JAKARTA, Mevin.ID – PT Jasa Marga (Persero) Tbk melaporkan sebanyak 509.351 kendaraan telah kembali ke wilayah Jabotabek hingga Minggu, 4 Januari 2026.
Angka ini merupakan akumulasi arus lalu lintas dari empat gerbang tol utama sejak hari pertama tahun baru 2026.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menjelaskan bahwa volume lalu lintas pada periode arus balik ini mengalami kenaikan signifikan sebesar 19,93% jika dibandingkan dengan kondisi normal yang biasanya hanya mencapai 424.696 kendaraan.
Distribusi Arus Balik: Timur Jadi Jalur Terpadat
Kendaraan yang masuk kembali ke Jabotabek didominasi oleh pergerakan dari arah Trans Jawa dan Bandung. Berikut adalah rincian distribusinya:
- Arah Timur (Trans Jawa & Bandung): 239.863 kendaraan (47,09%).
- Via GT Cikampek Utama: 119.455 kendaraan (Naik 43,12%).
- Via GT Kalihurip Utama: 120.408 kendaraan (Naik 33,99%).
- Arah Barat (Merak): 138.829 kendaraan (27,26%).
- Arah Selatan (Puncak): 130.659 kendaraan (25,65%).
Evaluasi 17 Hari Periode Nataru 2025/2026
Selama masa libur panjang Natal dan Tahun Baru (18 Desember 2025 – 4 Januari 2026), Jasa Marga mencatat mobilitas masyarakat yang sangat tinggi:
- Arus Masuk Jabotabek: Secara kumulatif mencapai 2.657.327 kendaraan. Angka ini sudah menyentuh 92,4% dari total proyeksi Jasa Marga yang sebesar 2,8 juta kendaraan.
- Arus Keluar Jabotabek: Tercatat sebanyak 2.804.251 kendaraan, naik 10,4% dari lalin normal.
“Jasa Marga memproyeksikan masih akan ada sekitar 196 ribu kendaraan yang melintas pada puncak arus balik, atau naik sekitar 9,75% dari lalin normal,” ujar Rivan A. Purwantono dalam keterangan resminya.
Bagi Anda yang baru saja menempuh perjalanan jauh, Jasa Marga mengimbau untuk selalu memeriksa kondisi fisik kendaraan pasca perjalanan panjang dan memastikan kecukupan saldo uang elektronik untuk menghindari antrean di gerbang tol.***


























