Bandung, Mevin.ID – PT KAI Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung telah menyelesaikan perbaikan jalur rel yang terdampak gogosan di petak jalan Ciamis-Manonjaya pada Jumat (28/3) sekitar pukul 23.50 WIB. Dengan selesainya perbaikan ini, jalur tersebut kini dapat kembali dilalui oleh kereta api.
“Setelah perbaikan selesai, jalur kereta api dapat dilalui dengan aman dan lancar. KA Barang Parcel Selatan relasi Bandung-Surabaya Kota menjadi kereta pertama yang melintas di lokasi,” ujar Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, di Bandung, Sabtu (29/3).
Ia menjelaskan bahwa gangguan ini disebabkan oleh erosi tanah akibat curah hujan tinggi yang terjadi pada Jumat sore, sekitar pukul 15.50 WIB. Setelah ditemukan adanya gogosan di bawah rel, tim Daop 2 Bandung segera diterjunkan untuk melakukan perbaikan bersama aparat TNI dan Polri guna memastikan keselamatan jalur.
Upaya Perbaikan dan Langkah Preventif
Untuk mengatasi gangguan ini, KAI melakukan penguatan struktur tanah dan menambahkan material pada area yang terdampak. Selain itu, langkah-langkah preventif juga telah disiapkan guna mengantisipasi kejadian serupa di masa mendatang.
“Kami berkomitmen untuk menyediakan transportasi yang aman dan nyaman bagi pelanggan. Oleh karena itu, begitu ditemukan gangguan, perbaikan langsung dilakukan agar operasional kereta api bisa kembali normal,” kata Kuswardojo.
Selama proses perbaikan, KAI Daop 2 Bandung memberikan pelayanan Service Recovery bagi pelanggan yang terdampak sesuai aturan yang berlaku. Pelanggan yang memilih untuk membatalkan perjalanan juga diberikan opsi pengembalian dana 100 persen hingga H+7 dari jadwal keberangkatan.
Dengan selesainya normalisasi jalur, perjalanan kereta api yang melewati rute Ciamis-Manonjaya kini telah kembali berjalan sesuai jadwal yang ditentukan.
Pola Operasi Memutar Saat Perbaikan
Sebelumnya, akibat gangguan di jalur Ciamis-Manonjaya, PT KAI Daop 2 Bandung menerapkan pola operasi memutar untuk KA Turangga dan KA Malabar melalui jalur utara, yaitu lintas Bandung – Cikampek – Cirebon.
Selain itu, skenario perpindahan penumpang juga diterapkan menggunakan moda transportasi bus bagi KA Pangandaran dan KA Serayu di beberapa stasiun, termasuk Manonjaya, Ciamis, Banjar, dan Tasikmalaya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pelanggan atas kesabaran dan pengertiannya selama proses perbaikan berlangsung, serta kepada semua pihak yang telah membantu menyelesaikan perbaikan tepat waktu,” tutup Kuswardojo.***

























