Timika, Mevin.ID – Dua pendaki gunung, Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono, meninggal dunia di Puncak Carstensz (Puncak Jaya), Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Kejadian tragis ini terjadi pada Sabtu (1/3) malam, dan proses evakuasi masih berlangsung hingga Minggu (2/3).
Kepala Kantor SAR Timika, I Wayan Suyatna, membeberkan kronologi kejadian tersebut. Rombongan pendaki terdiri dari 10 orang pendaki dan 5 orang pemandu (guide). Mereka memulai pendakian dengan menyeberangi jembatan tyrolean pada Sabtu (1/3) pukul 10.51 WIT.
Sekitar pukul 14.00 WIT, rombongan diperkirakan telah mencapai puncak. Namun, pada pukul 19.10 WIT, baterai handy talky (HT) milik rombongan mulai melemah, menyebabkan kesulitan komunikasi.
“Pada pukul 19.30 WIT, guide Ruslan dan Abdullah turun dari puncak dan melaporkan bahwa semua pendaki telah mencapai puncak, kecuali dua orang, Indira dan Saroni, yang mengalami gejala Acute Mountain Sickness (AMS) di area bawah puncak,” kata Wayan dalam keterangannya, Minggu (2/3).
Saat turun, Ruslan tiba di Teras Besar, sementara tim pendaki dan guide lainnya berada di area sebelum jembatan tyrolean. Pada pukul 20.29 WIT, tim basecamp melakukan briefing untuk merencanakan upaya pertolongan.
Sekitar pukul 20.45 WIT, salah satu guide bernama Nurhuda tiba di basecamp sendirian dengan gejala hipotermia. Ia meminta bantuan tim basecamp untuk mengevakuasi rekan-rekannya yang masih berada di atas.
Satu orang dari basecamp, Yustinus Sondegau, kemudian naik ke puncak membawa perlengkapan darurat seperti sleeping bag, fly sheet, air panas, dan radio. Guide internasional, Dawa Gyalje Sherpa, juga ikut naik untuk membantu proses evakuasi sekitar pukul 21.48 WIT.
Pada Minggu (2/3) sekitar pukul 00.07 WIT, Dawa berhasil menemukan Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono. Ia segera melakukan upaya pertolongan, namun kondisi kedua pendaki tersebut sudah kritis.
“Pada pukul 02.07 WIT, guide Ruslan menginformasikan bahwa dua orang ibu-ibu tersebut yang berada di Teras Dua telah meninggal dunia,” ujar Wayan.
Proses Evakuasi
Setelah kejadian tersebut, proses evakuasi terhadap dua korban dan pendaki lainnya dimulai. Hingga Minggu sore, baru satu jenazah, yaitu Lilie Wijayanti, yang berhasil dievakuasi. Evakuasi jenazah Elsa Laksono terpaksa dihentikan sementara karena cuaca buruk.
“Hingga pukul 15.00 WIT, evakuasi terhadap jenazah Lilie Wijayanti dihentikan sementara karena cuaca tidak mendukung,” tutur Wayan.
Kondisi Pendaki Lainnya
Selain dua korban meninggal, beberapa pendaki lainnya juga mengalami gejala AMS dan hipotermia. Tim SAR dan guide terus berupaya mengevakuasi semua pendaki yang masih berada di atas gunung.
Puncak Carstensz, yang merupakan salah satu puncak tertinggi di dunia, dikenal memiliki medan yang sangat menantang dan cuaca ekstrem. Kejadian ini menjadi pengingat akan risiko tinggi yang dihadapi pendaki di gunung tersebut.***


























