Ketua FK3I Pusat Sindir DPRD Kota Bandung & Komisi IV DPR RI: “Jangan Tidur Saat Rakyat dan Satwa Menjerit”

- Redaksi

Rabu, 10 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, Mevin.ID – Ketua Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia (FK3I) Pusat, Dedi Kurniawan, menyoroti diamnya para wakil rakyat terkait polemik berkepanjangan Bandung Zoo yang sudah berlangsung empat bulan.

Menurutnya, baik DPRD Kota Bandung maupun Komisi IV DPR RI seolah tak hadir mengawasi maupun memediasi persoalan yang menyangkut keselamatan satwa dan masa depan kawasan hijau di Taman Sari.

“Wakil rakyat jangan tidur ketika rakyat dan satwa menunggu kepastian,” ujarnya.

Konflik Dua Yayasan, Kebijakan Diabaikan, Pemerintah Daerah Dinilai Lalai

Dedi menilai konflik internal dua yayasan yang berebut kendali Bandung Zoo justru dibiarkan berlarut-larut hingga mengorbankan banyak pihak. Ia menuding ada kebijakan yang diabaikan, pembiaran berkepanjangan, bahkan indikasi tindakan melampaui kewenangan oleh Pemkot Bandung melalui BKAD. Ia juga menyebut Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan—khususnya Dirjen KSDAE—tidak serius menangani persoalan ini.

“Semua masalah ini tidak pernah menjadi isu formal dalam rapat-rapat DPRD. Seolah tidak penting, padahal dampaknya besar,” kata Dedi.

Satwa Terancam, Warga Taman Sari Terimbas, Karyawan Terdampak

Menurut FK3I, konflik ini tidak boleh hanya dilihat sebagai perebutan pengelolaan. Ada nyawa dan kehidupan yang terdampak:

  • satwa yang statusnya milik negara dan kini terancam kesejahteraannya,
  • warga Taman Sari yang penghidupannya bergantung pada operasional kebun binatang,
  • serta karyawan Bandung Zoo yang terkatung-katung tanpa kepastian.

“Eksekutif terlihat lambat, bahkan terindikasi masuk terlalu jauh dalam konflik. Ini harus segera dihentikan,” tegas Dedi.

Tuntutan FK3I: Buka Kembali Bandung Zoo, Legislatif Harus Bergerak

FK3I meminta langkah konkret dari legislatif: mendesak pembukaan kembali Bandung Zoo sebagai ruang edukasi sekaligus sumber pendapatan untuk pakan satwa dan gaji karyawan.

Dedi menyatakan, FK3I sejak tiga bulan lalu telah melakukan penggalangan dana untuk pakan satwa dan advokasi nonlitigasi. Namun upaya tersebut tidak cukup jika pemerintah terus menutup telinga.

“Birokrat sudah kami desak, tapi seakan tidak ada yang mau mendengar,” ujarnya.

Ancaman Aksi Jalanan: “Sampai Menang”

Karena tak ada respons memadai, FK3I berencana menggelar konsolidasi besar bersama kader konservasi, pecinta alam, pegiat lingkungan, dan pengamat konservasi. Arah gerakannya jelas: aksi turun ke jalan.

“Kami akan turun ke jalan sampai menang,” tutupnya.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kecam Rencana Wali Kota Bandung, FK3I: Menghilangkan Satwa di Bandung Zoo Itu Menggelikan!
Nasib Bandung Zoo, Wali Kota Farhan Kaji 3 Opsi, Termasuk Diubah Jadi Ruang Terbuka Hijau Murni
Tarumajaya Bekasi Terendam Banjir Hingga 1 Meter, Warga Nantikan Bantuan BPBD
Polda Jabar Lacak Pelaku Teror Pembunuhan Thom Haye dan Keluarga
Pemprov Jabar Ambil Alih Pembongkaran Teras Cihampelas, Wali Kota Farhan Siapkan Izin
Warga Soreang Lega! Proyek Perumahan Kampung Legok Keas Resmi Dihentikan Sementara oleh DLH
Ciremai Terancam “Gundul”, Gubernur Jabar Protes Keras Bisnis Wisata di Kawasan Taman Nasional
Polemik Dana Bayar Utang Rp 621 Miliar: Gubernur vs Bappeda Jabar Berselisih Keterangan

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:00 WIB

Kecam Rencana Wali Kota Bandung, FK3I: Menghilangkan Satwa di Bandung Zoo Itu Menggelikan!

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:50 WIB

Nasib Bandung Zoo, Wali Kota Farhan Kaji 3 Opsi, Termasuk Diubah Jadi Ruang Terbuka Hijau Murni

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:30 WIB

Polda Jabar Lacak Pelaku Teror Pembunuhan Thom Haye dan Keluarga

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:41 WIB

Pemprov Jabar Ambil Alih Pembongkaran Teras Cihampelas, Wali Kota Farhan Siapkan Izin

Selasa, 13 Januari 2026 - 13:13 WIB

Warga Soreang Lega! Proyek Perumahan Kampung Legok Keas Resmi Dihentikan Sementara oleh DLH

Berita Terbaru