Jakarta, Mevin.ID – Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi menyatakan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Intidana sudah terbebas dari jeratan koperasi yang dicap bermasalah.
“Satgas Revitalisasi dan Restrukturisasi Koperasi-Koperasi Bermasalah menyatakan Koperasi Simpan Pinjam Intidana bukan lagi koperasi yang bermasalah, tapi koperasi yang bisa menyelesaikan masalah,” ungkap Budi Arie saat konferensi persnya di Jakarta, Jumat (14/2).
Budi Arie berharap, KSP Intidana bisa menjadi contoh atau role model bagi penyelesaian koperasi bermasalah di Indonesia. Sebab, masih tersisa 7 koperasi bermasalah yakni Koperasi Lima Garuda, Koperasi Timur Pratama Indonesia, KSP Sejahtera Bersama, KSP Indosurya, KSP Pracico Inti Utama, Koperasi Pracico Inti Sejahtera, dan Koperasi Jasa Berkah Wahana Sentosa.
“Di mana satu, kekompakan, kesolidan anggota untuk menyelamatkan koperasi, dua, saling kepercayaan, dan yang ketiga, dukungan dari pemerintah untuk membantu penyelesaian permasalahan koperasi,” ujarnya.
Baca Juga : Menkop Budi Arie Ungkap Delapan Koperasi Bermasalah Beri Kerugian Rp26 triliun
Ketua Umum KSP Intidana, Darius Limantara, mengatakan payung hukum penyelesaian kewajiban pembayaran kepada anggota telah dilakukan melalui usaha dari anggota koperasi itu sendiri dengan melibatkan kepolisian dan kejaksaan.
Pasalnya, sebelum ini, KSP Intidana dikategorikan sebagai koperasi bermasalah, dimana KSP Intidana punya kewajiban atau utang kepada para anggotanya sebesar Rp 930 miliar.
“Kepengurusan KSP Intidana telah membayarkan Rp 240 miliar dari total kewajiban Rp 930 miliar. Artinya, kewajiban pembayaran tersisa Rp 690 miliar yang bakal diselesaikan lewat revitalisasi aset base resolution”, kata Darius
“Haqqul yakin semuanya kita selesaikan karena tujuan koperasi kami adalah dari untuk oleh anggota untuk kesejahteraan anggota,” terang Darius saat konferensi pers.
Baca Juga : Menkop Bentuk Pos Pengaduan, Terintegrasi Satgas Revitalisasi Koperasi
Dia merinci, ada 2.500 anggota KSP Intidana yang berperan aktif, memenuhi lima wilayah besar seperti Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur.
Darius melanjutkan, KSP Intidana telah keluar dari masa kritis salah satunya karena telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) sebagai forum tertinggi untuk mengakomodasi kepentingan anggotanya.
Sebelumnya, Budi Arie membeberkan beberapa koperasi bermasalah, diantaranya, meliputi Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya dengan kerugian sebesar Rp 13,8 triliun, KSP Sejahtera Bersama sebesar Rp 8,6 triliun, Koperasi Jasa Berkah Wahana Sentosa dengan kerugian sebesar Rp 226 miliar, KSP Pracico Inti Utama sebesar Rp 623 miliar.
KSP Pracico Inti Sejahtera sebesar Rp 763 miliar, KSP Intidana sebesar Rp 930 miliar, KSP Timur Pratama Indonesia Rp 400 miliar, dan KSP Lima Garuda sebesar Rp 570 miliar.
Misalnya, KSP Sejahtera Bersama ini angkanya agak spektakuler Rp 8,6 triliun aset yang cuma Rp 1,3 ini berat ini kasihan nih. Terus, KSP Indosurya Cipta itu jumlah kewajibannya Rp 13,8 triliun dengan jumlah aset Rp 8 triliun, kata Budi dalam acara Konferensi Pers, di kantor, Jakarta Selatan, Kamis (30/1/2025).***







![Presiden AS Donald Trump berbicara kepada anggota pers di dalam Air Force One selama penerbangan menuju Pangkalan Gabungan Andrews, Maryland, AS, pada 6 April 2025 [Kent Nishimura/Reuters]](https://mevin.id/wp-content/uploads/2025/04/2025-04-07T000448Z_1552781344_RC2MSDAA10A2_RTRMADP_3_USA-TRUMP-1743986064-225x129.webp)




![Presiden AS Donald Trump berbicara kepada anggota pers di dalam Air Force One selama penerbangan menuju Pangkalan Gabungan Andrews, Maryland, AS, pada 6 April 2025 [Kent Nishimura/Reuters]](https://mevin.id/wp-content/uploads/2025/04/2025-04-07T000448Z_1552781344_RC2MSDAA10A2_RTRMADP_3_USA-TRUMP-1743986064-360x200.webp)













