Kenalkan! Sayyid Aang, Bocah 10 Tahun Asal Ciamis yang Jago Public Speaking

- Redaksi

Minggu, 15 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIAMIS, Mevin.ID – Sayyid Romidzauq yang biasa dipanggil Aang dari Kabupaten ciamis, Jawa Barat, tampak berbeda dengan anak-anak seusianya. Bocah berusia 10 tahun, yang masih duduk di kelas 5 SD ini telah mencapai Potensi diri yang optimal, terutama dalam hal public speaking.

Kemampuan berbicara Aang di depan khalayak yang luar biasa itu dapat dilihat dari berbagai unggahan akun media sosial berbagai platform, seperti TikTok dan Instagram.

Seperti pada unggahan video TikTok @rivankurr, putra dari Deni Wahyu Jayadi pemilik akun TikTok @DeniWeje_Tukang Ulin founder @SAKOLA MOTEKAR, Aang begitu cakap berbicara layaknya orang dewasa dengan gaya retorika intelektual.

Dari pembahasan tema yang disampaikan dalam sebuah forum pertemuan, Aang dinilai punya mimpi yang luar biasa tinggi, memiliki ketertarikan menjadi seorang tokoh intelektual.

Dalam paparan itu, sosok Sabrang Damar Panuluh (Noe), yak tak lain adalah eks vokalis band Letto, menjadi salah satu sumber inspirasi bagi Aang. Diketahui, tokoh inspiratif yang kerap disapa Mas Sabrang ini juga dipercaya manggung di pelataran elite pemerintahan sebagai wakil menteri.

“Terinspirasi dari mas sabrang dan punya mimpi kuliah di UGM buat mendalami ilmu filsafat di usia 19thn nantinya, dengan dorongan karena filsafat adalah ibunya ilmu,” tulis Rivan Kurr, dikutip Minggu (15/2/2026).

“Salutt gatuu anak 10thn tau itu meskipun dengan keterbatasan financial tapi ia punya keyakinan bahwa berawal dari mimpi apapun bisa terjadi, yang lebih salutnya bukan hanya soal mimpi Tapi ia membuktikan kesungguhan mimpi itu,” lanjutnya.

Sakola Motekar

Hal unik terjadi di Kampung Cibunar, Desa Sukajadi, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Anak-anak desa berinisiatif membangun forum rutin nonformal bernama Sakola Motekar (Modal Tekad Kadaék Rampak) yang diinisiasi oleh Deni Weje.

Mengutip baledesa.com, Sakola Motekar merupakan sekolah nonformal yang bertujuan memfasilitasi tindakan hasil kesepakatan bersama setelah diskusi berlangsung.

Deni menjelaskan bahwa berdirinya sekolah ini bermula dari keresahan warga yang kerap menemui jalan buntu saat berdiskusi.

“Ini bukan sekolah dengan atribut formal. Sakola Motekar hanyalah nama dari ruang gerak kepedulian. Sedikit demi sedikit kami mencoba mewujudkan hasil dari obrolan,” ujar Deni.

Ruang Kreativitas Masyarakat Desa

Menurutnya, Sakola Motekar juga kerap digunakan sebagai “media kreatif” untuk menyampaikan aspirasi hingga menyalurkan keresahan warga. Ia pun mendorong warga setempat agar bisa kompak dan bersama melalui medium berkumpul atau ngariung.

“Intinya ngariung untuk berbagi gagasan, ide, kekecewaan, dan curahan hati. Hal ini hampir hilang di lingkungan kita, terutama di desa kita,” paparnya.***

Facebook Comments Box

Penulis : Atep K

Editor : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Antrean Truk Sampah Mengular 8 KM di Jalan Siliwangi Pasca-Longsor TPST Bantargebang
Waspada Penyakit Campak saat Mudik: Mudah Menular, Kasus di Jabar Melonjak
Penemuan Jasad Sopir di Sukaraja Wetan Gegerkan Warga Jatiwangi, Korban Diduga Meninggal 4 Hari Lalu
Tiket Mudik Gratis 2026 Jabar Tersisa 1.012 Kursi: Buruan Daftar, Catat Rute dan Cara Pesannya!
Operasi Ketupat Lodaya 2026: Sebanyak 26.692 Personel Gabungan Siap Amankan Arus Mudik Lebaran di Jabar
Agim, Kursi Kosong di SMKN 4 Garut, dan Mimpi yang Tergadai di Atas Materai
Horor Flyover Pasupati, Kasus Percobaan Bunuh Diri Makin Meningkat: Ini Antisipasi Pemkot Bandung 
Geger “Lele Mentah” dalam Kotak Makan, SMAN 2 Pamekasan Tolak 1.022 Porsi Menu Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:44 WIB

Antrean Truk Sampah Mengular 8 KM di Jalan Siliwangi Pasca-Longsor TPST Bantargebang

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:00 WIB

Waspada Penyakit Campak saat Mudik: Mudah Menular, Kasus di Jabar Melonjak

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:46 WIB

Penemuan Jasad Sopir di Sukaraja Wetan Gegerkan Warga Jatiwangi, Korban Diduga Meninggal 4 Hari Lalu

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:25 WIB

Tiket Mudik Gratis 2026 Jabar Tersisa 1.012 Kursi: Buruan Daftar, Catat Rute dan Cara Pesannya!

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:53 WIB

Operasi Ketupat Lodaya 2026: Sebanyak 26.692 Personel Gabungan Siap Amankan Arus Mudik Lebaran di Jabar

Berita Terbaru