Pekalongan, Mevin.ID – Koperasi Simpan Pinjam (Kospin) Jasa Pekalongan, Jawa Tengah, berhasil membukukan aset senilai Rp6,7 triliun, sekaligus mengukuhkan diri sebagai koperasi terbesar di Indonesia.
Hal ini diumumkan oleh Ketua Umum Kospin Jasa Pekalongan, Andy Arslan Djunaid, dalam Rapat Anggota Tahunan 2025 di Pekalongan, Sabtu (22/2).
Sejarah dan Perkembangan Kospin Jasa
Andy menceritakan bahwa Kospin Jasa didirikan pada 1973 dengan modal awal Rp4 juta. Koperasi ini melibatkan pelaku ekonomi dari berbagai latar belakang, termasuk keturunan Arab, Jawa, dan China.
“Kami bersatu padu dan bekerja sama mengembangkan bank ekonomi dalam bentuk koperasi. Alhamdulillah, saat ini aset Kospin Jasa sudah mencapai Rp6,7 triliun,” kata Andy.
Manfaat bagi Anggota dan Masyarakat
Andy menjelaskan bahwa perkembangan Kospin Jasa telah memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat.
Koperasi ini aktif dalam kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), seperti mendukung Rumah Sakit Djunaid yang memiliki lahan seluas 5 hektare dan menampung sekitar 600 santri pondok pesantren.
“Selain itu, Kospin Jasa juga memberikan bantuan untuk korban tanah longsor di Petungkriono, Kabupaten Pekalongan, serta mendukung program pendidikan dan keagamaan,” ujarnya.
Tantangan dan Prestasi
Andy mengakui bahwa Kospin Jasa menghadapi berbagai tantangan, termasuk pandemi COVID-19 yang berdampak pada melemahnya perekonomian global. Namun, berkat loyalitas, kerja keras, dan doa dari seluruh manajemen, koperasi ini berhasil melewati masa sulit tersebut.
“Pada 2023, kami juga menghadapi tantangan dengan adanya peraturan pemerintah yang mewajibkan Kospin Jasa untuk time out dari layanan syariah. Ini berdampak pada penurunan angka-angka di koperasi,” kata Andy.
Meski demikian, Kospin Jasa terus berbenah dan meraih berbagai penghargaan, seperti dari Bank Indonesia sebagai lembaga penyedia jasa layanan pembayaran terbaik se-Indonesia dan penghargaan dari PPATK.
Visi ke Depan
Saat ini, Kospin Jasa memiliki 206 ribu anggota dan 130 kantor pelayanan. Andy berharap, dalam lima tahun ke depan, aset koperasi dapat meningkat dua kali lipat.
“Doakan agar dalam lima tahun ke depan, aset koperasi bisa naik dua kali lipat,” pungkas Andy.
Dengan prestasi dan kontribusinya, Kospin Jasa Pekalongan terus membuktikan diri sebagai koperasi yang tangguh dan berdaya saing tinggi.***


























