Purwakarta, Mevin.ID – Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, menginstruksikan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta untuk menggunakan produk lokal UMKM dalam setiap acara kedinasan.
Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 100.3.4/106-DKUPP/2025.4 yang diterbitkan pada 7 Maret 2025.
“Surat Edaran ini telah disampaikan kepada Kepala Perangkat Daerah, Camat, Pimpinan BUMD, Kepala Desa, dan Lurah se-Kabupaten Purwakarta,” ujar Bupati yang akrab disapa Om Zein, Rabu (12/3).
Fokus pada Makanan, Minuman, dan Souvenir Lokal
Dalam surat edaran tersebut, Bupati menegaskan bahwa makanan dan minuman yang disajikan dalam acara kedinasan, seperti rapat dan pertemuan, wajib menggunakan produk yang diproduksi oleh UMKM lokal.
“Makanan dan minuman yang disajikan harus memiliki kualitas baik dan higienis,” tegas Om Zein.
Selain itu, untuk acara kedinasan yang memerlukan pemberian souvenir atau hadiah, diutamakan menggunakan produk lokal yang dihasilkan oleh UMKM setempat.
“Souvenir dan hadiah harus memiliki nilai budaya dan khas Kabupaten Purwakarta,” tambahnya.
Tujuan Kebijakan
Bupati menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk mendukung pemberdayaan ekonomi lokal, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mendorong pertumbuhan UMKM, serta memperkuat identitas budaya daerah Kabupaten Purwakarta.
“Dengan menggunakan produk lokal, kita turut membangun perekonomian daerah dan memperkenalkan kekayaan budaya Purwakarta,” ujarnya.
Produk Lokal Unggulan Purwakarta
Kabupaten Purwakarta dikenal memiliki beragam produk makanan dan minuman lokal yang berkualitas. Beberapa di antaranya adalah:
- Minuman: Teh Wanayasa, Teh Bojong, Teh Darangdan, Teh Kiarapedes, dan Teh Pondoksalam.
- Makanan: Gula cikeris, opak, rengginang, semprong, dan kue ali, serta berbagai makanan khas Purwakarta lainnya.
Dengan kebijakan ini, diharapkan UMKM lokal dapat semakin berkembang dan dikenal luas, sekaligus memperkuat rasa bangga masyarakat Purwakarta terhadap produk-produk daerahnya.
Dukungan untuk UMKM
Kebijakan penggunaan produk lokal dalam acara kedinasan ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi instansi lain dan masyarakat umum untuk lebih memprioritaskan produk lokal.
“Ini adalah langkah kecil yang memiliki dampak besar bagi pertumbuhan ekonomi dan budaya kita,” pungkas Om Zein.
Dengan komitmen Pemkab Purwakarta, diharapkan UMKM lokal dapat semakin maju dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.***


























