Kecelakaan Pesawat Latih Militer Bangladesh Tewaskan 27 Orang, Termasuk 25 Anak Sekolah

- Redaksi

Selasa, 22 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ambulans mengangkut korban luka ke rumah sakit setelah sebuah pesawat latih AU Bangladesh jatuh menghantam sebuah kompleks pendidikan di Dhaka pada 21 Juli 2025. (Xinhua/Habibur Rahman)

Ambulans mengangkut korban luka ke rumah sakit setelah sebuah pesawat latih AU Bangladesh jatuh menghantam sebuah kompleks pendidikan di Dhaka pada 21 Juli 2025. (Xinhua/Habibur Rahman)

Dhaka, Bangladesh, Mevin.ID – Angka korban tewas akibat kecelakaan pesawat latih militer Bangladesh di Dhaka bertambah menjadi 27 orang, menurut pernyataan Asisten Khusus Penasihat Utama Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga Bangladesh, Sayedur Rahman, pada Selasa (22/7).

“Di antara mereka yang tewas, ada 25 anak, seorang pilot, dan seorang guru. Selain itu, 78 orang lainnya saat ini dirawat di berbagai rumah sakit,” ujar Rahman dalam pengarahan pers, dikutip dari Dhaka Tribune.

Kronologi Kejadian

Kecelakaan terjadi pada Senin sore, saat sebuah pesawat latih F-7 BGI milik Angkatan Udara Bangladesh jatuh beberapa menit setelah lepas landas. Pesawat tersebut jatuh dan terbakar di kompleks pendidikan Milestone School and College di kawasan Uttara, Dhaka, tepat setelah aktivitas belajar-mengajar usai.

Api besar langsung melalap lokasi jatuhnya pesawat, menewaskan puluhan siswa yang masih berada di halaman sekolah dan beberapa ruangan.

Hari Berkabung Nasional

Sebagai bentuk duka cita nasional, pemerintah Bangladesh menetapkan Selasa (22/7) sebagai hari berkabung nasional. Bendera dikibarkan setengah tiang di seluruh kantor pemerintahan dan sekolah-sekolah di Dhaka untuk menghormati para korban.

Hingga kini, penyebab jatuhnya pesawat F-7 BGI tersebut belum diumumkan. Pihak Angkatan Udara Bangladesh menyatakan masih melakukan investigasi mendalam untuk mengetahui faktor teknis atau kemungkinan kesalahan prosedur yang menyebabkan tragedi ini.

Pesawat latih tempur F-7 BGI merupakan pesawat buatan China yang digunakan untuk melatih pilot tempur Angkatan Udara Bangladesh. Pesawat ini diklaim memiliki teknologi canggih, namun kecelakaan fatal pernah terjadi sebelumnya pada tipe serupa di beberapa negara pengguna.

Kecelakaan ini memicu trauma mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat Dhaka. Pemerintah Bangladesh berjanji menanggung seluruh biaya perawatan korban luka, serta memberikan santunan bagi keluarga yang kehilangan anggota keluarga dalam insiden tersebut.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ribuan BPJS PBI Dinonaktifkan Kemensos, Dedi Mulyadi: Pemprov Jabar Ambil Alih Pembayaran Warga Tak Mampu
Geger! KPK Bongkar ‘Safe House’ Mewah Pejabat Bea Cukai, Isinya Gepokan Dolar dan Emas Batangan
Peserta BPJS PBI Terancam Nyawa, 4 Menteri Dipanggil DPR
Keanehan Sinkhole Aceh Tengah Terjadi Bukan di Daerah Kapur, Simak Penjelasan Kementerian PU
Sempat Kabur Saat OTT, Bos PT Blueray Akhirnya Ditahan KPK Terkait Suap Bea Cukai
Gaji PPPK Paruh Waktu 2026: Besaran Fleksibel, Aturan Baru, dan Peluang Naik Status
Gen Z Paling Puas! Survei Indikator: 72,8% Publik Apresiasi Program Makan Bergizi Gratis Prabowo
Tembus 79,9 Persen, Survei Indikator: Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Presiden Prabowo Sangat Tinggi

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 20:29 WIB

Ribuan BPJS PBI Dinonaktifkan Kemensos, Dedi Mulyadi: Pemprov Jabar Ambil Alih Pembayaran Warga Tak Mampu

Senin, 9 Februari 2026 - 12:29 WIB

Geger! KPK Bongkar ‘Safe House’ Mewah Pejabat Bea Cukai, Isinya Gepokan Dolar dan Emas Batangan

Senin, 9 Februari 2026 - 11:00 WIB

Peserta BPJS PBI Terancam Nyawa, 4 Menteri Dipanggil DPR

Senin, 9 Februari 2026 - 09:30 WIB

Keanehan Sinkhole Aceh Tengah Terjadi Bukan di Daerah Kapur, Simak Penjelasan Kementerian PU

Senin, 9 Februari 2026 - 07:43 WIB

Sempat Kabur Saat OTT, Bos PT Blueray Akhirnya Ditahan KPK Terkait Suap Bea Cukai

Berita Terbaru