Jokowi Bicara Soal IKN, Benarkah akan Mangkrak ?

- Redaksi

Rabu, 12 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan Layar, Jokowi saat diwawncara Nazwa Shihab dati kanal youtube Narasi Nazwa Shihab, Selasa 11/2/2025

i

Tangkapan Layar, Jokowi saat diwawncara Nazwa Shihab dati kanal youtube Narasi Nazwa Shihab, Selasa 11/2/2025

Solo, Mevin.ID – Presiden Ke 7 RI Jokowi bicara soal keberlanjutan Ibu Kota Nusantara saat diwawancara Nazwa Shihab di Youtube Narasi.

Dalam Youtube Narasi, Nazwa Shihab mengungkapkan karena efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintahan saat ini tentunya akan berdampak pada pembangunan infrastruktur termasuk IKN. PNS juga yang rencananya pindah ke IKN ditunda. Apakah Bapak khawatir proyek IKN ini akan mangkrak ? Tanya Nazwa kepada Jokowi.

“Ndak Khawatir, IKN itu rencana lama dari presiden pertama kita Ir. Soekarno, kemudian kita eksekusi dan memang kalau kita melihat secara makro ekonomi PDB ekonomi kita itu 58% itu berputar di Jawa, padahal kita memiliki 17.000 Pulau tapi 58% PDB ekonomi itu berputar di Pulau Jawa”, kata Jokowi

“56% penduduk Indonesia itu ada di pulau Jawa sehingga magnetnya itu semuanya ada di Jawa dan saya kira daya dukung pulau Jawa Kalau kita terus-teruskan tidak akan mampu karena semua magnetnya akan ketarik ke sini”, katanya.

Baca Juga : Demo Adili Jokowi, Jokowi : Masih Ada yang Belum Move On

Jokowi juga mengatakan bahwa ia saat itu memang ingin merancang sebuah ibukota politik di luar Jakarta. Kalau di Amerika ada New York, Washington DC , kalau di Australia ada Sidney dan Canbera.

“Kenapa di kita tidak merancang itu”, tegas Jokowi.

Lalu Nazwa Shihab kukuh dengan pertanyaannya soal kekhawatiran potensi IKN yang akan mangkrak.

“Ndak (tidak khawatir), sekali lagi IKN ini proyek jangka panjang bisa 10 tahun bisa 15 tahun bisa 20 tahun. Ini Ibukota yang pindah, pindah rumah aja ruwetnya seperti itu. Apalagi ini mempersiapkan perpindahan ibukota jadi apa kesiapannya kan memang harus betul-betul sempurna betul baru pindah”, kata Jokowi.

Misalnya, ASN kita mau kita pindah sekolah anaknya siap belum, lanjut Jokowi, Kalau sakit, rumah sakitnya siap sudah beroperasi belum. Kalau belanja pasarnya siap belum supermarketnya ada atau tidak kan semuanya harus disiapkan semuanya tidak ada tidak semudahnya.

Jokowi mengaku hanya mengingatkan bahwa IKN ini sudah ada undang-undangnya sudah disetujui oleh 93% fraksi yang ada di DPR dan semuanya sudah berjalan sesuai dengan tahapan-tahapan yang ada

“Mengenai anggaran itu keputusan dari bapak presiden dan pemerintah”, pungkas Jokowi. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,45 Ton Sianida, Bahan Kimia Mematikan Ilegal Asal Filipina
Strategi Chip AI Trump: Syaratkan Investasi di AS bagi Negara yang Ingin Impor Teknologi Canggih
Polisi Resmi Tahan Richard Lee, Dinilai Hambat Penyidikan dan Mangkir Demi ‘Live’ TikTok
Pemerintah Resmi Batasi Akses Platform Digital bagi Anak di Bawah 16 Tahun
Efek Perang Timur Tengah: Menkeu Purbaya Buka Opsi ‘Berbagi Beban’ Kenaikan Harga BBM Subsidi
Trump Remehkan Lonjakan Harga BBM: “Menang Perang Lawan Iran Jauh Lebih Penting!”
Modus Perusahaan Keluarga: KPK Ungkap Direktur Perusahaan Pemenang Proyek Ternyata ART Bupati Fadia
Setelah Iran, Trump Bidik Kuba: “Rezim Komunis Akan Segera Jatuh!”

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:49 WIB

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,45 Ton Sianida, Bahan Kimia Mematikan Ilegal Asal Filipina

Sabtu, 7 Maret 2026 - 12:59 WIB

Strategi Chip AI Trump: Syaratkan Investasi di AS bagi Negara yang Ingin Impor Teknologi Canggih

Sabtu, 7 Maret 2026 - 04:35 WIB

Polisi Resmi Tahan Richard Lee, Dinilai Hambat Penyidikan dan Mangkir Demi ‘Live’ TikTok

Sabtu, 7 Maret 2026 - 00:31 WIB

Pemerintah Resmi Batasi Akses Platform Digital bagi Anak di Bawah 16 Tahun

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:05 WIB

Efek Perang Timur Tengah: Menkeu Purbaya Buka Opsi ‘Berbagi Beban’ Kenaikan Harga BBM Subsidi

Berita Terbaru