Ketegangan Timur Tengah: 4 Kapal Pertamina Terpantau di Zona Merah, 2 Berada di Selat Hormuz

- Redaksi

Rabu, 4 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertamina menegaskan fokus utama saat ini adalah memastikan keselamatan awak kapal dan keamanan aset perusahaan yang berada di kawasan tersebut. Ilustrasi (Arsip Pertamina).

i

Pertamina menegaskan fokus utama saat ini adalah memastikan keselamatan awak kapal dan keamanan aset perusahaan yang berada di kawasan tersebut. Ilustrasi (Arsip Pertamina).

JAKARTA, Mevin.ID– Eskalasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran membuat PT Pertamina (Persero) meningkatkan kewaspadaan tingkat tinggi.

Pasalnya, empat kapal milik perusahaan pelat merah tersebut saat ini terdeteksi berada di kawasan konflik, dengan dua di antaranya berada tepat di jalur vital, Selat Hormuz.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengonfirmasi posisi kapal-kapal tersebut dan memastikan perusahaan terus melakukan pemantauan intensif selama 24 jam.

“Untuk di Selat Hormuz memang benar ada dua kapal Pertamina yang masih berada di sana. Total mungkin ada empat, tapi yang dua lagi berada di luar Selat Hormuz,” ujar Baron saat ditemui di Grha Pertamina, Jakarta, Selasa (3/3/2026) malam.

Prioritas: Keselamatan Awak dan Keamanan Aset

Di tengah dentuman meriam dan ancaman rudal di kawasan tersebut, Pertamina menegaskan bahwa keselamatan manusia adalah prioritas mutlak. Baron memastikan bahwa hingga saat ini, seluruh awak kapal dalam kondisi aman dan operasional aset tetap terkendali.

“Fokus utama kami adalah memastikan keselamatan dari para awak kapal, kemudian juga terkait dengan aset kapal yang berada di sana,” tegasnya.

Untuk memitigasi risiko, Pertamina melakukan koordinasi lintas sektoral, termasuk dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dan otoritas terkait guna memastikan jalur aman bagi kru dan armada mereka.

3 Unit Bisnis Strategis dalam Pantauan Ketat

Dinamika di Timur Tengah secara langsung berdampak pada tiga pilar bisnis strategis Pertamina yang bersinggungan dengan jalur distribusi energi global:

  1. PT Pertamina International Shipping (PIS): Terkait aktivitas pengangkutan energi di perairan internasional.

  2. Pertamina Internasional EP (PIEP): Mengelola operasi hulu (eksplorasi) di Basra, Irak.

  3. Pertamina Patra Niaga: Bertanggung jawab atas pengadaan minyak mentah dan produk BBM dari sumber-sumber di Timur Tengah.

Meski situasi geopolitik memanas, Pertamina mengimbau masyarakat untuk tidak panik. Perusahaan memastikan bahwa stok BBM nasional masih dalam kategori aman dengan tingkat ketahanan hingga 23 hari, cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri termasuk menyambut persiapan Lebaran.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Sumber Berita: cnn

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Update OTT Cilacap: KPK Sita Sejumlah Uang Tunai
Badai OTT di Cilacap: KPK Amankan Bupati Syamsul Auliya dan 26 Orang Lainnya
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Alami Luka Bakar 24 Persen
DK PBB Memanas! AS Bentrok dengan Rusia-China Soal Nuklir Iran
BREAKING NEWS : KPK Gelar OTT di Cilacap, Bupati Syamsul Auliya Rachman Diamankan
Babak Akhir Polemik Ijazah Jokowi: Usai Bertemu Wapres Gibran, Rismon Sianipar Akui Temuannya Keliru
Ujian Kesabaran Jokowi: Rekonsiliasi atau Penegakan Hukum dalam Kasus Rismon Sianipar?
687 Orang Tewas Akibat Serangan Israel, Termasuk 98 Anak-Anak dan Paramedis

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:43 WIB

Update OTT Cilacap: KPK Sita Sejumlah Uang Tunai

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:40 WIB

Badai OTT di Cilacap: KPK Amankan Bupati Syamsul Auliya dan 26 Orang Lainnya

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:48 WIB

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Alami Luka Bakar 24 Persen

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:05 WIB

DK PBB Memanas! AS Bentrok dengan Rusia-China Soal Nuklir Iran

Jumat, 13 Maret 2026 - 16:57 WIB

BREAKING NEWS : KPK Gelar OTT di Cilacap, Bupati Syamsul Auliya Rachman Diamankan

Berita Terbaru

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (2/12/2025). ANTARA/Rio Feisal.

Berita

Update OTT Cilacap: KPK Sita Sejumlah Uang Tunai

Jumat, 13 Mar 2026 - 20:43 WIB