KPK-Mendes Yandri Susanto Bahas Pencegahan Kebocoran Dana Desa

- Redaksi

Selasa, 11 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto (kanan) menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membahas pencegahan kebocoran dan penyalahgunaan dana desa, Selasa (11/3/2025). (ANTARA/Fianda SJofjan Rassat)

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto (kanan) menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membahas pencegahan kebocoran dan penyalahgunaan dana desa, Selasa (11/3/2025). (ANTARA/Fianda SJofjan Rassat)

Jakarta, Mevin.ID – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membahas pencegahan kebocoran dan penyalahgunaan dana desa.

“Kami datang ke KPK ingin melakukan kerja sama yang erat untuk melakukan pencegahan kebocoran dana desa dan lain-lainnya,” kata Yandri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa.

Yandri mengatakan pihaknya menemukan sejumlah penyalahgunaan dana desa oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

“Karena berdasarkan evaluasi beberapa tahun terakhir dana desa itu banyak yang dibancak oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab di antaranya untuk judi online, ada juga website fiktif, dan lain sebagainya,” ujarnya.

Kemendes PDT juga akan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan KPK dalam rangka pengawasan penyaluran dana desa.

“Diskusi tadi sangat produktif, kami akan tindaklanjuti lebih konkret lagi ke depan, termasuk MoU akan kami lakukan dengan KPK, sehingga kami ingin memastikan rupiah per rupiah dana negara yang meluncur ke desa atau di Kementerian Desa itu benar-benar bisa dipertanggungjawabkan,” kata Yandri.

Salah satu hal yang juga dibahas Yandri dalam pertemuan tersebut adalah program Koperasi Desa Merah Putih yang merupakan bagian dari poin keenam program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

“Apa lagi, perintah Bapak Presiden Prabowo, akan ada Koperasi Desa Merah Putih. Ini juga perlu pengawasan, perlu pencegahan, sehingga mimpi besar Bapak Presiden Prabowo melalui Asta Cita yang keenam membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan itu benar-benar terwujud,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekjen KPK Cahya H. Harefa memastikan KPK bakal mendukung program-program Kemendes PDT dan siap memberikan pendampingan dalam pelaksanaan program-program tersebut.

Dia juga mengatakan pihak KPK menerima banyak informasi dari Mendes PDT Yandri Susanto yang akan segera ditindaklanjuti oleh komisi antirasuah.

“Secara prinsip dari KPK mendukung program-program Pak Menteri dan nanti juga akan secara berkala kita akan bahas lebih lanjut tambahannya,” kata Cahya.***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Profil Kezia Syifa: Rela Status WNI Dicoret, Mantap Menjadi Tentara AS
Pakai Modus “Uang Karungan”, Bupati Pati Sudewo Resmi Jadi Tersangka Jual Beli Jabatan
Wamenkum Desak Pembahasan Cepat RUU Pidana Mati Bersama Komisi III DPR
Gempa Berkekuatan M 5,7 Guncang Kepulauan Tanimbar, Maluku
Darurat Mental Health! Menkes Ungkap 28 Juta Penduduk Indonesia Punya Masalah Kejiwaan
Tingkatkan Kinerja, Komisi III DPR RI Setuju Usulan Penambahan Anggaran di Kejaksaan
Tangan Diborgol, Wali Kota Madiun Maidi Resmi Ditahan KPK Terkait Kasus Pemerasan & Gratifikasi
Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Pati Sudewo Bantah Peras Calon Perangkat Desa Rp2,6 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 10:00 WIB

Profil Kezia Syifa: Rela Status WNI Dicoret, Mantap Menjadi Tentara AS

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:55 WIB

Pakai Modus “Uang Karungan”, Bupati Pati Sudewo Resmi Jadi Tersangka Jual Beli Jabatan

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:30 WIB

Wamenkum Desak Pembahasan Cepat RUU Pidana Mati Bersama Komisi III DPR

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:07 WIB

Gempa Berkekuatan M 5,7 Guncang Kepulauan Tanimbar, Maluku

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:49 WIB

Darurat Mental Health! Menkes Ungkap 28 Juta Penduduk Indonesia Punya Masalah Kejiwaan

Berita Terbaru