Kemhan Siapkan 5 Lokasi TNI untuk Latih 2.000 ASN Jadi Komponen Cadangan

- Redaksi

Jumat, 27 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komponen Cadangan (Komcad) Berkuda melakukan defile saat gladi kotor HUT ke-80 TNI di Monas, Jakarta, Kamis (2/10/2025). Gladi kotor digelar dalam rangka persiapan HUT ke-80 TNI yang mengerahkan sekitar 140 ribu pasukan TNI pada 5 Oktober 2025. ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/bar (ANTARA FOTO/SULTHONY HASANUDDIN)

i

Komponen Cadangan (Komcad) Berkuda melakukan defile saat gladi kotor HUT ke-80 TNI di Monas, Jakarta, Kamis (2/10/2025). Gladi kotor digelar dalam rangka persiapan HUT ke-80 TNI yang mengerahkan sekitar 140 ribu pasukan TNI pada 5 Oktober 2025. ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/bar (ANTARA FOTO/SULTHONY HASANUDDIN)

JAKARTA, Mevin.ID – Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI mulai mematangkan persiapan pembentukan Komponen Cadangan (Komcad) dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN). Sebanyak 2.000 ASN pada gelombang pertama dijadwalkan akan menjalani pelatihan kemiliteran di lima lokasi pendidikan milik TNI.

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, merinci bahwa lokasi pelatihan tersebut tersebar di berbagai satuan pendidikan lintas matra.

“Pelaksanaan pelatihan gelombang pertama direncanakan berlangsung di beberapa lokasi pendidikan, antara lain di Pusdikkes, Skadik 301, Pusbahasa AU, Kodam Jaya, dan Pasmar 1,” ujar Rico seperti dikutip dari Antara di Jakarta, Kamis (26/2/2026).

Kurikulum dan Jadwal Pelatihan

Para abdi negara ini tidak hanya akan dibekali materi teori, tetapi juga praktik lapangan mengenai dasar-dasar kemiliteran. Program ini bertujuan untuk memperkuat mental dan disiplin ASN dalam bingkai pertahanan negara.

Berikut adalah poin penting terkait pelaksanaan pelatihan:

  • Waktu Pelaksanaan: Dimulai pada April 2026.
  • Durasi: Berlangsung selama kurang lebih 1,5 bulan.
  • Materi: Dasar-dasar pelatihan kemiliteran (praktik dan teori).

Kuota dan Target Peserta

Secara keseluruhan, Kemhan membuka kuota sebanyak 4.000 orang bagi ASN dari seluruh kementerian dan lembaga. Program ini dibagi menjadi dua tahapan besar:

  • Gelombang Pertama (April 2026): Target 2.000 peserta.
  • Gelombang Kedua (Pertengahan 2026): Target 2.000 peserta.

Hingga hari Kamis ini, tercatat sudah ada 987 ASN yang mendaftarkan diri untuk gelombang pertama. Brigjen Rico optimistis jumlah ini akan terus meningkat signifikan mendekati tenggat waktu pembukaan di bulan April mendatang.

Memupuk Nasionalisme

Melalui program Komcad ini, pemerintah berharap para ASN tidak hanya kompeten secara birokrasi, tetapi juga memiliki ketahanan mental yang kuat.

“Kami mengharapkan dengan adanya pelatihan ini, seluruh ASN dapat memiliki semangat dan jiwa nasionalisme yang sama untuk mengabdi kepada masyarakat dan negara,” pungkas Rico.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Badai OTT di Cilacap: KPK Amankan Bupati Syamsul Auliya dan 26 Orang Lainnya
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Alami Luka Bakar 24 Persen
DK PBB Memanas! AS Bentrok dengan Rusia-China Soal Nuklir Iran
BREAKING NEWS : KPK Gelar OTT di Cilacap, Bupati Syamsul Auliya Rachman Diamankan
Babak Akhir Polemik Ijazah Jokowi: Usai Bertemu Wapres Gibran, Rismon Sianipar Akui Temuannya Keliru
Ujian Kesabaran Jokowi: Rekonsiliasi atau Penegakan Hukum dalam Kasus Rismon Sianipar?
687 Orang Tewas Akibat Serangan Israel, Termasuk 98 Anak-Anak dan Paramedis
Dunia di Ambang Perang Baru: Rudal Inggris Hantam Bryansk, Rusia Tuduh London Terlibat Langsung

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:40 WIB

Badai OTT di Cilacap: KPK Amankan Bupati Syamsul Auliya dan 26 Orang Lainnya

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:48 WIB

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Alami Luka Bakar 24 Persen

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:05 WIB

DK PBB Memanas! AS Bentrok dengan Rusia-China Soal Nuklir Iran

Jumat, 13 Maret 2026 - 16:57 WIB

BREAKING NEWS : KPK Gelar OTT di Cilacap, Bupati Syamsul Auliya Rachman Diamankan

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:17 WIB

Babak Akhir Polemik Ijazah Jokowi: Usai Bertemu Wapres Gibran, Rismon Sianipar Akui Temuannya Keliru

Berita Terbaru