Jalur Pantura Terendam Banjir, PT KAI Berlakukan Pola Memutar dan Pembatalan Perjalanan

- Redaksi

Sabtu, 17 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi rel antara Stasiun Pekalongan dan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, tergenang air, Sabtu (17/1/2026). ANTARA/HO-KAI Daop Semarang/pri.

Kondisi rel antara Stasiun Pekalongan dan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, tergenang air, Sabtu (17/1/2026). ANTARA/HO-KAI Daop Semarang/pri.

SEMARANG, Mevin.ID – Hujan deras yang mengguyur wilayah Jawa Tengah sejak Sabtu (17/1/2026) dini hari mengakibatkan jalur kereta api di Stasiun Pekalongan dan Sragi tergenang banjir. Akibatnya, PT KAI terpaksa melakukan rekayasa pola operasi memutar hingga pembatalan sejumlah perjalanan kereta api (KA).

Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyatakan bahwa genangan air di beberapa titik telah mencapai 10 cm di atas kepala rel. Kondisi ini dinilai sangat membahayakan untuk operasional perjalanan kereta.

“Jalur dinyatakan tidak aman dan berbahaya untuk dilewati, sehingga jalur KA di Pantura Jawa Tengah tersebut ditutup sementara,” ujar Luqman di Semarang, Sabtu.

Rekayasa Jalur Memutar (Diversi)

Untuk meminimalisir keterlambatan, sejumlah KA yang seharusnya melintasi jalur utara dialihkan melalui rute selatan. Perjalanan dari arah barat diputar melalui rute:

Tegal – Prupuk – Kroya – Solobalapan – Gundih – Gambringan – Semarang Tawang.

Beberapa rangkaian KA yang terdampak pola memutar ini antara lain:

  • KA Argo Anjasmoro

  • KA Harina

  • KA Kamandaka

  • KA Jayabaya

  • KA Tawangjaya Premium

  • KA Blambangan Ekspres

  • KA Kertajaya

  • KA Dharmawangsa

Pembatalan Perjalanan & Penyiapan Lokomotif Khusus

Selain pengalihan rute, PT KAI juga terpaksa membatalkan keberangkatan beberapa kereta api dari Stasiun Semarang, di antaranya KA Kaligung dan KA Merbabu.

Sebagai langkah mitigasi untuk mempercepat normalisasi, PT KAI telah menyiagakan lokomotif jenis BB 304. Lokomotif tipe ini dirancang khusus agar tetap bisa melintas di area yang tergenang air (banjir) untuk menarik rangkaian KA dari arah timur menuju barat.

Permohonan Maaf KAI

Pihak KAI terus melakukan pemantauan ketat terhadap ketinggian air dan kondisi infrastruktur rel guna memastikan keselamatan pelanggan.

“PT KAI menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang perjalanannya terganggu akibat kondisi alam ini,” tambah Luqman.

Bagi calon penumpang yang terdampak pembatalan, disarankan untuk memantau aplikasi Access by KAI atau menghubungi petugas di stasiun terdekat untuk proses pengembalian tiket atau informasi jadwal terbaru.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Majalengka Gerebek Kontrakan di Babakan Jawa, Pengedar Sabu 11 Gram Berhasil Diringkus
Petani Lembang “Blokade” Jalur Offroad: Jalan Hancur, Pipa Air Pecah, Pakan Ternak Terhambat
Seruan Setop Bayar Pajak Kendaraan: Pemprov Jateng Kalang Kabut, Siapkan Diskon 5 Persen
Tragis di Bojongsoang, Sakit Hati Dihina, Suami Tega Habisi Nyawa Istri di Depan Sang Anak
Investasi Bodong Aplikasi MBA Pangandaran, Polda Jabar Dibanjiri Laporan
WALHI Jabar Endus Kepentingan Politik di Balik Penutupan Bandung Zoo: “Ada Dugaan Janji ke Pihak Tertentu”
Transformasi Regulasi Cagar Budaya dan Implikasi Yuridis Sengketa Lahan SMAN 1 Bandung
Tragedi Pembunuhan Siswa SMPN 26 Bandung: Terungkap Korban Alami Perundungan Sejak SD
Tag :

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 21:34 WIB

Polisi Majalengka Gerebek Kontrakan di Babakan Jawa, Pengedar Sabu 11 Gram Berhasil Diringkus

Senin, 16 Februari 2026 - 20:59 WIB

Petani Lembang “Blokade” Jalur Offroad: Jalan Hancur, Pipa Air Pecah, Pakan Ternak Terhambat

Senin, 16 Februari 2026 - 19:31 WIB

Tragis di Bojongsoang, Sakit Hati Dihina, Suami Tega Habisi Nyawa Istri di Depan Sang Anak

Senin, 16 Februari 2026 - 19:07 WIB

Investasi Bodong Aplikasi MBA Pangandaran, Polda Jabar Dibanjiri Laporan

Senin, 16 Februari 2026 - 15:02 WIB

WALHI Jabar Endus Kepentingan Politik di Balik Penutupan Bandung Zoo: “Ada Dugaan Janji ke Pihak Tertentu”

Berita Terbaru