Jakarta, Mevin.ID — Tim Labfor Polri memastikan 22 korban tewas dalam kebakaran Ruko Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat, ditemukan dalam kondisi utuh dan masih dapat dikenali, meski insiden terjadi pada Selasa (9/12) siang.
Kombes Rochmad, Kabid Fisika dan Komputer Forensik (Fiskomfor) Puslabfor Bareskrim Polri, mengatakan pemeriksaan DNA tidak diperlukan. “Kondisi korban masih bisa dikenali. Jadi pemeriksaan identifikasi dasar sudah cukup,” ujarnya.
Korban telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lanjutan.
Penyebab Kebakaran Masih Didalami
Hingga malam ini, Tim Labfor Polri belum membeberkan titik awal api maupun dugaan penyebab kebakaran. Pemeriksaan lanjutan masih berlangsung.
“Kami belum bisa menyampaikan hasilnya hari ini. Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai dan seizin penyidik, baru akan disampaikan,” kata Rochmad.
Ia menambahkan, ada satu saksi kunci yang menyaksikan langsung detik-detik terjadinya kebakaran. Namun, saksi tersebut masih mengalami trauma dan belum dapat dimintai keterangan.
Data Korban: 7 Laki-Laki, 15 Perempuan
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro sebelumnya menyebut jumlah korban tewas mencapai 22 orang, terdiri dari 7 laki-laki dan 15 perempuan.
Insiden ini hanya membakar satu lantai ruko, namun kepulan asap dan panas yang terjebak di dalam ruangan diduga menjadi faktor fatal yang menyebabkan banyak korban.
Polisi masih mengumpulkan keterangan tambahan dan menunggu saksi pulih untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Sementara keluarga korban terus menanti kejelasan, berharap tidak hanya jawaban tentang apa yang terjadi—tetapi juga kepastian bahwa tragedi serupa tak terulang.***


























