Kotak Kosong Menang di Dua Pilkada di Babel, Fauzan Khalid: Semua Pihak Harus Evaluasi

- Redaksi

Jumat, 14 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPR RI Fauzan Khalid, saat mengikuti Kunjungan Kerja Komisi II DPR rapat kerja terkait evaluasi pilkada di Pangkalpinang, Bangka Belitung, Kamis (13/2/2025). Foto: Jaka/vel

i

Anggota Komisi II DPR RI Fauzan Khalid, saat mengikuti Kunjungan Kerja Komisi II DPR rapat kerja terkait evaluasi pilkada di Pangkalpinang, Bangka Belitung, Kamis (13/2/2025). Foto: Jaka/vel

Pangkalpinang, Mevin.ID – Anggota Komisi II DPR RI Fauzan Khalid meminta semua pihak dari mulai penyelenggara (KPU), pemda, dan partai politik mengevaluasi diri atas kejadian kotak kosong yang unggul atas pasangan calon tunggal di Pilkada Kota Pangkalpinang dan Pilkada Kabupaten Bangka.

Belum lagi ditambah dengan tingkat partisipasi pemilih yang sangat rendah, hanya sekitar 60 persen.

“Kok bisa di daerah itu hanya ada satu pasangan calon dan kalah melawan kota kosong, pertanyaan ini berlaku untuk kita semua, utamanya partai politik. Saya sebagai orang di partai politik juga perlu mengevaluasi kejadian seperti ini untuk dibawa di tingkat pusat atau DPP,” ujar Fauzan saat mengikuti Kunjungan Kerja Komisi II DPR rapat kerja terkait evaluasi pilkada di Pangkalpinang, Bangka Belitung, Kamis (13/2/2025).

Menurut Politisi Fraksi Nasdem ini, dengan adanya kejadian tersebut, tentunya akan berimbas juga kepada penundaan pelantikan kepala daerah lainnya.

Karena desain awal yang dirancang dalam UU itu pelaksanaan pilkada dilaksanakan secara serentak, demikian juga dengan pelantikannya dilaksanakan secara serentak pula.

“Kami di Komisi II DPR ini sampai berkali-kali rapat dengan Kemendagri membahasa persoalan penundaan pelantikan kepala daerah ini. Ada juga yang masih sengketa di MK, bahkan kita sampai sering berdebat dengan pemerintah dalam rapat-rapat terkait penundaan pelantikan kepala daerah, karena memang desain awalnya pelaksanaan dan pelantikan di laksanakan serentak”, terang Fauzan.

Terkait rendahnya tingkat partisipasi, kata Legislator Dapil NTB II ini, seberapapun anggaran sosialisasi yang diberikan untuk KPU tidak akan terlalu berpengaruh terhadap peningkatan partisipasi pemilih.

“Menurut saya yang paling efektif itu adalah dari kesadaran masyarakat sendiri, partai politik dan bahkan pasangan calon. Mereka pasti lebih mampu menjangkau masyarakat untuk melakukan sosialisasi, itulah juga tadi sebabnya saya katakan evaluasi itu tidak hanya oleh penyelenggara tetapi juga oleh calon dan partai politik,”imbuh Fauzan***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ikuti Jejak Pakistan? Presiden Prabowo Pertimbangkan WFH dan Potong Gaji Pejabat, Ini Kata DPR.
Jelang Mudik Lebaran 2026, Komisi V DPR RI Kritik Kondisi Tol Jakarta-Merak: Macet Parah dan Banyak Lubang
Maksimalkan Pengawasan Anggaran 2026, Anggota DPRD Jabar Ahmad Faisal Gelar Bukber dan Diskusi Bersama Media
Komisi IV DPRD Jabar Inspeksi Jalan Provinsi di Garut Jelang Mudik Lebaran 2026
Komisi IV DPRD Jabar Temui Kendala di Apartemen Transit Rancaekek: Kapasitas Penuh, Antrean Panjang
Pasca Tragedi Longsor Bantargebang, Hardiyanto Kenneth Desak Pemprov DKI Evaluasi Total
TB Hasanuddin: Jika Ingin Keadilan, Palestina Wajib Dilibatkan dalam Forum Board of Peace
Kasus Bocah Tewas di Sukabumi: Komisi III DPR RI Desak Kapolres Usut Gengster Ayah Korban

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 17:51 WIB

Ikuti Jejak Pakistan? Presiden Prabowo Pertimbangkan WFH dan Potong Gaji Pejabat, Ini Kata DPR.

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:00 WIB

Jelang Mudik Lebaran 2026, Komisi V DPR RI Kritik Kondisi Tol Jakarta-Merak: Macet Parah dan Banyak Lubang

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:49 WIB

Maksimalkan Pengawasan Anggaran 2026, Anggota DPRD Jabar Ahmad Faisal Gelar Bukber dan Diskusi Bersama Media

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:00 WIB

Komisi IV DPRD Jabar Inspeksi Jalan Provinsi di Garut Jelang Mudik Lebaran 2026

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:00 WIB

Komisi IV DPRD Jabar Temui Kendala di Apartemen Transit Rancaekek: Kapasitas Penuh, Antrean Panjang

Berita Terbaru

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut praktik pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) dari kepala daerah kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tak hanya terjadi di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

Kolom

Ketika THR Berubah Menjadi Jerat Korupsi

Selasa, 17 Mar 2026 - 11:03 WIB