KPK Telisik Aliran Uang ‘Ijon’ Proyek Bekasi ke Wakil Ketua DPRD Aria Dwi Nugraha

- Redaksi

Jumat, 9 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang (kanan) bersama ayahnya H. M. Kunang (kiri) dihadirkan saat konferensi pers penahanan usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (20/12/2025). KPK menahan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, ayah bupati H. M. Kunang, dan pihak swasta Sarjan setelah ditetapkan tersangka dugaan tindak pidana korupsi terkait suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/nz

Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang (kanan) bersama ayahnya H. M. Kunang (kiri) dihadirkan saat konferensi pers penahanan usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (20/12/2025). KPK menahan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, ayah bupati H. M. Kunang, dan pihak swasta Sarjan setelah ditetapkan tersangka dugaan tindak pidana korupsi terkait suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/nz

JAKARTA, Mevin.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus bergerak mendalami jejaring dugaan korupsi yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang (ADK). Kali ini, penyidik fokus menelusuri dugaan aliran uang panas yang mengalir ke pihak legislatif.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa penyidik tengah memeriksa Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Aria Dwi Nugraha (ADN), untuk menggali keterangan terkait aliran dana tersebut.

“(Pemeriksaan dilakukan) termasuk soal aliran-aliran uang,” ujar Budi Prasetyo saat memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (9/1/2026).

Pendalaman Proyek Pengadaan di Bekasi

Selain soal aliran dana, KPK juga mencecar ADN dan anggota DPRD lainnya, Nyumarno (NYO), terkait pengetahuan mereka mengenai berbagai proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kedua legislator tersebut dipanggil dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Ade Kuswara Kunang.

Tak hanya dari unsur legislatif, KPK juga memanggil seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial HP untuk memberikan keterangan tambahan.

Duduk Perkara: Suap ‘Ijon’ Rp14 Miliar

Kasus ini bermula dari operasi penangkapan terkait dugaan suap “ijon” proyek. Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka utama:

  • Ade Kuswara Kunang (ADK): Bupati Bekasi nonaktif.
  • H.M. Kunang (HMK): Kepala Desa Sukadami sekaligus ayah kandung dari Bupati Ade.
  • Sarjan (SRJ): Pihak swasta pemberi suap.

Berdasarkan temuan penyidik, Sarjan diduga memberikan uang “ijon” sebesar Rp9,5 miliar kepada Ade untuk mengamankan proyek-proyek tertentu.

Selain itu, KPK menemukan bukti adanya penerimaan suap lainnya senilai Rp4,5 miliar, sehingga total dana yang diduga diterima Ade mencapai Rp14 miliar.

Perpanjangan Penahanan

Untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut, KPK telah memperpanjang masa penahanan Ade Kuswara Kunang dan ayahnya, H.M. Kunang.

Langkah ini diambil guna mencegah tersangka melarikan diri atau menghilangkan barang bukti sementara penyidik menelusuri keterlibatan pihak-pihak lain dalam lingkaran korupsi ini.

Kasus ini menjadi sorotan tajam publik Bekasi, mengingat keterlibatan bapak dan anak dalam satu pusaran kasus korupsi yang merugikan keuangan daerah.***

Facebook Comments Box

Penulis : Clendy Saputra

Editor : Pratigto

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamenkum Desak Pembahasan Cepat RUU Pidana Mati Bersama Komisi III DPR
Gempa Berkekuatan M 5,7 Guncang Kepulauan Tanimbar, Maluku
Darurat Mental Health! Menkes Ungkap 28 Juta Penduduk Indonesia Punya Masalah Kejiwaan
Tingkatkan Kinerja, Komisi III DPR RI Setuju Usulan Penambahan Anggaran di Kejaksaan
Tangan Diborgol, Wali Kota Madiun Maidi Resmi Ditahan KPK Terkait Kasus Pemerasan & Gratifikasi
Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Pati Sudewo Bantah Peras Calon Perangkat Desa Rp2,6 Miliar
GUN Ketua LSM Sniper Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bupati Bekasi Ade Kunang
Terjaring OTT Jual Beli Jabatan, Bupati Pati Sudewo Tiba di Gedung Merah Putih KPK

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:30 WIB

Wamenkum Desak Pembahasan Cepat RUU Pidana Mati Bersama Komisi III DPR

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:07 WIB

Gempa Berkekuatan M 5,7 Guncang Kepulauan Tanimbar, Maluku

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:49 WIB

Darurat Mental Health! Menkes Ungkap 28 Juta Penduduk Indonesia Punya Masalah Kejiwaan

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:32 WIB

Tingkatkan Kinerja, Komisi III DPR RI Setuju Usulan Penambahan Anggaran di Kejaksaan

Rabu, 21 Januari 2026 - 08:48 WIB

Tangan Diborgol, Wali Kota Madiun Maidi Resmi Ditahan KPK Terkait Kasus Pemerasan & Gratifikasi

Berita Terbaru