Mahasiswa KKN UNIK Cipasung Kritik Keras Pemerintah: Kondisi SLB ABC Ciawi Menyayat Hati

- Redaksi

Sabtu, 7 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, Mevin.ID – Kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Islam KH Ruhiat Cipasung (UNIK Cipasung) menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi pendidikan di SLB ABC Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya.

Temuan lapangan selama masa pengabdian mengungkap fakta pahit: minimnya perhatian pemerintah terhadap fasilitas Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dan kesejahteraan para pengajarnya.

“Hati Kami Perih Melihat Perjuangan Guru”

Koordinator Desa KKN UNIK Cipasung, M. A. R Saeful Ulum, mengaku miris melihat para guru yang harus berjibaku dengan fasilitas jauh di bawah standar. Ia menilai beban kerja guru di SLB tersebut sudah di luar batas kewajaran.

Mereka dituntut menjadi pendidik, terapis, sekaligus pengasuh dalam satu waktu tanpa dukungan sarana yang memadai.

Nada kekecewaan serupa disampaikan oleh Solahudin, perwakilan mahasiswa KKN lainnya. Ia menyoroti kontrasnya narasi pemerintah pusat dengan realita di pelosok.

“Kami merasa sangat prihatin. Di saat pemerintah bicara soal pendidikan inklusif di kota-kota besar, di sini para guru berjuang sendirian dengan alat peraga seadanya. Hati kami perih melihat dedikasi luar biasa para guru yang tidak sebanding dengan perhatian dan tunjangan yang mereka terima,” ujar Solahudin.

Ketimpangan Fasilitas yang Menyayat Hati

Mahasiswa menyoroti bagaimana ABK di SLB ABC Ciawi dipaksa belajar dalam keterbatasan yang ekstrem. Beberapa poin krusial yang ditemukan di lapangan antara lain:

  • Ketiadaan alat bantu dengar modern.
  • Ruang terapi yang tidak layak.
  • Aksesibilitas bangunan yang minim bagi penyandang disabilitas.

Kondisi ini dianggap sebagai bukti nyata abainya pemerintah terhadap hak-hak penyandang disabilitas di Kabupaten Tasikmalaya.

“Anak-anak ini punya potensi besar, tapi mereka terhambat oleh tembok kemiskinan fasilitas. Sangat miris melihat mereka belajar dengan sarana seadanya. Ke mana anggaran untuk mereka?” lanjutnya dengan nada kecewa.

Alarm Keras untuk Pemerintah

Kekecewaan mahasiswa UNIK Cipasung ini menjadi alarm keras bagi dinas terkait dan pemerintah daerah.

Mereka menegaskan bahwa kunjungan pejabat ke daerah jangan hanya bersifat seremonial atau sekadar formalitas belaka.

Tuntutan Mahasiswa:

  • Perubahan Nyata: Perbaikan infrastruktur sekolah secara menyeluruh.
  • Kesejahteraan Guru: Peningkatan tunjangan bagi guru honorer yang menjadi ujung tombak pendidikan ABK.
  • Transparansi Anggaran: Mempertanyakan alokasi dana pendidikan bagi sekolah luar biasa di daerah pelosok.

Melalui sisa waktu KKN, mahasiswa UNIK Cipasung berkomitmen untuk terus menyuarakan kondisi ini melalui berbagai kanal media dan laporan resmi.

Harapannya, SLB ABC Ciawi segera mendapatkan haknya sebagai institusi pendidikan yang layak dan bermartabat bagi anak-anak istimewa.***

Facebook Comments Box

Editor : Pratigto

Follow WhatsApp Channel mevin.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Percetakan Al-Qur’an Braille Bandung: Ketekunan Luar Biasa Para Pekerja, Menghindari Kitab Suci Salah Arti
Mengenaskan! Dua Pekerja Tertimpa Marmer Besar di Tasikmalaya, Satu Meninggal
Kasus Maut Labu Siam Cianjur: Ini Hukuman yang Pantas Bagi Pelaku
Banjir Rendam Lampung Selatan, Kendaraan Terseret Arus dan Akses Kota Baru Terputus
Angin Puting Beliung Terjang Cimahi, Pohon Tumbang Timpa Bangunan dan Kendaraan
Aliansi BEM Se-Majalengka Soroti Polemik KDMP, Desak Evaluasi Pembangunan di Ruang Publik
Aksi Heroik di Bekasi: Suami Tabrak Begal demi Selamatkan Istri saat Sahur
232 Halte BRT Bandung Raya Mulai Dibangun, Target Rampung Akhir 2026

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 15:32 WIB

Percetakan Al-Qur’an Braille Bandung: Ketekunan Luar Biasa Para Pekerja, Menghindari Kitab Suci Salah Arti

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:06 WIB

Kasus Maut Labu Siam Cianjur: Ini Hukuman yang Pantas Bagi Pelaku

Sabtu, 7 Maret 2026 - 05:38 WIB

Banjir Rendam Lampung Selatan, Kendaraan Terseret Arus dan Akses Kota Baru Terputus

Sabtu, 7 Maret 2026 - 04:55 WIB

Angin Puting Beliung Terjang Cimahi, Pohon Tumbang Timpa Bangunan dan Kendaraan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 04:19 WIB

Aliansi BEM Se-Majalengka Soroti Polemik KDMP, Desak Evaluasi Pembangunan di Ruang Publik

Berita Terbaru