La Niña Mulai Mengintai. BMKG: Hujan Lebat Akan Menyapu Jawa, Bali, dan Sejumlah Wilayah Jelang Nataru

- Redaksi

Rabu, 10 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Hujan Foto Ist

Ilustrasi Hujan Foto Ist

Jakarta, Mevin.ID — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan bahwa jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, cuaca di banyak wilayah Indonesia akan diwarnai hujan dengan intensitas tinggi.

La Niña yang menguat, dipadukan dengan sejumlah fenomena atmosfer lain, disebut menjadi pemicu utama.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menjelaskan bahwa periode Nataru 2025/2026 akan diiringi hadirnya Monsun Asia, Madden Julian Oscillation (MJO), gelombang atmosfer, hingga potensi bibit siklon tropis. Kombinasi ini membuat awan hujan tumbuh lebih cepat dan lebih padat dari biasanya.

“Pengaruh La Niña lemah dan IOD negatif ikut meningkatkan potensi curah hujan pada minggu kedua Desember 2025 hingga minggu pertama Januari 2026,” kata Faisal, Senin (8/12).

300–500 mm/bulan, Hujan Kategori Tinggi–Sangat Tinggi

Pada Desember 2025 hingga Januari 2026, curah hujan diperkirakan mencapai 300–500 mm per bulan. Wilayah yang menjadi sorotan utama antara lain:

  • Jawa, Bali, Nusa Tenggara
  • Sebagian Sulawesi Selatan
  • Papua Selatan

Sementara sebagian besar wilayah Kalimantan secara klimatologis tetap berada dalam musim hujan sepanjang tahun.

BMKG mencatat puncak musim hujan di Lampung, Bengkulu, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara diperkirakan jatuh pada Januari–Februari 2026.

Adapun sebagian besar Sumatra (kecuali Bengkulu dan Lampung) akan mengalaminya lebih cepat, yakni pada Desember.

Awan Tebal, Bibit Siklon, dan Risiko Cuaca Ekstrem

Fenomena Rossby dan Kelvin wave yang aktif meningkatkan pertumbuhan awan hujan di Sumatra bagian selatan, Jawa, dan Papua. Sementara MJO ikut mendorong hujan berintensitas tinggi di Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

BMKG juga memonitor potensi bibit siklon tropis yang muncul di sekitar perairan Indonesia. Seluruh perkembangan ini dipantau secara ketat oleh Tropical Cyclone Warning Center (TCWC).

Wilayah yang sudah diberi peringatan dini antara lain Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Bengkulu, dan Lampung.

Ancaman Rob dan Gelombang Laut

BMKG memperkirakan adanya potensi banjir rob pertengahan Desember di:

  • Banten
  • Jakarta
  • Pesisir utara dan timur Jawa
  • Beberapa wilayah Kepulauan Riau dan Kalimantan
  • Termasuk Pantura Jawa Barat

Di sektor maritim, gelombang 1,25–2,5 meter diperkirakan muncul di perairan barat–selatan Sumatra, Selat Sunda, hingga selatan NTT dan Anambas–Natuna.

Awas Awan Cumulonimbus di Jalur Penerbangan

Untuk transportasi udara, potensi pertumbuhan awan Cumulonimbus harus diwaspadai pada rute:

Desember 2025:
Laut Natuna, Selat Karimata selatan, Selat Makassar, Laut Sulawesi, Laut Banda, Papua utara.

Januari 2026:
Samudra Hindia barat Sumatra–NTT selatan, Laut Jawa, Selat Makassar, Laut Arafura, Papua.

Modifikasi Cuaca Telah Mulai Digencarkan

Untuk mitigasi risiko bencana hidrometeorologi, BMKG bersama BNPB telah melakukan Operasi Modifikasi Cuaca di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Faisal menegaskan, seluruh pemerintah daerah yang masuk zona waspada diminta menyiapkan langkah antisipasi, terutama jelang libur panjang yang biasanya memicu mobilitas tinggi masyarakat.***

Facebook Comments Box

Penulis : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KLH Gugat Rp4,8 Triliun ke 6 Perusahaan Penyebab Banjir Sumut
KPK Cecar Ono Surono Soal Aliran Uang Kasus Korupsi Bupati Bekasi Ade Kuswara
BMKG Tetapkan Status Awas, 3 Provinsi Ini Berpotensi Hujan Lebat & Banjir
KPK Tegaskan Punya Bukti Ketua PBNU Kasus Korupsi Kuota Haji
Kasus Korupsi Ade Kunang, Benarkah KPK Periksa Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono? 
BPOM Tarik Susu Formula Nestle S-26, Waspadai Potensi Toksin Cereulide yang Tahan Panas
Kasus Suap Proyek Pemkab Bekasi: KPK Duga Anggota DPRD Nyumarno Terima Aliran Dana Rp600 Juta
Waspada! BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan, Wilayah Ini Berstatus Siaga

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:00 WIB

KLH Gugat Rp4,8 Triliun ke 6 Perusahaan Penyebab Banjir Sumut

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:40 WIB

KPK Cecar Ono Surono Soal Aliran Uang Kasus Korupsi Bupati Bekasi Ade Kuswara

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:13 WIB

BMKG Tetapkan Status Awas, 3 Provinsi Ini Berpotensi Hujan Lebat & Banjir

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:00 WIB

KPK Tegaskan Punya Bukti Ketua PBNU Kasus Korupsi Kuota Haji

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:32 WIB

Kasus Korupsi Ade Kunang, Benarkah KPK Periksa Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono? 

Berita Terbaru