Konten Kreator Temukan Jasad Pelajar SMP Saat Live TikTok di Kampung Gajah

- Redaksi

Sabtu, 14 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG BARAT, Mevin.ID – Niat hati mencari suasana mencekam demi konten media sosial, seorang kreator konten justru menemukan horor yang sesungguhnya.

Sebuah jasad remaja laki-laki ditemukan tergeletak di kawasan wisata terbengkalai, Kampung Gajah, Jalan Sersan Bajuri, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (13/2/2026) malam.

Penemuan mengejutkan ini terjadi sekira pukul 20.45 WIB, saat saksi sedang melakukan siaran langsung (live) TikTok bertema penjelajahan horor.

Di tengah aksinya menyisir sisa-sisa reruntuhan bangunan, kamera dan mata saksi justru menangkap sosok tubuh yang sudah tidak bernyawa.

Identitas Korban: Pelajar SMP Asal Bandung

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui berinisial ZAA, seorang remaja yang masih duduk di bangku kelas VII (kelas 1) SMP di Kota Bandung.

Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra, mengonfirmasi adanya laporan penemuan mayat di lokasi tersebut.

“Betul kemarin malam ada laporan soal penemuan mayat. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan,” ujar Niko kepada awak media, Sabtu (14/2).

Diduga Korban Kekerasan

Meski polisi masih menunggu hasil resmi autopsi dari RS Polri Sartika Asih, Kota Bandung, laporan awal menunjukkan adanya kejanggalan pada kondisi fisik korban. Pada tubuh ZAA, ditemukan tanda-tanda kekerasan berupa luka tusukan di bagian perut.

Lokasi penemuan, yakni bekas taman wisata Kampung Gajah, memang dikenal publik sebagai area yang luas, sepi, dan terbengkalai sejak dinyatakan pailit beberapa tahun lalu.

Kondisi ini diduga dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan karena minimnya penerangan dan pengawasan.

Langkah Kepolisian

Hingga berita ini diturunkan, Satuan Reskrim Polres Cimahi tengah melakukan serangkaian langkah penyelidikan, termasuk:

  • Olah TKP: Mengumpulkan bukti-bukti di sekitar lokasi penemuan jasad.
  • Pemeriksaan Saksi: Meminta keterangan dari konten kreator yang pertama kali menemukan korban.
  • Autopsi: Menunggu hasil medis untuk memastikan penyebab pasti kematian.

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat akan keamanan di area-area publik yang terbengkalai. Publik pun menanti langkah cepat kepolisian untuk mengungkap siapa di balik dugaan pembunuhan tragis terhadap remaja ini.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perselisihan Antar Pelajar Pecah di Cihampelas, Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Mengenaskan
Sisi Lain Ramadhan: Ketika Ampunan Warga Malangbong Mengalahkan Amarah pada Sang Pencuri
Kritik Tata Kelola Sampah di Pasar Gedebage, FK3I dan Jaringan Aktivis Gelar Aksi Bagi Sembako untuk Kuli Panggul
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca dan Gelombang Tinggi Jelang Mudik Lebaran 2026 di Jabar
Semarak Ramadhan: SAE Riders Community Majalengka Tebar 500 Paket Takjil untuk Pedagang Kaki Lima
Tingkatkan Imtaq Siswa, SMK Binatama Gelar Bukber Ramadhan 1447H dan Berikan Beasiswa SPP Gratis
Kompensasi untuk Sopir Angkot, Becak, dan Andong Mulai Dicairkan, Pemprov Jabar Siapkan Rp6,9 Miliar
Cerita Pemudik yang Kembali Tersenyum Bersama Program Mudik Gratis Jabar 2026

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:15 WIB

Perselisihan Antar Pelajar Pecah di Cihampelas, Siswa SMAN 5 Bandung Tewas Mengenaskan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:38 WIB

Sisi Lain Ramadhan: Ketika Ampunan Warga Malangbong Mengalahkan Amarah pada Sang Pencuri

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:32 WIB

Kritik Tata Kelola Sampah di Pasar Gedebage, FK3I dan Jaringan Aktivis Gelar Aksi Bagi Sembako untuk Kuli Panggul

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:51 WIB

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca dan Gelombang Tinggi Jelang Mudik Lebaran 2026 di Jabar

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:31 WIB

Semarak Ramadhan: SAE Riders Community Majalengka Tebar 500 Paket Takjil untuk Pedagang Kaki Lima

Berita Terbaru