BANDUNG BARAT, Mevin.ID – Niat hati mencari suasana mencekam demi konten media sosial, seorang kreator konten justru menemukan horor yang sesungguhnya.
Sebuah jasad remaja laki-laki ditemukan tergeletak di kawasan wisata terbengkalai, Kampung Gajah, Jalan Sersan Bajuri, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (13/2/2026) malam.
Penemuan mengejutkan ini terjadi sekira pukul 20.45 WIB, saat saksi sedang melakukan siaran langsung (live) TikTok bertema penjelajahan horor.
Di tengah aksinya menyisir sisa-sisa reruntuhan bangunan, kamera dan mata saksi justru menangkap sosok tubuh yang sudah tidak bernyawa.
Identitas Korban: Pelajar SMP Asal Bandung
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui berinisial ZAA, seorang remaja yang masih duduk di bangku kelas VII (kelas 1) SMP di Kota Bandung.
Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra, mengonfirmasi adanya laporan penemuan mayat di lokasi tersebut.
“Betul kemarin malam ada laporan soal penemuan mayat. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan,” ujar Niko kepada awak media, Sabtu (14/2).
Diduga Korban Kekerasan
Meski polisi masih menunggu hasil resmi autopsi dari RS Polri Sartika Asih, Kota Bandung, laporan awal menunjukkan adanya kejanggalan pada kondisi fisik korban. Pada tubuh ZAA, ditemukan tanda-tanda kekerasan berupa luka tusukan di bagian perut.
Lokasi penemuan, yakni bekas taman wisata Kampung Gajah, memang dikenal publik sebagai area yang luas, sepi, dan terbengkalai sejak dinyatakan pailit beberapa tahun lalu.
Kondisi ini diduga dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan karena minimnya penerangan dan pengawasan.
Langkah Kepolisian
Hingga berita ini diturunkan, Satuan Reskrim Polres Cimahi tengah melakukan serangkaian langkah penyelidikan, termasuk:
- Olah TKP: Mengumpulkan bukti-bukti di sekitar lokasi penemuan jasad.
- Pemeriksaan Saksi: Meminta keterangan dari konten kreator yang pertama kali menemukan korban.
- Autopsi: Menunggu hasil medis untuk memastikan penyebab pasti kematian.
Kasus ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat akan keamanan di area-area publik yang terbengkalai. Publik pun menanti langkah cepat kepolisian untuk mengungkap siapa di balik dugaan pembunuhan tragis terhadap remaja ini.***


























