomi 2026

Guna merespons keluhan tersebut, Pemerintah tengah menggencarkan forum debottlenecking. Forum ini dirancang untuk mengidentifikasi dan memangkas hambatan regulasi atau birokrasi yang selama ini menghambat dunia usaha secara spesifik.

Purbaya meyakini bahwa dengan konsistensi dalam mengurai masalah usaha, iklim investasi Indonesia akan membaik secara bertahap dalam jangka menengah. Langkah ini juga menjadi kunci optimistis pemerintah dalam mengejar target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.

“Nanti peraturan-peraturan yang mengganggu kita akan deteksi dan kita akan perbaiki secepatnya. Jadi itu saja sudah cukup untuk tumbuh 6 persen atau lebih pada 2026,” tegas sang Bendahara Negara.

Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi

Terkait kinerja ekonomi nasional, Purbaya memaparkan data estimasi sebagai berikut:

  • Tahun 2025: Pertumbuhan ekonomi diperkirakan berada di angka 5,2% (full year), dengan performa kuartal IV tetap solid di atas 5,5%.
  • Target 2026: Dipatok pada angka 6%. Untuk mencapai target ambisius tersebut, Kemenkeu akan menjalankan dua strategi utama:
  • Percepatan Belanja Fiskal: Mendorong realisasi anggaran sejak awal tahun untuk menstimulasi ekonomi.
  • Sinkronisasi Kebijakan: Memperkuat koordinasi antara kebijakan fiskal (Kemenkeu) dan moneter (Bank Indonesia) agar berjalan searah.

“Saya mau bilang, perubahan drastis tidak mungkin terjadi secara instan, namun jika dijalankan dengan konsisten, iklim investasi akan bergerak semakin baik,” pungkasnya.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rupiah Nyaris Tembus Rp17.000, Menkeu Purbaya: Tenang, Ekonomi Kita Masih Kuat!
Produksi Nikel 2026 Melorot, Sengaja Dipangkas Kementerian ESDM: Ini Alasannya 
Selamatkan Industri Tekstil, Pemerintah Bentuk BUMN Baru di Bawah Danantara Senilai Rp101 Triliun
Pemprov Jabar Rancang Skema Swap Share: Lepas Saham Kertajati demi Bandara Husein Sastranegara
Rekrutmen Kemenkes Program Penguatan Sistem Rujukan Nasional, Link Pendaftarannya di Sini
Minimarket Sumedang Wajib ‘Wakaf Hijau’? Tuntutan Syarat Izin Baru Berbasis Lingkungan Mencuat
Disindir Prabowo Soal Praktik ‘Main Mata’ di Pajak dan Bea Cukai, Menkeu Purbaya Siap Bersih-Bersih Skuad
Rahasia Gizi Super Ikan Sidat: Omega 3 Tertinggi di Dunia Versi BRIN

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 22:34 WIB

Rupiah Nyaris Tembus Rp17.000, Menkeu Purbaya: Tenang, Ekonomi Kita Masih Kuat!

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:15 WIB

Produksi Nikel 2026 Melorot, Sengaja Dipangkas Kementerian ESDM: Ini Alasannya 

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:44 WIB

Selamatkan Industri Tekstil, Pemerintah Bentuk BUMN Baru di Bawah Danantara Senilai Rp101 Triliun

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:44 WIB

Pemprov Jabar Rancang Skema Swap Share: Lepas Saham Kertajati demi Bandara Husein Sastranegara

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:34 WIB

Rekrutmen Kemenkes Program Penguatan Sistem Rujukan Nasional, Link Pendaftarannya di Sini

Berita Terbaru