Lautan Manusia di Teheran: Tangis Warga Iran Iringi Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Balas Dendam Berkibar

- Redaksi

Minggu, 1 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEHERAN, Mevin.ID – Jalan-jalan utama di Teheran berubah menjadi lautan manusia pada Minggu (1/3/2026). Ribuan warga Iran tumpah ruah ke jalanan, menyatu dalam duka mendalam untuk mengantarkan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, ke peristirahatan terakhirnya.

Suasana duka nasional terasa begitu menyayat hati. Isak tangis pecah di antara pelayat yang memadati ibu kota sejak pagi hari.

Mereka datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang selama lebih dari tiga dekade menjadi pusat kekuasaan politik dan spiritual Republik Islam Iran.

Gelombang Duka Bercampur Kemarahan

Prosesi pemakaman yang khidmat perlahan berubah menjadi gelombang kemarahan publik. Peti jenazah Khamenei diarak perlahan diiringi lantunan doa dan ayat suci.

Warga yang berduka meneriakkan slogan-slogan penentangan terhadap Amerika Serikat dan Israel, pihak yang bertanggung jawab atas serangan yang menewaskan pemimpin mereka.

Kematian Khamenei yang gugur sebagai martir dalam serangan gabungan pada Sabtu (28/2/2026) lalu, membuat duka warga Iran bercampur dengan tekad kuat untuk melakukan pembalasan.

Simbol Balas Dendam Berkibar di Qom

Duka mendalam ini juga ditandai dengan pengibaran bendera merah di atas kubah Masjid Jamkaran di kota suci Qom. Bendera ini merupakan simbol tradisi Syiah yang menuntut pembalasan atas darah yang tumpah secara tidak adil.

Akun media sosial resmi Masjid Jamkaran menegaskan bahwa pengibaran bendera “Ya Lazarat al-Hussein” adalah bentuk tuntutan balas dendam terhadap “penjahat Amerika dan Zionis”.

Pemerintah Iran telah menetapkan 40 hari masa berkabung nasional untuk menghormati Khamenei. Kepergian pemimpin tertinggi ini menandai babak baru yang penuh ketidakpastian dalam sejarah politik Iran dan kawasan Timur Tengah.***

Facebook Comments Box

Editor : Bar Bernad

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum Projo Budi Arie: Kritik Rakyat Adalah Energi Bangsa, Bukan Ancaman!
Heboh Video Pidato Netanyahu Punya 6 Jari, Benarkah Hanya Rekayasa AI?
KPK Tetapkan 2 Tersangka dalam OTT Bupati Cilacap, Ini Bocorannya!
Bareskrim Bongkar Imperium Judol Oei Hengky Wiryo, Rp530 Miliar Disetor ke Kas Negara
Harga Minyak Dunia Meroket, Trump Ancam Bakal ‘Gebuk’ Iran Lebih Parah dalam Sepekan ke Depan
LPBI NU Jawa Barat Kutuk Keras Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS: “Ancaman Nyata bagi Demokrasi!”
Update OTT Cilacap: KPK Sita Sejumlah Uang Tunai
Badai OTT di Cilacap: KPK Amankan Bupati Syamsul Auliya dan 26 Orang Lainnya

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:14 WIB

Ketum Projo Budi Arie: Kritik Rakyat Adalah Energi Bangsa, Bukan Ancaman!

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:11 WIB

Heboh Video Pidato Netanyahu Punya 6 Jari, Benarkah Hanya Rekayasa AI?

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:29 WIB

KPK Tetapkan 2 Tersangka dalam OTT Bupati Cilacap, Ini Bocorannya!

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:07 WIB

Harga Minyak Dunia Meroket, Trump Ancam Bakal ‘Gebuk’ Iran Lebih Parah dalam Sepekan ke Depan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:12 WIB

LPBI NU Jawa Barat Kutuk Keras Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS: “Ancaman Nyata bagi Demokrasi!”

Berita Terbaru