Karawang Darurat Jalan Berlubang, Masyarakat Sipil Serbu Kantor BBPJN, Ancam Blokade Pantura

- Redaksi

Senin, 2 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARAWANG, Mevin.ID – Gelombang kemarahan warga Karawang atas kondisi jalan nasional yang kian memprihatinkan mencapai puncaknya.

Mengusung narasi “Karawang Darurat Jalan Berlubang”, ratusan massa dari Komite Masyarakat Sipil Kabupaten Karawang merangsek mendatangi Kantor Perwakilan BBPJN DKI Jakarta–Jawa Barat PPK 1.1 pada Senin (2/2/2026).

Massa yang merupakan gabungan dari pengemudi ojek online, kurir, pelajar, hingga buruh ini menilai pemerintah telah abai terhadap hak keselamatan warga negara.

Perlawanan terhadap “Jalan Maut”

Koordinator aksi, Tri Prasetio Putra Mumpuni, menyatakan bahwa aksi ini adalah bentuk perlawanan nyata terhadap kondisi jalan yang dinilai sudah menjadi ancaman nyawa bagi pengguna jalan setiap harinya.

“Kami yang setiap hari di jalan—kurir, ojol, mahasiswa—bersatu melawan jalan-jalan berlubang di Karawang. Kami menyatakan PPK 1.1 lalai menjalankan tugasnya dan negara gagal menjamin keselamatan rakyatnya,” tegas Tri dalam orasinya.

Tiga Poin Tuntutan dan Kekecewaan Massa

Dalam aksi serbuan tersebut, masyarakat sipil menekankan tiga poin krusial yang memicu kekecewaan mendalam:

  • Ketidakhadiran Pejabat: Tidak ada satu pun perwakilan PPK 1.1 yang berani menemui massa. Muncul isu di lapangan bahwa para pejabat terkait tengah diperiksa BPK atas dugaan indikasi korupsi anggaran jalan.
  • Perbaikan Setengah Hati: Massa menolak rencana “perbaikan rutin” yang tidak menyanggupi perbaikan total secara menyeluruh pada bulan Februari ini.
  • Mosi Tidak Percaya: Warga mempertanyakan kualitas proyek jalan yang baru diperbaiki beberapa bulan lalu namun kini sudah hancur kembali, serta menuntut transparansi anggaran.

Ancaman Lumpuhkan Jalur Pantura

Sebagai bentuk protes keras atas lambatnya respons pemerintah, masyarakat sipil mengeluarkan ancaman serius untuk melumpuhkan urat nadi logistik nasional.

“Jika tidak ada tindakan konkret, kedepan kami akan melakukan aksi blokade jalan Pantura dan akan melakukan perbaikan jalan secara mandiri sebagai simbol tamparan bagi pemerintah,” ujar Tri.

Pembelaan BBPJN: Salahkan Hujan dan ODOL

Di sisi lain, Humas BBPJN DKI Jakarta–Jawa Barat, Noval, mengakui adanya kerusakan parah mulai dari wilayah Klari hingga Cikampek. Namun, ia menyebut faktor cuaca dan beban kendaraan sebagai penyebab utama.

“Kerusakan ini akibat akumulasi curah hujan tinggi dan kendaraan over dimension and overload (ODOL). Saat ini kami hanya bisa melakukan patching atau penambalan rutin untuk mempertahankan kemantapan jalan hingga akhir Februari,” jelas Noval.

Noval menambahkan bahwa pihaknya memiliki keterbatasan karena masalah drainase dan beban jalan berada di luar wewenang tunggal Kementerian PU, sehingga perbaikan tambal sulam yang dilakukan saat ini hanya bersifat sementara.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nasib Pilu Petani Cikarang Selatan, Sawah Terancam Digusur Rusun, “Kang Dedi, Ieu Pare Encan Panen Geus Di-Doser!”
Perkuat Perlindungan Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Kota Ajak Perusahaan Kolaborasi Lewat Forum Komunikasi
Polda Jabar Musnahkan Barang Bukti Kejahatan: Puluhan Kilo Sabu hingga Ribuan Knalpot Brong
Buntut Mobil Dinas ‘Nakal’ Ganti Plat di Tuban, Pertamina Sanksi Tegas SPBU Latsari
Tragedi Ledakan Petasan di Situbondo: Rumah Rata dengan Tanah, 1 Tewas dan 6 Luka-Luka
Semangat Toleransi di Kelenteng Hok Lay Kiong: Mas Tri dan Istri Rayakan Imlek Bersama Warga
Sinergi Membangun Kota: Kang Dedi Mulyadi dan Mas Tri Resmikan Ruang Terbuka Publik Padurenan
Gerak Cepat Bupati Eman Suherman Tinjau Lokasi Tanah Bergerak di Malausma, Siapkan Relokasi.

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 22:33 WIB

Nasib Pilu Petani Cikarang Selatan, Sawah Terancam Digusur Rusun, “Kang Dedi, Ieu Pare Encan Panen Geus Di-Doser!”

Rabu, 18 Februari 2026 - 22:30 WIB

Perkuat Perlindungan Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Kota Ajak Perusahaan Kolaborasi Lewat Forum Komunikasi

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:30 WIB

Polda Jabar Musnahkan Barang Bukti Kejahatan: Puluhan Kilo Sabu hingga Ribuan Knalpot Brong

Rabu, 18 Februari 2026 - 18:42 WIB

Buntut Mobil Dinas ‘Nakal’ Ganti Plat di Tuban, Pertamina Sanksi Tegas SPBU Latsari

Rabu, 18 Februari 2026 - 18:25 WIB

Tragedi Ledakan Petasan di Situbondo: Rumah Rata dengan Tanah, 1 Tewas dan 6 Luka-Luka

Berita Terbaru