Kasus OTT Bupati Pekalongan: KPK Boyong 11 Orang ke Jakarta, Termasuk Sekda

- Redaksi

Selasa, 3 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mevin.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan kasus korupsi yang menjerat Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq.

Terbaru, tim penyidik membawa 11 orang dari Pekalongan menuju Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung Merah Putih KPK.

Langkah ini merupakan pengembangan setelah sebelumnya Bupati Fadia terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Selasa (3/3/2026) dini hari di daerah Semarang.

Libatkan Unsur ASN dan Swasta

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa dari belasan orang yang diamankan tersebut, terdapat unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pihak swasta.

Salah satu pejabat teras yang turut dibawa adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan, Mohammad Yulian Akbar.

“Paralel dengan itu, tim saat ini juga sedang dalam perjalanan membawa 11 orang dari Pekalongan menuju Jakarta untuk nanti juga dilakukan pemeriksaan lanjutan di Gedung Merah Putih KPK,” ujar Budi kepada wartawan, Selasa (3/3) malam.

Kronologi Penangkapan

Bupati Fadia Arafiq sebelumnya diamankan bersama dua orang lainnya yang merupakan ajudan serta orang kepercayaannya. Penangkapan dilakukan dalam sebuah operasi senyap yang diduga terkait dengan kasus pengadaan.

Hingga berita ini diturunkan:

  • Bupati Fadia beserta ajudannya masih menjalani pemeriksaan intensif di Jakarta.
  • 11 orang tambahan, termasuk Sekda Pekalongan, sedang dalam perjalanan menuju markas KPK.
  • Pemeriksaan paralel juga dilaporkan sempat digelar oleh tim KPK di wilayah Pekalongan.

KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum dari para pihak yang diamankan tersebut. Kasus ini menambah daftar panjang kepala daerah yang terjerat operasi senyap lembaga antirasuah sepanjang awal tahun 2026.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Refleksi Tragedi Kemanusiaan, Elemen Sipil Desak Pemerintah RI Keluar dari ‘Board of Peace’
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,45 Ton Sianida, Bahan Kimia Mematikan Ilegal Asal Filipina
Strategi Chip AI Trump: Syaratkan Investasi di AS bagi Negara yang Ingin Impor Teknologi Canggih
Polisi Resmi Tahan Richard Lee, Dinilai Hambat Penyidikan dan Mangkir Demi ‘Live’ TikTok
Pemerintah Resmi Batasi Akses Platform Digital bagi Anak di Bawah 16 Tahun
Efek Perang Timur Tengah: Menkeu Purbaya Buka Opsi ‘Berbagi Beban’ Kenaikan Harga BBM Subsidi
Trump Remehkan Lonjakan Harga BBM: “Menang Perang Lawan Iran Jauh Lebih Penting!”
Modus Perusahaan Keluarga: KPK Ungkap Direktur Perusahaan Pemenang Proyek Ternyata ART Bupati Fadia

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 18:04 WIB

Refleksi Tragedi Kemanusiaan, Elemen Sipil Desak Pemerintah RI Keluar dari ‘Board of Peace’

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:49 WIB

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,45 Ton Sianida, Bahan Kimia Mematikan Ilegal Asal Filipina

Sabtu, 7 Maret 2026 - 12:59 WIB

Strategi Chip AI Trump: Syaratkan Investasi di AS bagi Negara yang Ingin Impor Teknologi Canggih

Sabtu, 7 Maret 2026 - 04:35 WIB

Polisi Resmi Tahan Richard Lee, Dinilai Hambat Penyidikan dan Mangkir Demi ‘Live’ TikTok

Sabtu, 7 Maret 2026 - 00:31 WIB

Pemerintah Resmi Batasi Akses Platform Digital bagi Anak di Bawah 16 Tahun

Berita Terbaru