Kemenkes Kerahkan 119 Relawan TCK Batch II ke Wilayah Pasca Bencana Aceh Tamiang 

- Redaksi

Senin, 12 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mevin.ID – Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam penanganan kesehatan pascabencana dengan kembali mengerahkan 119 Relawan Tenaga Cadangan Kesehatan (TCK) Batch II. Relawan tersebut diterjunkan untuk memperkuat layanan kesehatan di Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak bencana.

Sebagai bentuk respons cepat dan sinergi di lapangan, relawan lintas profesi ini telah ditugaskan di 15 titik strategis. Mereka melayani di RSUD Aceh Tamiang serta 14 lokasi layanan kesehatan lainnya yang tersebar di berbagai titik pengungsian. Penempatan ini difokuskan untuk memastikan bahwa akses dan kualitas layanan kesehatan tetap berjalan optimal bagi masyarakat terdampak.

Misi utama para relawan TCK ini tidak hanya menjaga kontinuitas layanan kesehatan dasar, tetapi juga secara aktif menjawab berbagai kebutuhan kesehatan spesifik yang muncul pascabencana. Mulai dari pelayanan medis umum, kesehatan ibu dan anak, penanganan penyakit pascabencana, hingga dukungan kesehatan jiwa psikososial (KJPS).

Kementerian Kesehatan melalui Pusat Krisis Kesehatan terus memantau perkembangan dan kebutuhan di lapangan secara ketat. Pemantauan ini bertujuan memastikan bahwa dukungan sumber daya kesehatan, baik tenaga, logistik, maupun fasilitas, tersedia secara memadai dan tepat sasaran sesuai dengan dinamika kondisi di Aceh Tamiang.

“Pengiriman TCK Batch II ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah, dalam hal ini Kemenkes, untuk senantiasa hadir dan melindungi kesehatan masyarakat, khususnya dalam situasi pascabencana. Keberadaan relawan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dan mempercepat pemulihan,” demikian keterangan resmi Kemenkes RI.

Dengan tambahan kekuatan ini, diharapkan ketangguhan sistem kesehatan di Aceh Tamiang semakin meningkat, dan masyarakat terdampak bencana dapat segera pulih dan kembali beraktivitas dengan sehat.***

Facebook Comments Box

Editor : Atep K

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasca OTT Depok: Ruang Pimpinan PN Disegel KPK, PT Bandung Ajukan Pengisian Jabatan Kosong
OTT Depok: KPK Amankan Ketua dan Wakil Ketua PN Terkait Sengketa Lahan Anak Usaha Kemenkeu
Tagih Hak Lingkungan Sehat, Warga Rawa Buntu Layangkan Gugatan Rp21,6 Miliar Terkait Polusi Sampah
Pramono Anung ke Andra Soni: Kalau Tangsel Belum Bisa Atasi Sampah, Jakarta Siap Bantu!
Status BPJS PBI Tiba-tiba Nonaktif? Dirut BPJS Kesehatan: Itu Wewenang Kemensos, Bukan Kami!
Langkah Awal Pengurus Baru Alumni Farmasi Pancasila: Pererat Silaturahmi, Bangun Sinergi dengan Almamater
Heboh Penonaktifan BPJS PBI, Mensos Gus Ipul Tegaskan Rumah Sakit Dilarang Tolak Pasien!
Waspada! BMKG Terbitkan Status Siaga Hujan Lebat di Jabodetabek 6-7 Februari, Wilayah Ini Berpotensi Banjir

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:07 WIB

Pasca OTT Depok: Ruang Pimpinan PN Disegel KPK, PT Bandung Ajukan Pengisian Jabatan Kosong

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:05 WIB

OTT Depok: KPK Amankan Ketua dan Wakil Ketua PN Terkait Sengketa Lahan Anak Usaha Kemenkeu

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:58 WIB

Tagih Hak Lingkungan Sehat, Warga Rawa Buntu Layangkan Gugatan Rp21,6 Miliar Terkait Polusi Sampah

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:51 WIB

Pramono Anung ke Andra Soni: Kalau Tangsel Belum Bisa Atasi Sampah, Jakarta Siap Bantu!

Jumat, 6 Februari 2026 - 14:26 WIB

Status BPJS PBI Tiba-tiba Nonaktif? Dirut BPJS Kesehatan: Itu Wewenang Kemensos, Bukan Kami!

Berita Terbaru