Jakarta, Mevin.ID – Suasana sore di RW 04, Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat mendadak berubah mencekam ketika ledakan keras terdengar dari arah jaringan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET), Minggu (16/11/2025).
Murtini, salah satu warga, masih terlihat terguncang saat menceritakan kembali detik-detik kejadian. Ia tengah mencuci piring di bagian belakang rumah ketika dentuman keras itu memecah keheningan.
“Lagi cuci piring, tiba-tiba meledak kencang,” ujarnya, Senin (17/11/2025), di depan rumahnya yang kini tinggal puing.
Begitu keluar untuk mencari sumber suara, ia mendapati percikan api menjalar dari kabel SUTET yang putus—menara listrik itu memang berdiri tak jauh dari rumahnya.
“Pas saya keluar, dari atas rumah kelihatan percikan api sudah masuk ke dalam,” tuturnya.
Dalam kondisi panik, Murtini langsung berlari menyelamatkan anaknya yang berada di dalam rumah. Suaminya sedang berada di luar kota.
“Saya langsung masuk buat selamatin anak. Keluar lagi, api udah besar,” katanya. Anak Murtini mengalami luka di kaki dan kini diungsikan ke rumah adiknya.
Bukan Kejadian Pertama
Menurut Murtini, insiden pada jaringan SUTET itu bukan hal baru. Ia mengingat kejadian serupa pada 2015.
“Pernah juga putus di tiang yang sama, cuma waktu itu nggak sebesar sekarang. Cuma percikan,” kenangnya.
14 Warga Luka, 60 Rumah Hangus
Data BPBD DKI Jakarta mencatat 14 warga mengalami luka ringan, mayoritas berupa lecet di bagian kaki. Semua korban telah mendapatkan penanganan.
Kebakaran yang dipicu oleh kabel SUTET milik PLN yang putus itu menghanguskan 60 rumah dan membuat sekitar 350 jiwa terdampak.
PLN Sampaikan Permintaan Maaf
Manager Komunikasi & TJSL PT PLN (Persero) UIT JBB menyampaikan permohonan maaf dan memastikan investigasi tengah berlangsung.
“Tim saat ini melakukan penelusuran untuk mengidentifikasi penyebab gangguan. Perkembangan penanganan akan kami sampaikan secara berkala,” ujarnya.***


























