Jokowi Jawab Soal Tudingan Cawe-cawe di Pemerintahan Prabowo

- Redaksi

Selasa, 11 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan Layar, Jokowi saat diwawncara Nazwa Shihab dati kanal youtube Narasi Nazwa Shihab, Selasa 11/2/2025

Tangkapan Layar, Jokowi saat diwawncara Nazwa Shihab dati kanal youtube Narasi Nazwa Shihab, Selasa 11/2/2025

Solo, Mevin.ID – Presiden ke-7 RI Jokowi luruskan tudingan cawe-cawe Jokowi di pemerintahan Prabowo – Gibran dalam kanal youtube Narasi Nazwa Shihab, Selasa 11/2/2025.

Seperti diketahui, momen Prabowo bertanya arti cawe-cawe itu terjadi saat menghadiri pernikahan putra politikus PAN, Hatta Rajasa, Rasyid Rajasa, dengan cucu dari Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, Tamara Kalla. Momen itu terekam dalam instagram Story Jokowi.

“Ndak itu guyonan malah guyonannya adalah pak prabowo ingin cawe cawe ke saya di solo”, kata Jokowi sambil tersenyum.

Jokowi mengatakan bahwa Pemerintahan Prabowo sudah sangat baik, berdasarkan hasil survei opini publik yang dilakukan Litbang Kompas, 4-10 Januari 2025, mayoritas masyarakat mengungkapkan apresiasi mereka terhadap kinerja pemerintahan saat ini tidak kurang dari 80,9 persen

“Presiden Prabowo sangat baik dan juga kemarin juga tercermin di apa kinerja atau approvel rating di 80,9 artinya dukungan masyarakat sangat baik dukungan parlemen juga dari DPR juga sangat besar saya kira beliau pemimpin kita saat ini sangat sangat baik”, ungkap Jokowi.

Jokowi juga mengatakan dari sisi kebijakan-kebijakan Pemerintahan Prabowo Gibran sangat baik.

“Yang berkaitan dengan makan bergizi gratis itu bagus diterima rakyat. Saya melihat ini di tingkat rakyat ya sangat bagus kemudian penghapusan hutang UMKM itu yang sangat bagus kemudian kebijakan-kebijakan yang lainnya kan diterima masyarakat sangat baik sehingga Approval ratingnya di 80,9”, katanya.

Kemudian terkait dengan beberapa menteri di Kabinet Merah Putih yang silaturahmi di kediaman Jokowi di Solo Jokowi mengungapkan itu hanya silaturahmi biasa.

“Ya silaturahmi biasa ada yang kangen karena apa, belum pernah ke rumah karena juga udah 3 bulan enggak ketemu ya “, kata Jokowi

Soal penilaian kinerja Gibran Rakabuming Raka sebagai wakil presiden, Jokowi mengatakan biarlah masyarakat yang menilai.

Terkait nasehat kepada Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden yang ditanyakan Nazwa Shihab, Jokowi mengatakan pepatah jawa kalau orang jawa bilang Ojo kemajon, karena secara konstitusi wakil itu mendampingi presiden atau membantu presiden apabila diminta. ***

Facebook Comments Box

Penulis : Bernade

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Program MBG untuk Balita Dikritik, Ahli Gizi: Hanya Bikin Kenyang Tapi Miskin Nutrisi
Darurat Hutan! Kemenhut Bongkar 191 Ribu Hektar Kawasan Hutan Dijarah Tambang Ilegal
Drama Kejar-kejaran di Tapos: KPK Bongkar Kronologi OTT Ketua PN Depok Terkait Suap Lahan
BPJS PBI Dinonaktifkan, Kebijakan Mensos Disorot! Nasib Pasien Kronis Bertaruh Nyawa 
Pasca OTT Depok: Ruang Pimpinan PN Disegel KPK, PT Bandung Ajukan Pengisian Jabatan Kosong
OTT Depok: KPK Amankan Ketua dan Wakil Ketua PN Terkait Sengketa Lahan Anak Usaha Kemenkeu
Tagih Hak Lingkungan Sehat, Warga Rawa Buntu Layangkan Gugatan Rp21,6 Miliar Terkait Polusi Sampah
Pramono Anung ke Andra Soni: Kalau Tangsel Belum Bisa Atasi Sampah, Jakarta Siap Bantu!

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 19:29 WIB

Program MBG untuk Balita Dikritik, Ahli Gizi: Hanya Bikin Kenyang Tapi Miskin Nutrisi

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:54 WIB

Darurat Hutan! Kemenhut Bongkar 191 Ribu Hektar Kawasan Hutan Dijarah Tambang Ilegal

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:40 WIB

Drama Kejar-kejaran di Tapos: KPK Bongkar Kronologi OTT Ketua PN Depok Terkait Suap Lahan

Sabtu, 7 Februari 2026 - 08:52 WIB

BPJS PBI Dinonaktifkan, Kebijakan Mensos Disorot! Nasib Pasien Kronis Bertaruh Nyawa 

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:07 WIB

Pasca OTT Depok: Ruang Pimpinan PN Disegel KPK, PT Bandung Ajukan Pengisian Jabatan Kosong

Berita Terbaru