JAKARTA, Mevin.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami motif di balik pemberian uang dari tersangka Sarjan (SRJ) kepada Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono (OS).
Penyidik ingin mengungkap kaitan antara pengusaha pelaksana proyek dengan Ono yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Jabar.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa penyidik memerlukan klarifikasi mendalam mengenai hubungan kerja maupun personal antara kedua pihak tersebut untuk memahami tujuan dari aliran dana tersebut.
Mengapa Anggota DPRD Provinsi Terlibat?
Fokus utama KPK saat ini adalah mencari tahu alasan mengapa seorang pengaksana proyek di level Kabupaten (Bekasi) memberikan uang kepada pejabat di level Provinsi.
“Penyidik mendalami mengapa pihak swasta selaku pelaksana proyek di Kabupaten Bekasi ini kemudian juga memberikan sejumlah uang kepada saudara OS. Ini kaitannya seperti apa? Tentu masih didalami maksud dan tujuan pemberian itu,” ujar Budi Prasetyo di Jakarta, Jumat (16/1/2026).
Budi menambahkan bahwa keterangan ini sangat penting untuk mengonstruksi perkara secara utuh, terutama karena posisi Ono Surono saat ini adalah pejabat publik aktif.
Respons Ono Surono Usai Diperiksa
Ono Surono telah menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Gedung Merah Putih KPK pada Kamis (15/1). Ia mengonfirmasi telah menjawab sekitar 15 pertanyaan yang diajukan penyidik, termasuk yang berkaitan dengan aliran uang dari kasus Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang.
“Iya, ada beberapa lah yang ditanyakan,” ujar Ono singkat kepada awak media setelah pemeriksaan.
Update Status Perkara: Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bekasi
Kasus ini merupakan hasil dari OTT ke-10 KPK di tahun 2025 yang menjaring sepuluh orang di Kabupaten Bekasi pada 18 Desember lalu. Hingga saat ini, tiga orang telah ditetapkan sebagai tersangka utama:
|
Tersangka |
Jabatan/Peran |
Status dalam Kasus |
|---|---|---|
|
Ade Kuswara Kunang (ADK) |
Bupati Bekasi Nonaktif |
Tersangka Penerima Suap |
|
HM Kunang (HMK) |
Kades Sukadami (Ayah ADK) |
Tersangka Penerima Suap |
|
Sarjan (SRJ) |
Pihak Swasta |
KPK menegaskan akan terus memanggil saksi-saksi lain untuk mengklarifikasi temuan aliran dana ini guna memastikan transparansi dan kepastian hukum dalam kasus suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.***
Editor : Bar Bernad

























