Mahasiswa Desak Bupati Ade Kuswara Ganti Pejabat Korup di Lingkungan Pemkab Bekasi

- Redaksi

Jumat, 21 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi, Mevin.ID – Mahasiswa Universitas Pelita Bangsa, Mochamad Sani, dari Fakultas Ekonomi, mendesak Bupati Bekasi terpilih, Ade Kuswara Kunang, dan Wakil Bupati Asep Surya Amaja, untuk membersihkan lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi dari praktik korupsi.

Pelantikan keduanya diharapkan menjadi momentum baru bagi pemerintahan yang bersih, berintegritas, dan pro-rakyat, guna mewujudkan masyarakat Bekasi yang bangkit, maju, dan bersinar.

Sani, yang saat ini duduk di semester empat, menegaskan bahwa Bupati Ade Kuswara harus memastikan seluruh jajaran pejabat di semua dinas bersih dari korupsi.

“Persoalan di Kabupaten Bekasi, seperti proyek pembangunan yang tidak sesuai aturan hingga proyek gelap, tidak kunjung usai karena masih adanya oknum pejabat yang korup. Bupati Ade Kuswara harus menyelesaikan masalah ini agar kinerja pemerintahan bersih dari korupsi, karena itu adalah kunci utama kesejahteraan masyarakat Bekasi,” ujar Sani, yang juga menjabat sebagai Koordinator Persatuan Pemuda Mahasiswa Melawan.

Sani menyoroti dugaan keterlibatan beberapa oknum pejabat kepala dinas dalam kasus korupsi, termasuk proyek-proyek yang diduga menyelewengkan anggaran.

“Kami terus memantau salah satu oknum kepala dinas yang diduga terlibat dalam kasus korupsi WC Sultan, serta beberapa proyek dan pengadaan di dinasnya yang bermasalah. Kami tidak perlu menyebut namanya, tetapi akan menyampaikan langsung kepada Bupati Ade Kuswara,” tegasnya.

Sani dan rekan-rekannya dari Persatuan Pemuda Mahasiswa Melawan berkomitmen untuk terus mengawal kasus korupsi ini hingga tuntas. Mereka juga berencana melakukan aksi demonstrasi pada Senin mendatang.

“Kami akan melakukan konsolidasi untuk mobilisasi massa dan aksi pada Minggu besok. Rencananya, kami akan berdemonstrasi di depan Kantor Bupati Bekasi dan Kantor Kejaksaan Kabupaten Bekasi. Kami akan mengerahkan massa sebanyak-banyaknya untuk menyuarakan tuntutan kami, termasuk membuka laporan dan temuan terkait oknum pejabat yang diduga terlibat korupsi, seperti kasus WC Sultan,” tutur Sani.

Aksi ini merupakan bentuk tekanan dari mahasiswa dan pemuda agar pemerintah daerah serius memberantas korupsi dan menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. ***

Facebook Comments Box

Penulis : Pratigto

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengapa Bandung Terasa Lebih Dingin Akhir-akhir Ini? Begini Penjelasan BMKG
Proyek Geothermal Cipendawa Memanas, Warga Pasircina Usir Paksa Alat Berat PT DMGP
Viral! Emak-Emak Lumajang Minta Gunung Semeru Dipindah: ‘Biar saya aman di sini’
Bertaruh Nyawa di Teras Musala: Kisah Mata Nuraini, Ibu di Palembang yang Melahirkan dalam Keterbatasan
Tragis! Guru SMK di Jambi Dikeroyok Siswa Secara Brutal, Korban Alami Trauma Berat
14 Ton Kabel Optik di Buahbatu Diturunkan, 2 Jalur Ini Jadi Sasaran Diskominfo & Apjatel Selanjutnya 
Evaluasi Wisata Bandung: Walkot Farhan Temukan Banyak Kotoran Manusia di Ruas Jalan Utama
Kecam Rencana Wali Kota Bandung, FK3I: Menghilangkan Satwa di Bandung Zoo Itu Menggelikan!

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:39 WIB

Mengapa Bandung Terasa Lebih Dingin Akhir-akhir Ini? Begini Penjelasan BMKG

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:50 WIB

Proyek Geothermal Cipendawa Memanas, Warga Pasircina Usir Paksa Alat Berat PT DMGP

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:40 WIB

Viral! Emak-Emak Lumajang Minta Gunung Semeru Dipindah: ‘Biar saya aman di sini’

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:55 WIB

Bertaruh Nyawa di Teras Musala: Kisah Mata Nuraini, Ibu di Palembang yang Melahirkan dalam Keterbatasan

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:50 WIB

Tragis! Guru SMK di Jambi Dikeroyok Siswa Secara Brutal, Korban Alami Trauma Berat

Berita Terbaru