Liga 4: Kiper Brutal PSIR Rembang Akhirnya Dilarang Main Seumur Hidup, PSSI Jateng Tegas!

- Redaksi

Kamis, 22 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, Mevin.ID – Komite Disiplin (Komdis) Asprov PSSI Jawa Tengah memberi pelajaran keras bagi pelaku kekerasan di lapangan hijau.

Kiper PSIR Rembang, Raihan Ably Valent (23), resmi dijatuhi sanksi larangan beraktivitas seumur hidup di dunia sepak bola, menyusul aksi tendangan brutalnya ke dada pemain Persikaba Blora, Rizal Dimas Agesta.

“Sanksi ini dijatuhkan secara bulat. Kami menilai tindakan kiper tersebut mengandung unsur kesengajaan yang membahayakan nyawa pemain lain,” tegas Ketua Komdis PSSI Jateng, Samuel Evan Haryono, dalam konferensi pers di kantornya, Kamis (22/1/2026).

Selain hukuman seumur hidup, Raihan juga dikenai denda sebesar Rp5 juta. Keputusan ini diambil dalam sidang maraton yang digelar dari Selasa malam hingga Rabu dini hari, tanpa adanya perbedaan pendapat di antara anggota komite.

Komitmen “Zero Tolerance” dan Sanksi untuk Wasit

Samuel menegaskan, sanksi setegas ini merupakan bentuk komitmen zero tolerance PSSI Jateng terhadap segala bentuk anarkisme dan premanisme di sepak bola.

“Kami sangat menutup ruang bagi anarkisme untuk tumbuh. Sepak bola harus berkembang secara progresif dan aman bagi semua pihak,” ujarnya.

Tidak hanya pemain, perangkat pertandingan yang dinilai lalai dalam mencegah dan menangani insiden juga tidak luput dari hukuman.

Wasit utama dan asisten wasit 2 dijatuhi sanksi larangan bertugas selama satu tahun disertai kewajiban mengikuti pembinaan. Sementara asisten wasit 1 dan wasit cadangan mendapatkan peringatan keras.

Korban Sudah Dirawat Jalan, Respons PSIR Lambat

Korban, Rizal Dimas Agesta, sempat dilarikan ke rumah sakit untuk pemeriksaan rontgen dan perawatan akibat tendangan tersebut. Kondisinya kini telah membaik dan sudah bisa menjalani rawat jalan.

Komdis juga menyoroti lambatnya respons permintaan maaf dari kubu PSIR Rembang. Menurut Samuel, permintaan maaf resmi baru disampaikan melalui media sosial klub pada Rabu malam pukul 23.30 WIB, jauh setelah insiden terjadi dan video aksi brutalnya viral.

Sanksi terberat seumur hidup ini diharapkan menjadi efek jera yang kuat, sekaligus menegaskan bahwa sepak bola Indonesia tidak memberikan ruang sedikit pun bagi kekerasan yang dapat merusak integritas olahraga dan membahayakan keselamatan pemain.***

Facebook Comments Box

Editor : Atep K

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Persib Gugur Dramatis: Menang di GBLA, Protes Wasit Majed Al-Shamrani ke AFC, Hingga Kericuhan Pecah
Menang Terhormat Tapi Terhenti: Persib Bandung Gugur di 16 Besar ACL Two 2026
HT ACL 2: Gol Andrew Jung Bawa Persib Unggul, Tapi Kartu Merah Uilliam Barros Jadi Petaka
Persib vs Ratchaburi FC: Polrestabes Bandung Terjunkan 2.285 Personel Amankan GBLA
Misi Balas Dendam Pangeran Biru di GBLA: Persib Bandung Tolak Menyerah Kejar Defisit 3 Gol!
Misi ‘Impossible’ di GBLA, Persib Bandung Siap Tampil Habis-habisan Balikkan Keadaan Lawan Ratchaburi FC
Misi Mustahil di GBLA, Persib Bandung Usung Semangat “Nothing is Impossible” Lawan Ratchaburi FC
Misi Remontada di GBLA! Persib Bandung Siap Tempur Habis-habisan Demi Balikkan Keadaan

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:32 WIB

Persib Gugur Dramatis: Menang di GBLA, Protes Wasit Majed Al-Shamrani ke AFC, Hingga Kericuhan Pecah

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:28 WIB

Menang Terhormat Tapi Terhenti: Persib Bandung Gugur di 16 Besar ACL Two 2026

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:25 WIB

HT ACL 2: Gol Andrew Jung Bawa Persib Unggul, Tapi Kartu Merah Uilliam Barros Jadi Petaka

Rabu, 18 Februari 2026 - 18:29 WIB

Persib vs Ratchaburi FC: Polrestabes Bandung Terjunkan 2.285 Personel Amankan GBLA

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:57 WIB

Misi Balas Dendam Pangeran Biru di GBLA: Persib Bandung Tolak Menyerah Kejar Defisit 3 Gol!

Berita Terbaru