Kelebihan Muatan 1 Ton, Perahu Sound Horeg Tenggelam di Sidoarjo Saat Tradisi Nyadran

- Redaksi

Minggu, 8 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIDOARJO, Mevin.ID – Sebuah insiden mewarnai jalannya tradisi Nyadran di Desa Balongdowo, Kecamatan Candi, Sidoarjo pada Sabtu (7/2/2026).

Satu unit perahu yang mengangkut perangkat sound horeg tenggelam di bantaran sungai setelah tidak mampu menahan beban muatan yang diperkirakan mencapai 1 ton.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, insiden bermula saat warga mencoba menggabungkan perangkat sound horeg berukuran besar—termasuk speaker, genset, hingga lampu lighting—di atas dua perahu yang digabung menjadi satu.

Kronologi: Terlalu Berat dan Terkena Getaran

Kasat Polairud Polresta Sidoarjo, AKP Imam Yuwono, menjelaskan bahwa salah satu perahu mengalami kemiringan sesaat setelah perangkat dinyalakan.

“Perahunya dua, digabung sound, speaker, dan genset. Ternyata salah satunya tidak kuat. Kena getaran akhirnya miring,” ujar Imam saat dikonfirmasi, Sabtu (7/2).

Selain beban perangkat elektronik seberat 1 ton, perahu tersebut juga dinaiki oleh sekitar 10 orang yang sempat berjoget mengikuti alunan musik sesaat sebelum perahu miring dan karam. Seluruh komponen sound horeg beserta warga yang ada di atasnya ikut tercebur ke sungai.

Dipastikan Tidak Ada Korban Jiwa

Kapolsek Candi, Kompol Septiawan Adi Prihartono, menegaskan bahwa meskipun insiden tersebut sempat memicu kepanikan, seluruh penumpang berhasil selamat.

“Untuk sementara sudah dievakuasi dan tidak ada korban jiwa,” ucap Septiawan.

Tim petugas telah melakukan evakuasi perangkat elektronik menggunakan perahu karet. Pihak kepolisian melaporkan bahwa hanya satu perahu yang mengalami insiden, sementara rombongan perahu lain dalam iring-iringan Nyadran tersebut dinyatakan aman.

Imbauan Keselamatan Tradisi Nyadran

Nyadran merupakan tradisi tahunan warga Balongdowo yang digelar menjelang bulan suci Ramadhan. Meski sempat terjadi insiden, rangkaian kegiatan tetap berlanjut selama berjam-jam.

Pihak kepolisian mengimbau warga untuk tetap berhati-hati dan lebih memperhatikan kapasitas muatan perahu agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang, terutama mengingat tingginya antusiasme warga dalam menyertakan sound horeg dalam perayaan tradisi.***

Facebook Comments Box

Penulis : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Patung Raksasa Trump dan Netanyahu Hiasi Karnaval Sciacca, Refleksi Tajam Politik Dunia
Buntut Konten ‘Ghibah’, YouTuber Resbob dan Bigmo Resmi Jadi Tersangka Fitnah Azizah Salsha
Cinta Laura “Sentil” Beasiswa LPDP: Anak Orang Kaya Banget Harusnya Bayar Sendiri!
Haus Validasi Berujung Petaka, Drama Paspor WNA dan “Flexing” Fasilitas Negara Dwi Sasetyaningtyas
A Knight of the Seven Kingdoms’ – Kembalinya Keajaiban Westeros dengan Rasa yang Lebih Personal
Ubah Sampah Jadi Karya Artistik: Ika Ismurdiyahwati Gelar Pameran Tunggal “Transformation” di Bandung
Sinema Indonesia Jadi Sorotan Dunia: Berkat AI, Kualitas Produksi Sineas Lokal Diprediksi Setara Hollywood
Tampilkan Data Primer yang Akurat, Buku Ensiklopedia Sastra Nusantara tak Khawatir Tersaingi AI & Wikipedia

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:20 WIB

Patung Raksasa Trump dan Netanyahu Hiasi Karnaval Sciacca, Refleksi Tajam Politik Dunia

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:05 WIB

Buntut Konten ‘Ghibah’, YouTuber Resbob dan Bigmo Resmi Jadi Tersangka Fitnah Azizah Salsha

Selasa, 24 Februari 2026 - 16:50 WIB

Cinta Laura “Sentil” Beasiswa LPDP: Anak Orang Kaya Banget Harusnya Bayar Sendiri!

Minggu, 22 Februari 2026 - 13:47 WIB

Haus Validasi Berujung Petaka, Drama Paspor WNA dan “Flexing” Fasilitas Negara Dwi Sasetyaningtyas

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:37 WIB

A Knight of the Seven Kingdoms’ – Kembalinya Keajaiban Westeros dengan Rasa yang Lebih Personal

Berita Terbaru