Jakarta, Mevin.ID – Kinerja Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan (Imipas) Jenderal (HOR) Agus Andrianto kembali mendapat apresiasi publik. Kali ini, dukungan datang dari Pemuda Muslimin Indonesia (PMI) Cabang Jakarta Utara yang menilai Agus sebagai figur yang membawa transformasi nyata dalam pelayanan imigrasi dan pemasyarakatan.
Penghargaan Tokoh Transformasi Pelayanan Imigrasi dan Permasyarakatan yang diterima Agus pada ajang Detikcom Awards 2025 di The Westin Jakarta, Selasa (25/11), dinilai bukan sekadar seremoni.
Bagi Ketua Umum PMI Cabang Jakarta Utara, Oloan Gani, gelar tersebut merefleksikan perubahan besar yang sudah terlihat sejak awal masa pemerintahan Prabowo–Gibran.
“Sejak dilantik, Menteri Agus langsung menunjukkan karakter pemimpin dengan visi ke depan. Ia bergerak cepat dan terukur,” ujar Oloan Gani, Jumat (28/11/2025).
13 Program Akselerasi yang Dipantau Langsung Menteri
Menurut Oloan, terobosan awal Agus terlihat dari peluncuran 13 Program Akselerasi Kementerian Imipas. Program-program tersebut tidak hanya didelegasikan, tetapi disupervisi langsung oleh sang menteri—mulai dari monitoring, controlling, pembinaan, hingga evaluasi.
“Esensi supervisi itu penting. Menteri Agus turun langsung memastikan program berjalan, demi mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” lanjutnya.
Transformasi Layanan: Dari Digitalisasi hingga Golden Visa
Di bidang imigrasi, Agus memimpin percepatan transformasi digital. Sejumlah inovasi lahir, termasuk:
- Aplikasi All Indonesia,
- Layanan Golden Visa,
- Immigration Lounge di sejumlah bandara,
- Perluasan autogate dan peningkatan sistem pelayanan publik.
Semua langkah tersebut, kata Oloan, membuat layanan imigrasi lebih mudah, cepat, dan ramah pengguna.
Reformasi Pemasyarakatan dan Penerimaan Negara
Perubahan juga terjadi di sektor pemasyarakatan. Program pemberdayaan warga binaan, peningkatan kapasitas lapas, serta optimalisasi aset negara — termasuk lahan Nusakambangan — mulai menunjukkan hasil.
Dampaknya terukur. Hingga pertengahan November 2025, PNBP Kemenimipas menembus Rp 9,2 triliun.
“Ini membuktikan reformasi birokrasi berjalan efektif. Dalam satu tahun, kinerja Kementerian Imipas di bawah Agus Andrianto sangat produktif dan berdampak langsung bagi negara,” tegas Oloan.
Dengan capaian tersebut, PMI Jakarta Utara menilai Agus sebagai salah satu menteri dengan performa paling progresif di kabinet Prabowo–Gibran.***
Penulis : Fathur Rachman
Editor : Pratigto


























