BANDUNG, Mevin.ID – Kabar penting bagi Anda yang berencana pulang kampung tahun ini! Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) mengimbau masyarakat untuk segera mendaftarkan diri dalam program Mudik Gratis 2026. Hingga Selasa (3/3/2026), kuota yang tersedia dilaporkan kian menipis.
Kepala Dinas Perhubungan Jabar, Dhani Gumelar, mengungkapkan bahwa dari total 3.040 kuota yang disediakan, kini hanya tersisa 660 kursi. Mengingat pendaftaran akan ditutup pada 12 Maret mendatang, warga diminta bergerak cepat melalui aplikasi Sapawarga.
Sisa Rute yang Masih Bisa Dipesan
Berdasarkan data terbaru per Selasa kemarin, mayoritas rute favorit seperti tujuan Yogyakarta, Solo, hingga Semarang sudah habis terisi. Saat ini, hanya tersisa tiga rute utama yang masih membuka pendaftaran:
| Rute Keberangkatan | Tujuan | Sisa Kuota |
| Bandung | Sukabumi | 288 Kursi |
| Bogor | Pelabuhan Ratu | 156 Kursi |
| Bogor (Cileungsi) | Bandung | 216 Kursi |
Catatan Redaksi: Rute populer seperti Bekasi-Tasikmalaya, Bandung-Wonogiri, dan Bekasi-Purbalingga telah resmi ditutup karena kuota sudah terpenuhi 100%.
Cara Daftar & Jadwal Keberangkatan
Bagi warga berdomisili di Jawa Barat maupun warga luar daerah yang ingin mudik ke wilayah Jabar, pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara digital.
-
Aplikasi: Unduh dan daftar melalui aplikasi Sapawarga.
-
Syarat Data: Siapkan NIK, Nama Lengkap, Nomor Kartu Keluarga (KK), Alamat, dan Tanggal Lahir.
-
Aktivasi Tiket: Pemilihan tanggal keberangkatan dilakukan pada periode 1 – 12 Maret 2026.
-
Waktu Mudik: Armada akan diberangkatkan pada tanggal 13, 14, dan 15 Maret 2026.
Mudik Aman, Kantong Nyaman
Pemprov Jabar mengerahkan total 74 unit bus layak jalan yang akan diberangkatkan dari beberapa titik strategis, termasuk Terminal Leuwipanjang (Bandung), Terminal Cikarang, dan Kota Bekasi.
Selain membantu meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah musim mudik, program ini bertujuan strategis untuk menekan penggunaan kendaraan pribadi.
“Mudik gratis dengan bus diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas dan menekan tingkat kemacetan di jalur-jalur utama,” tambah Dhani Gumelar.***
Editor : Bar Bernad


























