Kali Wanasari Penuh Sampah, Warga Cibitung Tagih Aksi Nyata Gubernur Dedi Mulyadi

- Redaksi

Kamis, 15 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aep Bin Anung, Ketua Forum Warga Desa Burangkeng Peduli Lingkungan (For-WADES)

i

Aep Bin Anung, Ketua Forum Warga Desa Burangkeng Peduli Lingkungan (For-WADES)

Bekasi, Mevin.iD – Sungai Wanasari yang mengalir di belakang Masjid Al-Ikhlas, Kecamatan Cibitung, mendadak viral. Bukan karena keindahan alirannya, tapi karena tumpukan sampah yang memenuhi permukaan air, memicu keresahan warga.

Video yang diunggah seorang warga memperlihatkan kondisi memilukan sungai tersebut dan langsung mencuri perhatian warganet. Dalam unggahannya, warga menandai langsung Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, meminta turun tangan.

“Kami butuh bantuan. Sungai ini makin parah tiap hari. Kalau dibiarkan, penyakit akan datang,” tulis pengunggah dalam narasi videonya.

Di balik viralnya video tersebut, ada pesan yang lebih dalam: kegagalan sistemik dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Bekasi.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Warga Villa (@wargavilla)

Menurut Aep Bin Anung, Ketua Forum Warga Desa Burangkeng Peduli Lingkungan (For-WADES), persoalan ini tak bisa terus-menerus dibebankan kepada pemerintah daerah saja.

“Urusan sampah ini tanggung jawab kita semua—warga, pemerintah, industri. Jangan cuci tangan,” tegas Aep saat dihubungi, Kamis (15/5/2025).

Aep menilai, Undang-Undang Pengelolaan Sampah dan UU Lingkungan Hidup sudah cukup kuat secara hukum. Tapi masalahnya ada di hilir: implementasi. Tanpa perubahan budaya dan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat, regulasi hanya tinggal pasal-pasal kosong.

Ia menekankan pentingnya menumbuhkan budaya peduli lingkungan mulai dari level paling dasar—RT, RW, hingga Camat dan jajaran birokrasi Pemkab Bekasi. Tak hanya itu, peran pemuda, karang taruna, ormas, dan LSM juga dinilai krusial dalam membangun kesadaran kolektif.

Mentalitas Sampah = Mentalitas Krisis

Aep juga menyinggung wakil rakyat di DPRD Kabupaten Bekasi agar tak semata-mata mengandalkan solusi tambal sulam seperti perluasan TPA.

“Kalau cuma mikir beli lahan TPA terus, itu namanya malas berpikir. Sampah bisa dikurangi dari sumbernya. Tapi kalau mental masyarakat dan pejabatnya tak berubah, percuma,” katanya.

Ia bahkan menyoroti bagaimana sikap sinis terhadap investor pengolahan sampah justru menghambat solusi jangka panjang.

“Baru datang mau investasi, sudah ditanya: ‘kami dapat apa?’ Kalau begini terus, ya kita akan dikubur oleh sampah kita sendiri,” sindirnya tajam.

Bagi Aep, sampah adalah masalah yang melekat pada hidup manusia. “Dari lahir kita sudah menghasilkan sampah, dari darah kotor saat dilahirkan, sampai meninggal pun masih menyumbang air bekas memandikan jenazah. Jadi ini urusan fundamental,” ujarnya.

Masalah Kali Wanasari adalah cermin dari krisis yang lebih besar: minimnya kesadaran, buruknya pengelolaan, dan hilangnya rasa tanggung jawab bersama. Jika tak segera ditangani, bukan tak mungkin sungai-sungai lain akan menyusul.***

Facebook Comments Box

Penulis : Fathur Rachman

Editor : Pratigto

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Evaluasi Bansos di Bandung: Pengamat Soroti “Mentalitas Miskin” dan Dorong Transparansi Data
Wagub Jabar Resmi Berangkatkan Peserta Mudik Gratis 2026
Hadapi Mobilitas Tinggi, 845 Personel Gabungan Siap Amankan Operasi Keselamatan Lodaya 2026 di Majalengka
Skandal ‘Bangunan Hantu’ Srimukti: Mahasiswa Bekasi Bongkar Dugaan Korupsi Dana CSR BJB, Siap Geruduk KPK!
Viral Kericuhan di Balai Desa Purwasaba, Kades Hoho Dikeroyok Massa LSM
Lebaran Kali Ini Bandung Zoo Belum Bisa Buka, Wali Kota Minta Maaf
Sempat Macet Total Akibat Antrean Truk Sampah, Jalan Narogong Raya Malam Ini Kembali Lancar
Ekonomi Kerakyatan Bergulir: Menteri PKP Luncurkan Program ‘Gentengisasi’ di Jatiwangi, Transaksi Tembus Rp3 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:58 WIB

Evaluasi Bansos di Bandung: Pengamat Soroti “Mentalitas Miskin” dan Dorong Transparansi Data

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:54 WIB

Wagub Jabar Resmi Berangkatkan Peserta Mudik Gratis 2026

Jumat, 13 Maret 2026 - 10:19 WIB

Hadapi Mobilitas Tinggi, 845 Personel Gabungan Siap Amankan Operasi Keselamatan Lodaya 2026 di Majalengka

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:40 WIB

Skandal ‘Bangunan Hantu’ Srimukti: Mahasiswa Bekasi Bongkar Dugaan Korupsi Dana CSR BJB, Siap Geruduk KPK!

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:33 WIB

Viral Kericuhan di Balai Desa Purwasaba, Kades Hoho Dikeroyok Massa LSM

Berita Terbaru

Daerah

Wagub Jabar Resmi Berangkatkan Peserta Mudik Gratis 2026

Jumat, 13 Mar 2026 - 11:54 WIB