Komisi I DPR Desak Kemlu RI Gerak Cepat Tangani Bajak Laut Penculik ABK WNI Gabon

- Redaksi

Selasa, 13 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mevin.ID – Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKB, Syamsu Rizal, mendesak Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk segera mengambil langkah cepat dan terukur dalam menangani kasus penculikan empat Warga Negara Indonesia (WNI) oleh bajak laut di perairan Gabon, Afrika Tengah.

Menurut politisi yang akrab disapa Daeng Ical itu, pemerintah tidak boleh berlama-lama dalam memverifikasi informasi. Jika kabar penculikan terbukti benar, maka tindakan penyelamatan harus segera dieksekusi dengan koordinasi yang solid.

“Keselamatan empat WNI harus menjadi prioritas utama. Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Luar Negeri, harus bergerak cepat dan tidak boleh lamban menghadapi situasi seperti ini,” tegas Syamsu Rizal, Selasa (13/1/2026).

Koordinasi Lintas Lembaga dan Pemerintah Setempat

Daeng Ical menekankan pentingnya koordinasi intensif baik di dalam negeri maupun dengan otoritas Gabon dan mitra internasional. Langkah ini dianggap krusial untuk memastikan upaya penyelamatan berjalan efektif.

“Kemenlu harus segera melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, termasuk dengan aparat keamanan dan pemerintah negara setempat, agar langkah yang diambil tepat dan efektif,” ujarnya.

Belajar dari Keberhasilan Operasi MV Sinar Kudus

Politisi asal Dapil Sulawesi Selatan I itu mengingatkan bahwa Indonesia memiliki pengalaman berharga dalam menangani krisis serupa, yakni operasi pembebasan kapal MV Sinar Kudus dari bajak laut Somalia pada tahun 2011.

“TNI memiliki pengalaman berharga dalam operasi penyelamatan WNI di luar negeri, seperti pada kasus MV Sinar Kudus. Pengalaman tersebut harus menjadi modal penting jika diperlukan langkah-langkah khusus demi menyelamatkan saudara-saudara kita,” jelasnya.

Transparansi Informasi untuk Keluarga dan Publik

Selain kecepatan tindakan, Daeng Ical juga berharap pemerintah dapat menjaga komunikasi yang transparan dengan keluarga korban dan masyarakat luas, guna memberikan kepastian dan menghindari kesimpangsiuran informasi.

Kasus penculikan ini terjadi pada Sabtu (10/1/2026), ketika kapal penangkap ikan berbendera Gabon, IB FISH 7, diserang bajak laut sekitar 7 mil laut tenggara Equata di Teluk Guinea. Empat WNI dan sejumlah warga negara China dilaporkan menjadi korban penculikan.***

Facebook Comments Box

Editor : Atep K

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasca OTT Depok: Ruang Pimpinan PN Disegel KPK, PT Bandung Ajukan Pengisian Jabatan Kosong
OTT Depok: KPK Amankan Ketua dan Wakil Ketua PN Terkait Sengketa Lahan Anak Usaha Kemenkeu
Tagih Hak Lingkungan Sehat, Warga Rawa Buntu Layangkan Gugatan Rp21,6 Miliar Terkait Polusi Sampah
Pramono Anung ke Andra Soni: Kalau Tangsel Belum Bisa Atasi Sampah, Jakarta Siap Bantu!
Status BPJS PBI Tiba-tiba Nonaktif? Dirut BPJS Kesehatan: Itu Wewenang Kemensos, Bukan Kami!
Langkah Awal Pengurus Baru Alumni Farmasi Pancasila: Pererat Silaturahmi, Bangun Sinergi dengan Almamater
Heboh Penonaktifan BPJS PBI, Mensos Gus Ipul Tegaskan Rumah Sakit Dilarang Tolak Pasien!
Waspada! BMKG Terbitkan Status Siaga Hujan Lebat di Jabodetabek 6-7 Februari, Wilayah Ini Berpotensi Banjir

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:07 WIB

Pasca OTT Depok: Ruang Pimpinan PN Disegel KPK, PT Bandung Ajukan Pengisian Jabatan Kosong

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:05 WIB

OTT Depok: KPK Amankan Ketua dan Wakil Ketua PN Terkait Sengketa Lahan Anak Usaha Kemenkeu

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:58 WIB

Tagih Hak Lingkungan Sehat, Warga Rawa Buntu Layangkan Gugatan Rp21,6 Miliar Terkait Polusi Sampah

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:51 WIB

Pramono Anung ke Andra Soni: Kalau Tangsel Belum Bisa Atasi Sampah, Jakarta Siap Bantu!

Jumat, 6 Februari 2026 - 14:26 WIB

Status BPJS PBI Tiba-tiba Nonaktif? Dirut BPJS Kesehatan: Itu Wewenang Kemensos, Bukan Kami!

Berita Terbaru