JAKARTA, Mevin.ID – Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam penanganan kesehatan pascabencana dengan kembali mengerahkan 119 Relawan Tenaga Cadangan Kesehatan (TCK) Batch II. Relawan tersebut diterjunkan untuk memperkuat layanan kesehatan di Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak bencana.
Sebagai bentuk respons cepat dan sinergi di lapangan, relawan lintas profesi ini telah ditugaskan di 15 titik strategis. Mereka melayani di RSUD Aceh Tamiang serta 14 lokasi layanan kesehatan lainnya yang tersebar di berbagai titik pengungsian. Penempatan ini difokuskan untuk memastikan bahwa akses dan kualitas layanan kesehatan tetap berjalan optimal bagi masyarakat terdampak.
Misi utama para relawan TCK ini tidak hanya menjaga kontinuitas layanan kesehatan dasar, tetapi juga secara aktif menjawab berbagai kebutuhan kesehatan spesifik yang muncul pascabencana. Mulai dari pelayanan medis umum, kesehatan ibu dan anak, penanganan penyakit pascabencana, hingga dukungan kesehatan jiwa psikososial (KJPS).
Kementerian Kesehatan melalui Pusat Krisis Kesehatan terus memantau perkembangan dan kebutuhan di lapangan secara ketat. Pemantauan ini bertujuan memastikan bahwa dukungan sumber daya kesehatan, baik tenaga, logistik, maupun fasilitas, tersedia secara memadai dan tepat sasaran sesuai dengan dinamika kondisi di Aceh Tamiang.
“Pengiriman TCK Batch II ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah, dalam hal ini Kemenkes, untuk senantiasa hadir dan melindungi kesehatan masyarakat, khususnya dalam situasi pascabencana. Keberadaan relawan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dan mempercepat pemulihan,” demikian keterangan resmi Kemenkes RI.
Dengan tambahan kekuatan ini, diharapkan ketangguhan sistem kesehatan di Aceh Tamiang semakin meningkat, dan masyarakat terdampak bencana dapat segera pulih dan kembali beraktivitas dengan sehat.***
Editor : Atep K


























