Mahasiswa Apresiasi Kejari Bekasi: Usut Korupsi Alat Olahraga, Jangan Setengah Hati!

- Redaksi

Jumat, 16 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi, Mevin.ID – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Bekasi angkat suara soal pengusutan kasus korupsi pengadaan alat olahraga di lingkungan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bekasi. Mereka menyampaikan apresiasi penuh kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi yang telah menetapkan tiga tersangka dalam perkara ini.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Kejari Bekasi. Penetapan dan penangkapan tiga tersangka pada Kamis, 15 Mei 2025, adalah bukti komitmen dan integritas mereka dalam memberantas korupsi,” ujar Dicky Armanda, pengurus cabang PMII Kota Bekasi.

Namun, Dicky menegaskan bahwa penanganan kasus ini tak boleh berhenti sampai di sini. Ia meminta Kejari Bekasi terus menggali lebih dalam siapa saja yang terlibat, karena menurutnya, praktik korupsi ini dilakukan secara terstruktur dan sistematis.

Baca Juga : Kejari Kota Bekasi Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Alat Olahraga di Dispora, Kerugian Capai Rp4,7 Miliar

“Berdasarkan dokumen yang sudah kami serahkan ke pihak kejaksaan, masih banyak nama yang perlu diperiksa. Kami mendesak agar Kejari mengusut tuntas sampai ke aktor intelektualnya, dan mengungkap ke mana saja aliran dana korupsinya bermuara,” tambahnya.

PMII juga memberikan penghormatan kepada rekan-rekan LSM yang turut mengawal kasus ini. Di antaranya, LSM Trinusa yang dipimpin Mandor Baya dan LSM JEKO di bawah komando Cang Ali.

Untuk diketahui, Kejari Kota Bekasi telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan alat olahraga tersebut:

  1. Drs. Ahmad Zarkasih – PNS aktif, warga Bekasi Utara
  2. Ahmad Mustari – Direktur PT Cahaya Ilmu Abadi, warga Bekasi Barat
  3. Muhammad AR, S.Sos., M.Si – Pensiunan PNS, warga Teluk Pucung, Kota Bekasi

Kasus ini menjadi sorotan karena menyangkut dana publik dan fasilitas pemuda. PMII berharap Kejari bisa menjadi contoh keberanian dalam penegakan hukum, bukan hanya menyentuh permukaan, tapi juga menelusuri akar hingga ke jaringan yang lebih luas.***

Facebook Comments Box

Penulis : Fathur Rachman

Editor : Pratigto

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Misteri 21 Karung Cacahan Uang di Bekasi Terungkap: Melibatkan Oknum TPA Bantargebang
Ugal-ugalan Hingga Tabrak Gerbang Sekolah, Sopir Mobil MBG di Kebumen Ngamuk dan Hajar Warga
Maling “Lapor Balik”: Dua Pelaku Pencurian di Medan Tuntut Keadilan Usai Disetrum Korban
Viral Aksi Berani Ibu Berkerudung Robohkan Tembok Pabrik Protes Banjir 2 Tahun
Mahasiswa KKN UNIK Cipasung Kritik Keras Pemerintah: Kondisi SLB ABC Ciawi Menyayat Hati
Tragedi Lampu Merah Kendari, Bocah Penjual Tisu Tewas Dilindas Alat Berat demi Mencari Sesuap Nasi
Usai Diburu Warga Kondisi Macan Tutul Jawa di Pacet Stabil, Ini Penjelasan BBKSDA Jabar
Apa itu Bocor Usus seperti Diderita Siti Atlet Rugby Asal Garut? Simak Ulasannya

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 11:31 WIB

Misteri 21 Karung Cacahan Uang di Bekasi Terungkap: Melibatkan Oknum TPA Bantargebang

Sabtu, 7 Februari 2026 - 10:57 WIB

Ugal-ugalan Hingga Tabrak Gerbang Sekolah, Sopir Mobil MBG di Kebumen Ngamuk dan Hajar Warga

Sabtu, 7 Februari 2026 - 09:22 WIB

Maling “Lapor Balik”: Dua Pelaku Pencurian di Medan Tuntut Keadilan Usai Disetrum Korban

Sabtu, 7 Februari 2026 - 08:02 WIB

Viral Aksi Berani Ibu Berkerudung Robohkan Tembok Pabrik Protes Banjir 2 Tahun

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:59 WIB

Tragedi Lampu Merah Kendari, Bocah Penjual Tisu Tewas Dilindas Alat Berat demi Mencari Sesuap Nasi

Berita Terbaru