SUKABUMI, Mevin.ID – Seorang guru di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, harus dilarikan ke puskesmas setelah mengalami gejala keracunan usai mencicipi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga tidak layak konsumsi. Korban adalah Trikarsa Perba Rahayu, guru kelas 5A di SDN Bojongkopo, Kecamatan Simpenan.
Kejadian ini berlangsung pada Rabu (28/1/2026) sekitar pukul 08.30 WIB. Sebagai bagian dari prosedur standar keamanan pangan, Rahayu melakukan test food terhadap menu MBG sebelum dibagikan kepada siswa.
Saat mencicipi tahu goreng, ia merasakan rasa asam dan segera memeriksa makanan lainnya.
Dari pemeriksaan, ditemukan kondisi makanan yang memprihatinkan: tahu dalam wadah (food tray) tampak ditumbuhi jamur putih, bahkan terdapat benda asing seperti staples di dalamnya.
Akibat mengonsumsi makanan tersebut, sekitar 30 menit kemudian Rahayu mengalami mual, pusing, sesak napas akut, hingga mengeluarkan keringat dingin. Pasien datang dengan keluhan medis seperti rasa kebas, mual, dan sesak napas.
Ia segera dilarikan ke Puskesmas Simpenan dan mendapat pertolongan oksigen serta infus.
Beruntung, karena kewaspadaan Rahayu, seluruh siswa di kelas 5A tidak jadi mengonsumsi makanan tersebut dan terhindar dari keracunan.
Saat ini, kondisi Rahayu telah membaik dan ia memilih menjalani pemulihan di rumah.
Video yang beredar di media sosial juga menunjukkan kondisi makanan yang tidak higienis. Narator dalam video itu menyampaikan kritik.
Peristiwa keracunan MBG di Sukabumi ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap kualitas dan kebersihan makanan yang disajikan dalam program pemerintah, khususnya yang ditujukan untuk anak sekolah.***
Penulis : Atep K
Editor : Bar Bernad


























