Kemenkop Siap Luncurkan 10 Desa Jadi Pilot Project Koperasi Desa Merah Putih

- Redaksi

Selasa, 11 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi ​​​memimpin rapat koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk menindaklanjuti rencana  pembentukan 70 ribu Koperasi Desa Merah Putih di Jakarta, Kamis (6/3/2025).

Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi ​​​memimpin rapat koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk menindaklanjuti rencana pembentukan 70 ribu Koperasi Desa Merah Putih di Jakarta, Kamis (6/3/2025).

Jakarta, Mevin.ID  – Kementerian Koperasi  (Kemenkop) tengah mempersiapkan peluncuran program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Sebanyak 10 desa akan dipilih sebagai lokasi uji coba (pilot project) untuk program ini. Pemilihan desa tersebut didasarkan pada tingkat kesiapan masing-masing wilayah.

Staf Ahli Menkop Bidang Kebijakan Publik, Koko Haryono, menyatakan bahwa progres persiapan program ini telah mencapai 80%. Saat ini, Kemenkop sedang mematangkan regulasi dan menyusun petunjuk teknis untuk operasional Kopdes Merah Putih.

“Kurang lebih 80% persiapan sudah selesai, tinggal finalisasi. Untuk proses bisnisnya, kami masih berkoordinasi dengan kementerian teknis terkait,” ujar Koko usai audiensi dengan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) dan Papdesi di Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (10/3/2025).

Konsep Kopdes Merah Putih

Kopdes Merah Putih akan memiliki tujuh gerai yang menyediakan berbagai layanan, seperti kantor desa, gerai sembako, klinik desa, apotek desa, cold storage, dan logistik. Program ini juga melibatkan kolaborasi dengan sejumlah kementerian dan lembaga, antara lain Kementerian Desa, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, Bapanas, Kementerian Kesehatan, Bank Himbara, dan Bulog.

“Nantinya, Kopdes akan menjadi pusat layanan terpadu bagi masyarakat desa, mulai dari urusan administrasi hingga kebutuhan pokok dan kesehatan,” jelas Koko.

Pendanaan Masih Dibahas

Sumber pendanaan untuk modal awal Kopdes Merah Putih masih dalam pembahasan. Beberapa opsi yang sedang dipertimbangkan meliputi dana desa, Bank Himbara, dan APBN.

“Kami masih mendiskusikan dengan para pihak terkait. Apakah pendanaannya bisa dari Himbara, dana desa, atau APBN. Beberapa opsi masih terbuka,” ungkap Koko.

Dukungan dari Serikat Petani Indonesia 

Serikat Petani Indonesia (SPI) menyambut baik rencana pembentukan Kopdes Merah Putih. Ketua Umum SPI, Henry Saragih, menilai langkah ini sebagai kebijakan strategis yang dapat memajukan perekonomian desa.

“Kami mengapresiasi kebijakan ini. Setelah sekian lama, pemerintah kembali menempatkan koperasi sebagai soko guru perekonomian Indonesia, khususnya di sektor pertanian, pangan, dan pedesaan,” kata Henry.

Sebelumnya, pemerintah telah mengumumkan rencana membentuk Kopdes Merah Putih di 70 ribu desa di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan untuk menampung hasil pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

“Dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden, diputuskan bahwa Kopdes Merah Putih akan dibangun di 70 ribu desa,” ujar Menteri Koperasi dan UKM, Zulkifli Hasan, usai rapat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (3/3).

Dengan persiapan yang telah mencapai 80%, Kemenkop optimis program Kopdes Merah Putih dapat segera diimplementasikan dan memberikan dampak positif bagi perekonomian desa.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rupiah Nyaris Tembus Rp17.000, Menkeu Purbaya: Tenang, Ekonomi Kita Masih Kuat!
Produksi Nikel 2026 Melorot, Sengaja Dipangkas Kementerian ESDM: Ini Alasannya 
Selamatkan Industri Tekstil, Pemerintah Bentuk BUMN Baru di Bawah Danantara Senilai Rp101 Triliun
Pemprov Jabar Rancang Skema Swap Share: Lepas Saham Kertajati demi Bandara Husein Sastranegara
Rekrutmen Kemenkes Program Penguatan Sistem Rujukan Nasional, Link Pendaftarannya di Sini
Minimarket Sumedang Wajib ‘Wakaf Hijau’? Tuntutan Syarat Izin Baru Berbasis Lingkungan Mencuat
Disindir Prabowo Soal Praktik ‘Main Mata’ di Pajak dan Bea Cukai, Menkeu Purbaya Siap Bersih-Bersih Skuad
Rahasia Gizi Super Ikan Sidat: Omega 3 Tertinggi di Dunia Versi BRIN

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 22:34 WIB

Rupiah Nyaris Tembus Rp17.000, Menkeu Purbaya: Tenang, Ekonomi Kita Masih Kuat!

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:15 WIB

Produksi Nikel 2026 Melorot, Sengaja Dipangkas Kementerian ESDM: Ini Alasannya 

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:44 WIB

Selamatkan Industri Tekstil, Pemerintah Bentuk BUMN Baru di Bawah Danantara Senilai Rp101 Triliun

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:44 WIB

Pemprov Jabar Rancang Skema Swap Share: Lepas Saham Kertajati demi Bandara Husein Sastranegara

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:34 WIB

Rekrutmen Kemenkes Program Penguatan Sistem Rujukan Nasional, Link Pendaftarannya di Sini

Berita Terbaru