Kisah Ahmad, Kembali Bersekolah Setelah Sempat Bicara Langsung Ke Wapres Gibran

- Redaksi

Minggu, 26 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ahmad bertemu dan berbicara langsung dengan Wapres Gibran Rakabuming

i

Ahmad bertemu dan berbicara langsung dengan Wapres Gibran Rakabuming

Tanggerang, Mevin.ID – Setelah setahun berhenti sekolah, Ahmad Zuhdi Nagachi (13), seorang anak berusia 13 tahun asal Palembang, kini bisa kembali merasakan bangku pendidikan.

Ahmad yang hanya tinggal bersama ibunya, Mona Latia (34), di kontrakan sederhana di Jalan MT Haryono, Sukasari, Kota Tangerang, mendapatkan bantuan sekolah gratis dari Pemerintah Kota Tangerang.

Ahmad Bersama Ibunya Mona Latia saat Berdagang Es teh (Foto : tanggerangkota.go.id)

Kisah perjuangan Ahmad dimulai ketika ia dan ibunya pindah dari Palembang ke Jakarta. Sebelumnya, ia sempat tinggal bersama kakeknya di Palembang, lalu mengikuti pamannya di Lampung. Namun, Ahmad mengaku tidak betah dan memilih menyusul ibunya ke Jakarta.

Saat itu, usaha untuk memindahkan sekolah Ahmad di Jakarta terhambat karena proses administrasi yang rumit.

Beberapa bulan lalu, Mona dan Ahmad pindah ke Tangerang demi mencari peluang baru. Namun, karena baru menetap sekitar tiga bulan, Ahmad belum sempat mendaftar sekolah hingga akhirnya sebuah momen yang tak terduga terjadi pada hari itu, Jumat (24/1) di Kota Tangerang.

Pertemuan Ahmad dengan Wakil Presiden Gibran

Saat Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Kota Tangerang dalam sebuah acara yang berlokasi tidak jauh dari tempat ibunya berdagang.

Ahmad memberanikan diri bertemu dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan Menyampaikan Permintaan Ingin Sekolah

Dengan penuh keberanian, Ahmad berlari mendekati Gibran, bersalaman, dan langsung meminta bantuan agar bisa kembali bersekolah.

“Saya lari ke Pak Gibran, pertama saya salim, saya foto, habis itu saya datengin ke mobilnya tuh, saya toel, saya bilang, ‘Pak Gibran, saya minta sekolah,” cerita Ahmad soal pertemuannya dengan Gibran seperti dilansir dari laman reami Pemkot Tanggerang.

“Terus tuh kata pak Gibran itu, minta urusin sama pak wali kota gitu,” ungkap Ahmad, saat ditemui di tempat ibunya berdagang.

Permintaan sederhana itu mendapatkan respons positif. Tak lama setelah itu, Mona dihubungi oleh, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, dalam hal ini Dinas Pendidikan, yang menginformasikan bahwa Ahmad akan segera difasilitasi untuk bersekolah.

Proses administrasi pun langsung ditindaklanjuti, dan Ahmad diterima di SD Negeri 15 Tangerang. Ia dijadwalkan mulai aktif bersekolah pada Kamis, 30 Januari 2025.

Akhirnya Ahmad akan bersekolah kembali setelah Pemkot Tanggerang Gerak Cepat Fasilitasi Sekolah Gratis buat Ahmad

Harapan dan Rasa Syukur Keluarga Ahmad

Mona Latia, sang ibu, merasa sangat terbantu dengan upaya pemerintah.

“Alhamdulillah, anak saya akhirnya bisa sekolah lagi. Pemerintah Kota Tangerang mempermudah prosesnya meski kami bukan warga Tangerang. Ini sangat berarti untuk kami,” ungkap Mona dengan penuh rasa syukur.

Ahmad sendiri mengaku senang bisa kembali bersekolah.

“Senang banget. Saya kangen belajar dan punya teman-teman baru. Harapan saya, semoga saya bisa menjadi TNI untuk membela negara dan membahagiakan orang tua,” ujarnya penuh semangat.

Ahmad Bersama Ibunya Mona Latia Berdagang Es teh (Foto : tanggerangkota.go.id)

Ahmad juga memberikan pesan untuk anak-anak lain di Tangerang agar semangat mengejar pendidikan.

“Semoga teman-teman di Tangerang bisa cepat sekolah juga, dengan biaya murah atau gratis, supaya jadi orang yang sukses,” ungkapnya.

Dukungan Pemerintah untuk Pendidikan

Sementara itu, Pj Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, menyatakan, pihaknya berkomitmen mendukung pendidikan untuk semua anak, tanpa memandang latar belakang mereka.

“Kami ingin memastikan semua anak memiliki akses pendidikan yang layak. Kasus Ahmad ini menunjukkan, kami akan selalu siap membantu siapa pun yang membutuhkan,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seri 3 – Tarif, Kuota, dan Realitas Baru Perdagangan Indonesia–Amerika
Tapanuli Tengah Resilience: Saat Kearifan Batak Menjadi Fondasi Bangkit dari Bencana
Jakarta di Tengah Riak Perang: Ketika Geopolitik Global Mengetuk Pintu Dapur Warga
Seri 2 – Tarif, Kuota, dan Realitas Baru Perdagangan Indonesia–Amerika
“Panen” OTT di Awal 2026, Bukti Kegagalan Regenerasi Integritas Kepala Daerah
Dari Leuwigajah ke Bantargebang: Krisis Pengelolaan Sampah yang Tak Pernah Selesai
Langkah Progresif Trump dan Prabowo
Seri 1 – Tarif, Kuota, dan Realitas Baru Perdagangan Indonesia–Amerika

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:00 WIB

Seri 3 – Tarif, Kuota, dan Realitas Baru Perdagangan Indonesia–Amerika

Kamis, 12 Maret 2026 - 23:53 WIB

Tapanuli Tengah Resilience: Saat Kearifan Batak Menjadi Fondasi Bangkit dari Bencana

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:22 WIB

Jakarta di Tengah Riak Perang: Ketika Geopolitik Global Mengetuk Pintu Dapur Warga

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:24 WIB

Seri 2 – Tarif, Kuota, dan Realitas Baru Perdagangan Indonesia–Amerika

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:39 WIB

“Panen” OTT di Awal 2026, Bukti Kegagalan Regenerasi Integritas Kepala Daerah

Berita Terbaru

Daerah

Wagub Jabar Resmi Berangkatkan Peserta Mudik Gratis 2026

Jumat, 13 Mar 2026 - 11:54 WIB