KPK Gelar OTT di PN Depok, Wakil Ketua Pengadilan Diduga Terjaring Suap Sengketa Lahan

- Redaksi

Jumat, 6 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi - Pekerja membersihkan logo Komisi Pemberantasan Korupsi di gedung KPK, Jakarta, Senin (5/2). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/AMA/pri

Ilustrasi - Pekerja membersihkan logo Komisi Pemberantasan Korupsi di gedung KPK, Jakarta, Senin (5/2). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/AMA/pri

DEPOK, Mevin.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan gebrakan dengan menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di lingkungan Pengadilan Negeri (PN) Depok, Jawa Barat, Kamis (5/2/2026) malam.

Operasi senyap ini diduga berkaitan dengan praktik suap pengurusan perkara perdata sengketa lahan.

Informasi yang dihimpun tim redaksi, salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tersebut adalah Wakil Ketua PN Depok, Bambang Setyawan. Suasana di gedung PN Depok Kelas IA terpantau lengang pada Jumat (6/2) pagi pasca-penggeledahan oleh tim satgas KPK.

Barang Bukti Ratusan Juta Rupiah

Plt Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, membenarkan adanya transaksi haram yang melibatkan oknum aparat penegak hukum (APH) dengan pihak swasta.

“Yang jelas ada sejumlah uang yang berpindah dari pihak swasta kepada APH,” ujar Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, menambahkan bahwa dalam operasi tersebut tim satgas berhasil menyita uang tunai yang jumlahnya cukup fantastis untuk ukuran pengamanan perkara.

“Ada ratusan juta (rupiah) yang disita. Uang itu diduga terkait pengamanan perkara yang sedang ditangani oleh APH di sana,” ungkap Fitroh singkat.

KPK Maraton Gelar OTT dalam Sepekan

Hingga berita ini diturunkan, para pihak yang terjaring OTT masih menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK. Lembaga antirasuah tersebut memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para terperiksa.

Pekan ini menjadi periode yang sangat sibuk bagi KPK. Selain di PN Depok, KPK tercatat melakukan dua OTT besar lainnya, yaitu:

  • Kasus Restitusi Pajak di KPP Madya Banjarmasin.
  • Kasus Importasi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Total barang bukti uang yang diamankan dari rentetan operasi dalam pekan ini disebut-sebut mencapai miliaran rupiah.

Fokus Pengawasan Yudisial

Kasus yang menjerat pimpinan pengadilan di Depok ini kembali mencoreng wajah institusi yudisial. KPK menegaskan akan terus mendalami konstruksi perkara dan mencari kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam rantai suap sengketa lahan tersebut.

KPK dijadwalkan akan menggelar konferensi pers resmi sore nanti untuk mengumumkan identitas tersangka dan detail perkara secara lengkap.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bahaya! Sudah 4 Kasus Anak Bunuh Diri di Indonesia dalam Dua Bulan Pertama 2026
Buka Kartu! Eks Jubir Kenang Momen Jokowi ‘Galau’ soal Revisi UU KPK Saat di Amerika
Beda Suara dengan Jokowi, Istana Tegaskan Tak Ada Rencana Revisi UU KPK ke Versi Lama
Menkeu Purbaya Optimis Gugatan MBG di MK Bakal Kandas: ‘Dalilnya Lemah’
Penjelasan tentang KHGT sebagai Pedoman Muhammadiyah Tentukan Awal Ramadan 1447 H
Kisah Pilu Norida Akmal Ayob: 18 Tahun Hidup Sengsara di Lombok, Akhirnya Dijemput Pulang ke Malaysia
Hilal Masih di Bawah Ufuk, Kemenag Prediksi 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari
Survei Indikator: Warga Jabar Puas Infrastruktur, Tapi Keluhkan Akses Modal Ekonomi.

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:00 WIB

Bahaya! Sudah 4 Kasus Anak Bunuh Diri di Indonesia dalam Dua Bulan Pertama 2026

Rabu, 18 Februari 2026 - 19:08 WIB

Buka Kartu! Eks Jubir Kenang Momen Jokowi ‘Galau’ soal Revisi UU KPK Saat di Amerika

Rabu, 18 Februari 2026 - 18:45 WIB

Beda Suara dengan Jokowi, Istana Tegaskan Tak Ada Rencana Revisi UU KPK ke Versi Lama

Rabu, 18 Februari 2026 - 18:23 WIB

Menkeu Purbaya Optimis Gugatan MBG di MK Bakal Kandas: ‘Dalilnya Lemah’

Selasa, 17 Februari 2026 - 23:00 WIB

Penjelasan tentang KHGT sebagai Pedoman Muhammadiyah Tentukan Awal Ramadan 1447 H

Berita Terbaru