PURWAKARTA, Mevin.ID – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak seluruh elemen buruh untuk bersama-sama menjaga iklim investasi di Tanah Air.
Sinergi ini dinilai krusial untuk menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memastikan hak-hak serta aspirasi pekerja tetap terlindungi.
Pesan tersebut disampaikan Kapolri saat menghadiri peringatan HUT ke-53 Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Pusdiklat KSPSI, Jatiluhur, Purwakarta, Sabtu (21/2/2026).
Keseimbangan Investasi dan Hak Buruh
Jenderal Sigit menekankan bahwa kunci agar Indonesia bisa “lepas landas” menuju Indonesia Emas 2045 adalah terciptanya keseimbangan antara pertumbuhan modal dan kesejahteraan pekerja.
“Di satu sisi investasi terus bertumbuh, namun di sisi lain aspirasi buruh tetap harus terjaga. Stabilitas keamanan dan politik adalah kunci agar Indonesia tetap ramah terhadap investasi,” ujar Jenderal Sigit.
Selain stabilitas, Kapolri juga mendorong para buruh untuk terus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Hal ini penting agar tenaga kerja lokal memiliki daya saing yang kuat menghadapi tantangan industri strategis dan persaingan global.
Desk Ketenagakerjaan Polri: Penengah Konflik Industrial
Sebagai bentuk dukungan nyata Korps Bhayangkara, Jenderal Sigit memastikan akan terus mengoptimalkan peran Desk Ketenagakerjaan Polri. Unit khusus ini bertugas memberikan pelayanan dan pendampingan terkait sengketa antara perusahaan dan pekerja.
Fungsi Utama Desk Ketenagakerjaan Polri:
- Pendampingan: Memberikan edukasi dan pelayanan hukum bagi buruh.
- Mediasi: Mendorong tercapainya kesepakatan yang adil bagi kedua belah pihak.
- Ultimum Remedium: Penegakan hukum hanya diposisikan sebagai langkah terakhir jika mediasi menemui jalan buntu dan terjadi pelanggaran hukum nyata.
“Kita minta untuk memberikan pendampingan sehingga bisa dicapai satu kesepakatan yang bisa diterima oleh kedua belah pihak. Proses penegakan hukum adalah ultimum remedium,” tegas mantan Kabareskrim Polri tersebut.
Apresiasi dari Elemen Buruh
Langkah Polri dalam memperkuat Desk Ketenagakerjaan mendapat respons positif dari berbagai federasi buruh. KSPSI menilai keberadaan unit ini sangat membantu dalam menyelesaikan persoalan industrial tanpa harus berujung pada konflik fisik atau jalur hukum yang melelahkan.
Tak hanya soal hukum, Polri juga menyatakan kesiapannya untuk membantu pendampingan pelayanan BPJS Kesehatan bagi para buruh, guna memastikan jaminan kesehatan pekerja tetap terpenuhi di tengah dinamika ekonomi global.***
Editor : Pratigto


























